Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
224


__ADS_3

" Bu Ati..boleh minta tolong ambilkan kotak P3K !! " Syifa meminta Ati mengambilkan kotak obat untuk mengobati luka memar Sandra.Sandra yang duduk di lantai sambil terisak dituntun oleh Syifa ke sofa di ruang keluarga dan mendudukannya di sana.


" Ayoo..aku obati dulu lukamu, biar tidak infeksi " Ujarnya masih dengan datar tapi penuh perhatian.


Syifa yang kesal dengan Maliq tadi yang ngotot mau masuk dalam kamar akhirnya meninggalkan suaminya itu dan datang menemui Sandra kembali.


Sekesal kesalnya Syifa pada Sandra,dia tidak sampai hati membiarkan Sandra yang lagi hamil menderita kesakitan sendiri.Hati Syifa yang dasarnya lembut, tercubit miris melihat keadaan Sandra.


" Ini kotak obanya, Nak Syifa !! " Ati menyodorkan kotak obat pada Syifa.


" Terima kasih, Bu Ati " Ucap Syifa mengangguk hormat pada asisten rumah tangganya itu.


Ati balas mengangguk " Sama sama Nak Syifa.Saya pamit ke belakang dulu Nak !! "


" Iya Bu..!! "


Sandra menatap ke arah Syifa dengan terbesit sedikit rasa kagum di hatinya. " Ternyata dia wanita yang lembut dan penuh kasih " Batin Sandra.


Syifa membersihkan luka di sudut bibir Sandra dan memberikannya krim untuk lukanya itu.Kemudian mengompres pipinya yang bengkak dengan es batu.


" Sshhh... !! " Sandra mendesis sakit.


" Maaf..tahan yaa !! aku obati biar tidak infeksi " Ujar Syifa tanpa ekapresi.


Sandra menatap lekat lekat wajah cantik Syifa. " Kenapa tak ada sedikitpun aura benci di wajahnya.Aku hanya melihat ketulusannya " Batin Sandra. Seketika dia merasa sangat bersalah,selama ini dia membenci Syifa tanpa alasan dan berusaha menghancurkannya.


" Maaf !! " Satu kata terucap dari bibir Sandra.


" Haa ?? " Syifa menautkan keningnya dan mengangkat pandangannya ke arah Sandra.


" Aa akku minta maaf atas segala salahku padamu selama ini " Tutur Sandra seketika meneteskan cairan bening dari sudut matanya.


Syifa hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan Sandra.


" Sekarang kau istrahat di kamarmu saja dulu.Jangan terlalu banyak fikiran.Jaga janinmu jangan sampai stres, akan berakibat fatal nantinya " Ucap Syifa acuh dengan ucapan Sandra tadi.


Sandra kembali terisak.


" Heei ?? kenapa menangis lagi ?? " Tanya Syifa menatap Sandra dengan intens.

__ADS_1


" Dek..!! kenapa adek peduli dengan perempuan sun*al ini ?? jangan dekat dekat dengannya !! " Sentak Maliq yang baru datang.Dia geram istrinya berlemah lembut pada Sandra.


Syifa menatap Maliq jengah.


" Ckk..!! hff " ini lagi...sudah seperti angry bird " Gumam Syifa sempat terdengar di telinga Sandra tapi tidak terdengar di telinga Maliq.


Seketika Sandra mengulum senyumnya dan membatin mendengar gumaman Syifa." Ternyata dia konyol juga di balik wajah datarnya ".


" Hei..Sandra !! kenapa masih di sini ?? bukankah aku sudah mengusirmu ?? " Sentak Maliq mentap tajam ke arah Sandra.


Sandra menunduk tajam.Dia tidak tahu harus berkata apa.Andai dia keluar dari rumah Maliq,dia bingung mau ke mana.


" Beri aku waktu, Maliq !! " Sandra berucap lirih.


Syifa bangkit dari tempatnya. " Sandra..!! istrahatlah dulu di kamarmu !! " Titah Syifa lalu menarik tangan Maliq masuk ke dalam kamar.


Sandra mendongak menatap Syifa yang sudah berlalu dari hadapannya sambil menarik tangan Maliq.


" Kenapa kakak di tarik tarik seperti ini dek ?? Tanya Maliq saat masuk dalam kamar.


" Braak !! ceklek !! " Syifa menutup kasar pintu kamar dan mengunci dari dalam.


" Adek mau minta apa,hmm ?? " Senyum sumringah terukir jelas di bibir Maliq.Dia senang istrinya sudah mau bicara banyak dengannya.


" Biarkan Sandra untuk sementara ada di rumah ini !! "


" Eeh...kenapa ?? tidak bisa !! " pekik Maliq terkejut mendengar permintaan Syifa.


Syifa menarik nafasnya kesal. " Aku mau tanya.Selain kalian semua,siapa lagi saudara yang dimiliki oleh Sandra ?? " Ucap Syifa tetap menatap mata suaminya.


" Tidak ada.Dia anak tunggal dari papahnya yang anak tunggal juga,begitu pula mamahnya anak tunggal juga " Jawab Maliq tegas.


" Hmm..artinya benar dia itu sebatang kara ?? "


" Iya !! "


" Ok..terus kalau Kak Maliq mengusirnya dari sini dalam keadaan hamil.Dia mau kemana ?? "


" Tidak tahu !! itu urusan dia.Siapa tau dia akan ke rumah kakek " Jawab Maliq masa bodoh.

__ADS_1


" Ck...dasar batu..!! kesal Syifa.


" Jadi kalau dia ke rumah kakek..kakak mau kakek datang menerorku lagi ?? " Geram Syifa dengan ketidak pekaan Maliq.


" Oohh..itu gampang !! tinggal perlihatkan saja vidio yang tadi.Selesai urusan " Ucap Maliq tegas tanpa ragu.


" Astagfirullah..!! bisa tidak berfikir yang jernih tanpa egois ?? " keluh Syifa frustrasi.


" Iya..mau gimana lagi.Itu kan sudah konsekwensinya " Sarkas Maliq.


" Apa kakak tidak punya rasa kemanusiaan pada Sandra ?? Jika kakek dan kak Dewi mengetahui hal ini, kira kira dia akan kemana lagi dengan kehamilannya itu ?? "


" Apa tidak ada sedikitpun rasa empati dalam hati kak Maliq ?? aku memperlihatkan vidio itu pada kalian bukan untuk menyiksanya atau karena aku dendam.Tapi aku ingin membunuh keangkuhannya dan mencegahnya menipu orang berkepanjangan "


" Biarkan saja dulu dia di rumah ini sampai dia selesai melahirkan.Setelah dia melahirkan,belikanlah dia rumah dan berikan dia modal untuk melanjutkan hidupnya " Tutur Syifa dengan jelas.


" Haaa... !?? " Maliq melongo mencerna setiap kalimat yang keluar dari mulut Syifa.


" Setelah semua yang terjadi padamu selama ini,dek ?? " Desis Maliq penuh tanya.


" Iya...!! " Ucap Syifa tegas.


" Kak... !! hati kita boleh kecewa tapi jangan sampai nurani kita mati karena kekecewaan itu.Dia manusia yang kapan saja akan khilaf.Dan anggaplah saat ini dia lagi khilaf.Tidak ada salahnya kita memaafkan dia dan membawanya agar dapat menjemput hidayah dari Allah ".


" Dan aku rasa, kakak belum bangkrut kalau hanya membelikan dia sebuah rumah sederhana dan memberikan dia modal usaha.Semoga setelah ini dia akan menata hidupnya dengan baik dan bisa hidup mandiri "


" Dan yaa...satu lagi !! vidio itu hanya kita yang tahu..!! "


Maliq semakin terpana mendengar penuturan Syifa. " Dek... !! terbuat dari apa hatimu ?? " Desah Maliq seraya menatap Syifa penuh kekaguman.


Syifa acuh dengan gumaman Maliq.


Tiba tiba Maliq mengukir smirk devilnya." Hmm baiklah...kakak setuju dengan usulan adek.Tapi kakak punya dua syarat yang tidak bisa ditawar juga !! "


โ™งโ™งโ™ง


Kira kira syarat apa yang akan diajukan oleh Maliq ???๐Ÿค”๐Ÿค”๐Ÿค”


Jangan lupa untuk selalu berbagi like,komen dan vote.Biar author rajin up date ๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2