Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
12


__ADS_3

"Sah..."


"Sah..."


"Alhamdulillah..."


Terdengar suara orang-orang menggema dari ruang tengah.Menandakan kini Syifa sudah sah menjadi istri dari seorang Maliq.


Syifa tertegun.Dia tidak bisa mengartikan apa yang sedang dirasakannya sekarang.Nurul mengusap punggung Syifa dengan lembut...


"Deek...Bismillah,sekarang kamu sudah menjadi seorang istri..Selamat yaa Deek..semoga menjadi keluarga Sakinah Mawadah Warrahmah".Bisik Nurul sambil memeluk Syifa...


Syifa hanya tersenyum tipis lalu mengangguk...sambil mengucapkan Aamiin dengan lirih.


"Ceklek"...tiba-tiba pintu dibuka...

__ADS_1


"Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh"...Ucap perwakilan dari rombongan pengantin Pria sambil membimbing Maliq masuk menuju Ke arah Syifa yang duduk di tepi ranjang pengantin sambil tertunduk.Mereka datang menjemput Syifa di dalam kamar setelah usai melakukan proses ijab qabul.


"Waalaikum Salam Warrahmatullahi Wabarakatuh".sahut Nurul dan Tante Syifa yang masuk sebelum proses ijab qabul tadi.


Syifa mengangkat pelan kepalanya,tatapannya beradu dengan netra Maliq.Maliq tertegun sesaat,,Dia terpana dengan apa yang dilihatnya di hadapannya sekarang.


"Masyaa Allah...sungguh gadis yang sangat cantik".Gumam Maliq tanpa sadar.Walau Dia bergumam tapi masih dapat di dengar oleh orang yang berada dalam kamar.Sehingga seketika orang di dalam kamar semuanya tersenyum menahan tawa.


"Iya memang cantik istrimu,tapi jangan dulu sekarang.Belum waktunya,masih panjang acara yang kamu harus laksanakan.Orang-orang di luar lagi menanti..he..hee..bisik Tante Syifa pada Maliq dengan usil.


Maliq tersentak,wajahnya seketika merah padam menahan malu.Tapi hanya sesaat,Dia berusaha menetralkan raut wajahnya dan memasang tampang cool.


Maliq membungkuk di hadapan Syifa,diraihnya tangan Syifa dengan lembut untuk menyematkan cincin pernikahan di jari Syifa.Syifa mendongak dan mencium punggung tangan Maliq setelah Maliq usai memasangkan cincin.Lalu Maliq mengecup kening Syifa dengan lembut lalu melafadzkan doa di ubun-ubun Syifa.


Syifa terpejam sesaat,berusaha menormalkan perasaan gugup di hatinya.

__ADS_1


Suasana di dalam kamar menjadi haru...


Nurul menitikkan airmatanya.Tante Syifa juga demikian.Mereka terharu melihat Syifa sudah menikah.


"Sekarang bimbing Istrimu menuju pelaminan Maliq".Seru Tantenya Syifa.


Maliq meraih tangan Syifa untuk berdiri.Mereka bejalan keluar menuju pelaminan yang ada di luar rumah yang sudah dipasang tenda pengantin.


Tamu undangan sudah duduk di tempat yang disediakan oleh tuan pesta.


Pasangan pengantin berjalan ke arah pelaminan dengan didampingi oleh Nurul dan Tantenya Syifa.


Tatapan tamu undangan tertuju pada satu objek setelah mereka melihat kedatangan pasangan pengantin yang baru saja berijab qabul.


"Masyaa Allah...pengantin wanitanya sangat cantik,pengantin prianya juga sangat tampan.Benar-benar pasangan yang sangat serasi.Bisik tamu undangan terkagum-kagum melihat sepasang pengantin di depan mereka.

__ADS_1


Semua orang kagum dan bahagia melihat pasangan pengantin baru itu.Terkecuali sekelompok orang yang duduk tepat di depan pelaminan.Mereka menatap pasangan pengantin itu dengan sinis,tepatnya ke arah Syifa.Mereka adalah keluarga besar dari Maliq.


Mereka tidak menyetujui pernikahan Maliq yang tiba-tiba.Mereka tidak menginginkan Maliq menikah dengan Syifa.Mereka menganggap Syifa hanyalah gadis kampung miskin yang tidak setara dengan Maliq.Apalagi Maliq sudah dijodohkan dengan anak dari sepupu Papanya Maliq,yang tinggal di Jakarta.Cuma karena Maliq ngotot menikahi Syifa,dengan sangat-sangat terpaksa keluarga Maliq datang menghadiri pesta Pernikahan Maliq.Itupun harus melewati drama yang sangat panjang.


__ADS_2