Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
150


__ADS_3

Selepas magrib,Maliq terpaksa mengikuti ajakan Willy.


" Aku lagi malas nyetir hari ini.Aku ikut mobilmu dan pulangnya kamu harus mengantarku " Tegas Maliq pada Willy.


" Hhmm iya deh..."


Maliq dan Willy segera menaiki mobil Willy dan melaju menuju rumah Willy.


Setibanya di rumah Willy.Willy mengajak Maliq masuk dan menuju paviliun belakang rumahnya.


" Duduk...Maliq " Titah Willy pada Maliq.


Maliq duduk di gazebo yang menghadap kolam ikan.


Sekilas netra Maliq menangkap siluet seseorang yang duduk di tepi kolam ikan.Tatapan orang itu sangat kosong.


" Will..itu siapa ??" Tanya Maliq pada Willy sambil menunjuk ke arah laki laki yang sedang duduk di tepi kolam.


" Itu Kakakku " Gumam Willy sendu tapi masih terdengar di telinga Maliq.


" Ooh...lagi ngapain dia di situ??" Tanya Maliq heran tanpa melepaskan pandangannya dari Kakak Willy.


" Itu tempat favoritnya ,tiap hari dia akan duduk di situ sepanjang waktu "


" Haaa..apa dia nggak punya kerjaan apa menghabiskan waktu menatap kolam ikan ??!!


" Ssst...hanya cara ini yang bisa membuatnya tenang,Papi sengaja buat kolam ikan ini untuknya "


" Tenang ??" Beo Maliq semakin bingung dengan jawaban Willy.


Willy mengangguk.


" Aah...kamu tambah bikin otakku pusing.Astagaa...!!!aku sampe lupa,kita mau ngapain di sini??" Pekik Maliq pada Willy sambil menepuk jidatnya.

__ADS_1


Willy menatap Maliq dengan sendu. " Itu...lihat itu Kakakku " Willy menjawab pertanyaan Maliq sambil menunjuk ke arah Kakaknya.


" Eeh...kamu memaksaku kemari hanya ingin melihat orang yang lagi bengong kaya gitu ???"Pekik Maliq makin bingung dengan sikap Willy.


" Dia bukan lagi bengong..tapi,Kakakku itu lagi depresi Maliq !!" Ujar Willy sendu.


Maliq terperanjat." Trus hubungannya sama aku apa ???"


"Hubungannya sangat penting untuk masa depanmu "


" Astagaaa Willy..jangan bikin aku tambah pusing deh.. !!!"


Willy menatap Maliq dengan intens." Maliq,ini semua gara gara Linda !!!" Tiba tiba Willy menggeram sambil mengepalkan tangannya.


" Gara gara Linda???"


"Iya,dialah yang menyebabkan kakakku jadi seperti ini "


Willy kembali menatap Maliq." Andai aku bercerita yang sebenarnya,apa kamu akan mempercayaiku ??"


"Haaa...aku semakin tidak mengerti maksudmu.Apa yang akan kamu ceritakan ??"


" Baiklah aku akan menceritakan semuanya" Ujar Willy sambil menarik napasnya dengan berat.


Willy kemudian menceritakan semuanya tentang hubungan Linda dan kakaknya pada Maliq.Dari awal Linda bertemu kakaknya sampai akhirnya Linda membuat Kakaknya jadi depresi seperti sekarang ini.


Maliq sangat terkejut mendengar cerita Willy.


" Astagfirullah...ak...aku tidak percaya Linda seperti itu..." Desis Maliq sambil menggelengkan kepalanya.


" Inilah yang aku ragukan untuk menceritakannya padamu.Kamu terlalu dibutakan oleh cintamu pada Linda,sampai sampai mata hati tidak bisa melihat kemunafikan dari Linda.Kakakku pun sama sepertimu,cintanya pada Linda lah yang membuatnya seperti ini."


" Linda itu manusia ular,gara gara dia sampai Mamiku tidak bisa mendekati kakakku lagi.Dia sangat benci terhadap wanita,tak terkecuali Mamihku "

__ADS_1


" Jadi aku mohon Maliq...sebelum kamu terlambat,cobalah buka hatimu untuk istrimu dan jauhi Linda.Dia itu hanyalah racun bagi rumah tanggamu.Dia itu wanita iblis " Ujar Willy geram.


Maliq hanya terpaku menatap Willy.Akal sehatnya belum mampu mencerna setiap kata kata yang diucapkan Willy.Hatinya masih belum bisa percaya sepenuhnya pada Willy.


" Betul apa kata Willy,Nak...!!" Tiba tiba suara bariton menyahut dari belakang Willy dan Maliq.


Segera Maliq dan Willy menengok ke arah sumber suara.


"Papih "...


Papih Willy mendekati Maliq dan menepuk bahu Maliq.


"Aku Papihnya Willy " Papih Willy menyodorkan tangan bersalaman dengan Maliq.


" Maliq,om...!!" Ujar Maliq sambil menyambut uluran tangan Papih Willy.


Papih tersenyum ke arah Maliq. " Semua yang Willy katakan tadi adalah fakta mengenai Linda.Tapi kembali lagi padamu Nak..kalau memang kamu benar benar mencinta Linda,semoga Linda akan berubah menjadi lebih baik lagi ketika bersamamu " Papih Willy menepuk bahu Maliq sambil tersenyum ke arah Maliq.


Maliq tersentak di dalam hati " Jangan jangan Linda melihat kehadiran Syifa waktu itu dan membuat Syifa menjadi salah paham" Batin Maliq.


Maliq tertunduk." Tapi,sudah terlambat " Desis Maliq sendu terdengar di telinga Willy dan Papihnya.


" Apa maksudmu sudah terlambat ???" Tanya Willy pada Maliq.


" Dia sudah pergi meninggalkanku " Gumam Maliq semakin tertunduk.


"Siapa yang meninggalkanmu Maliq ??? cecar Willy pada Maliq.


" Istriku..dia sudah sangat terluka atas sikapku padanya dan memilih untuk meninggalkanku" Ujar Maliq pilu.


" Astagaaa...ternyata aku sudah sangat terlambat memberitahukan fakta sebenarnya padamu.Maafkan aku Maliq !!"


" Takdir sudah berkata seperti ini.Kita tidak bisa menyesalinya lagi " Ujar Maliq sok bijak padahal dalam hatinya dia ingin menjerit menyesali semua perbuatannya pada Syifa.

__ADS_1


__ADS_2