Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
131


__ADS_3

POV Maliq.


Hari ini aku sengaja tidak kemana mana.Aku ingin menyelesaikan masalahku dengan Syifa.Aku akan meminta Syifa untuk tetap menjadi istriku.Sudah kutetapkan,aku akan melepas Linda dengan perlahan tanpa harus menyakiti hatinya.Aku sudah bertekad akan memulai kembali dari awal rumah tanggaku dengan Syifa.


Sebenarnya sejak semalam aku ingin menemui Syifa.Tapi perasaan gengsiku selalu menguasai.Hingga pagi ini sudah kubulatkan tekadku,aku akan mendatangi Syifa di kamarnya.Ku ketuk ketuk pintu kamarnya tapi tidak ada jawaban dari dalam.Kuberanikan diri untuk masuk ke dalam kamar Syifa yang tidak terkunci,ternyata kamarnya kosong tak ada penghuninya di dalam.


" Hff..kemana dia ??" Desahku.


Kucoba bertanya pada Bu Aty." Bu,Syifa kemana.Kok nggak ada di kamarnya ??"


" Nak Syifa lagi di taman belakang bersama temannya " Jawab Bu Aty.


Perlahan kuayun langkahku menuju halaman belakang rumah.Kulihat dari kejauhan Syifa sedang menikmati makanan yang mungkin dibawa oleh temannya.Dia sangat ceria.Wajahnya berbinar cerah.Wajah itu tak pernah kulihat ketika ada di depanku.


" Hhff..dari kemarin dia tidak memperhatikan aku seperti biasanya.Walau dia dingin dan kaku dari dulu,tapi perhatiannya padaku membuatku menjadi manja sebagai seorang suami.Dia tetap menjalankan tugasnya sebagai seorang istri,walau berulang kali mendapat penolakan dariku .Dari kemarin semua perhatian itu sudah hilang.Tak ada lagi tawaran makan malam,tak ada lagi seruannya di pagi hari membangunkanku,tak ada lagi sarapan yang kadang tak kusentuh,dan tak ada lagi pakaian yang sudah disiapkan untuk kupakai sehabis mandi.Syifa semakin membuat jarak yang jauh antara aku dan dia.


Kumendekati gazebo tempat mereka duduk.Tapi aku tidak mendatangi mereka,aku memilih bersembunyi di balik pohon mangga di belakang gazebo tempat mereka duduk.Pohon itu cukup besar untuk menyembunyikan tubuh kekarku.Kudengar Syifa tertawa lepas bahkan terbahak.


" Heii apa itu,ternyata dia bisa tertawa.Tapi kenapa dia tidak pernah seperti itu di depanku ??bolehkah aku iri dengan temannya itu,yang bisa membuatnya tertawa lepas".


Tak lama kemudian kudengar Syifa bernyanyi.Suaranya sangat merdu dan yaa lagu yang dibawakannya membuat hatiku tercubit nyeri.Dia menyanyi penuh penghayatan dan kulihat dia menangis saat bernyanyi.Apa lagu itu mewakili perasaannya ??dia menyerah...dan ternyata dia lelah dengan sikapku." Maafkan aku,Syifa " Gumamku.Tapi, masih adakah kata maaf itu untukku ??


Perlahan aku meninggalkan tempatku,berbalik kembali menuju kamarku. " Biarlah aku tunggu temannya pulang dulu baru aku bicara dengan Syifa".


POV Maliq end


" Dis, nggak apa apa kan aku tinggal dulu.Aku mau sholat Dzuhur " Ujar Syifa pada Gladis,saat dia mendengar sayup sayup suara adzan dari mesjid kompleks.


" Iya,nga apa apa.Sholat aja dulu.Aku mau rebahan di sini dulu ...he..he.."


" Hmm...Aku tinggal dulu yaa...!!"

__ADS_1


Syifa masuk ke dalam rumah dan menaiki tangga menuju kamarnya di lantai dua.Saat di tangga Syifa berpapasan dengan Maliq yang hendak turun ke bawah.Syifa menundukkan kepalanya tak ingin mentap Maliq.Maliq berhenti dan menatap Syifa.


" Syifa,aku ingin bicara denganmu setelah temanmu pulang nanti " Ucap Maliq sambil menatap Syifa yang tertunduk.


Sontak Syifa mendongakan kepalanya menatap wajah Maliq. " Haa, mau bicara ??" Beo Syifa.


" Iya,kita harus bicara masalah rumah tangga kita ini " Ujar Maliq tegas.


" Baik,Kak..!!" Ucap Syifa datar lalu melanjutkan langkahnya memasuki kamarnya.


Maliq menarik napasnya berat." Syifa...semoga kita dapat jalan keluar yang terbaik" Desah Maliq.


***


Di tempat lain.Linda sedang uring uringan.


" Maliq kemana sih...ponselnya tidak aktif.Dari kemarin dia tidak menghubungiku.Apa memang dia tidak berniat untuk menikahiku ??sepertinya dia sedang menghindariku.Awas aja yaa.!!!." Gerutu Linda.Dia sangat geram Maliq seakan sedang menghindarinya.


" Hhff...bagaimana kalau Willy sudah membongkar rahasiaku pada Maliq,bisa gagal semuanya.Kayanya aku harus bergerak cepat.Aku akan terus mendesak Maliq untuk menikahiku. " Linda semakin gelisah.Dia mondar mandir di dalam kamarnya.


***


Di rumahnya.Willy juga mencoba menghubungi Maliq,dia ingin bertemu dengan Maliq.


" Kenapa nomornya tidak aktif dari tadi,sihh ??" Gerutu Willy.


"Atau aku samperin di rumahnya saja,ini kan hari libur semoga saja dia nggak kemana mana"


" Iya...aku harus ke rumahnya sebelum terlambat" Ujar Willy antusias.Willy mengambil kunci mobilnya di atas nakas dan bergegas keluar dari kamarnya.


" Will...mau kemana,sayang ..???!" Tiba tiba suara Mamih Willy memanggil Willy.

__ADS_1


Seketika Willy menengok ke arah Mamih.


" Mau keluar sebentar Mih..." Ujar Willy sambil berjalan mendekati Mamihnya.


" Jangan kemana mana dulu sayang...soalnya Kak Brian sempat mengamuk lagi semalam.Papih kamu lagi keluar kota.Mamih takut kalau dia mengamuk tidak ada yang bisa menenangkan dia.


Willy menghela napasnya kasar." Ok Mih,,"


Brian adalah Kakak Willy satu satunya.Dia mengalami depresi karena kejadian 4 tahun lalu.Linda adalah kekasih Brian.Linda yang membuat Brian jadi histeris ketika melihat makhluk yang namanya perempuan termasuk Mamihnya.Saat ini dia di rawat di pavilium belakang di rumah Willy.Di pavilium itu Brian tinggal menyendiri dan setiap 3 kali seminggu,Brian akan di terapi oleh dokter ahli jiwa. Bila datang mood baiknya,dia bertingakah layaknya orang normal.Tapi bila datang mood buruknya dia akan mengamuk tak terkendali.Yang bisa menenangkan dia hanyalah Willy dan Papihnya.Sedangkan Mamihnya tidak bisa mendekat.


Falashback on


" Will...aku akan segera menikah dengan Linda, minggu depan aku akan melamarnya." Ujar Brian antusias.Dia tersenyum sumringah.


Willy tersentak." Kak Brian serius ingin melamar Linda ??"


" Iya, memangnya kenapa??dia kan pacar aku.Aku mencintainya dan dia sangat mencintaiku ".


" Kak..kalau aku cerita yang sebenarnya,apa Kakak akan mempercayaiku ??" Batin Willy.


" Linda itu wanita ular,Kak..." Imbuhnya lagi dalam hati.Dia sering menggodaku.Dia sering masuk ke dalam kamarku dan mengajakku bercinta.Benar benar wanita menjijikkan.Dibalik sifatnya yang lembut tersimpan jiwa seorang j**a**g.


" Will...Willy...!! Kamu kenapa ??" pekik Brian membuyarkan lamunan Willy.


" Eeh...tidak kenapa napa Kak.."


Seperti kemauan Brian seminggu kemudian,keluarga Willy mendatangi keluarga Linda untuk melamar Linda.Gayung bersambut,keluarga Linda menerima lamaran Brian.


Sebulan kemudian setelah lamaran.Pernikahan akan dilangsungkan di kampung halaman Omanya Linda.Brian yang sangat memuja dan mencintai Linda sangat senang dan tidak sabar ingin membawa Linda ke altar pernikahan.


Saat hari dimana ditentukan sebagai hari bahagia Brian dan Linda.Saat itu juga hari naas bagi Brian.Linda melarikan diri bersama Pria bule yang katanya seorang pengusaha kaya raya.Keluarga Brian sangat marah dan merasa sangat terhina,mereka membawa Brian dengan paksa untuk pergi dari tempat pernikahan akan dilangsungkan.

__ADS_1


Brian sangat terpukul.Cintanya pada Linda membuatnya sangat rapuh dan tak bisa mengendalikan dirinya.Dia mengamuk dan menagis sepanjang hari.Dia depresi.Kekecewaannya pada Linda membawanya jadi membenci dengan yang namanya perempuan.


Falshback off


__ADS_2