SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
HADIAH MOBIL UNTUK OSCAR


__ADS_3

Aksi berani Oscar dalam melawan dua orang penjahat, mendapat ganjaran yang setimpal. Sebuah hadiah hendak diberikan Julien's pada Oscar. Dimana hadiah itu, sebagai ucapan terima kasih darinya pada Oscar.


Sebuah mobil dirasa cukup setimpal dengan apa yang telah dilakukan oleh Oscar pada Julien's. Mungkin Julien's akan mengalami luka berat, hingga meninggal. Jika saat itu Oscar tidak datang menolongnya. Jadi sebuah mobil cukup untuk membayar keberanian Oscar dalam menghadapi dua orang penjahat tersebut.


Hari ini Julien's mendapat jatah libur. Sehingga ia bisa bebas memilih mobil yang sesuai untuk Oscar. Mobil yang tentunya cocok digunakan Oscar untuk pergi kemana saja. Sepertinya Nania orang yang paham akan perkembangan mobil. Sehingga ia bisa memberikan saran yang baik untuk Julien's dalam memilih mobil yang cocok yang akan diberikan pada Oscar.


Selepas sarapan, Julien's langsung meminta Nania untuk berganti pakaian. Tapi dua malaikat kecil Julien's, juga ingin ikut pergi bersama Julien's dan Nania. Keduanya tak ingin membiarkan Julien's dan Nania pergi berdua saja. Oleh sebab itu, Theo dan Romeo ingin ikut pergi bersama Julien's dan Nania.

__ADS_1


Tak ingin membuat Theo dan Romeo bersedih, ditinggal Julien's dan Nania pergi. Akhirnya Julien's memberikan izin pada Theo dan Romeo untuk ikut bersamanya. Mereka akan pergi bersama Julien's ke sebuah showroom mobil yang jaraknya lumayan jauh.


Romeo dan Theo dengan penuh semangat mengganti pakaian masing-masing. Terlebih Romeo yang sangat ingin ikut dalam rombongan bersama Julien's dan Nania. Ia langsung mencari baju yang sesuai untuk dirinya.


Baik Theo dan Romeo, keduanya sama-sama memilih sebuah kemeja dengan celana Chino. Dua jagoan Julien's itu terlihat imut dan tampan. Terlebih saat Julien's memasangkan kacamata untuk keduanya, aura keimutan dari keduanya semakin terpancar.


Julien's, Romeo serta Theo telah siap dengan pakaian masing-masing. Kini ketiganya tinggal menunggu kedatangan Nania. Tak sabar apa yang hendak ditunjukkan oleh Nania pada semuanya.

__ADS_1


Semuanya sudah siap. It's time to gone. Tapi ada sedikit rintangan yang harus dihadapi oleh Julien's dan Nania. Beatrice meminta Julien's untuk tidak langsung memberikan hadiah pada Oscar. Mengingat Julien's baru mengenal Oscar, hingga tidak pantas untuk Julien's memberikan Oscar sebuah mobil yang tentu harganya mahal.


Nania tak setuju dengan pendapat Beatrice. Ia mengutarakan pendapat bijaknya pada Beatrice dihadapan Julien's. Baginya, apa yang telah dilakukan oleh Oscar adalah sebuah tindakan yang layak diganjar sebuah hadiah. Oscar berani menghadapi dua orang penjahat, disaat banyak orang yang tidak memperdulikan Julien's yang sudah terkapar dibuat oleh dua orang penjahat tersebut.


Sebuah mobil sebenarnya tidak ada harganya, jika dibanding dengan keberanian dari Oscar. Namun sebagai bentuk apresiasi, Nania setuju dengan ide Julien's untuk memberikan Oscar sebuah mobil sebagai bentuk penghargaan pada Oscar.


Pendapat Nania langsung diserang Beatrice dengan pendapat lain. Belum lagi kata-kata kotor yang diucapkan pada Nania. Semakin terlihat apa yang coba dibantah Beatrice tidak sesuai dengan konteks yang ada. Nania hanya terdiam dengan semua ocehan yang diberikan Beatrice padanya.

__ADS_1


Begitu pun dengan Julien's yang juga bungkam seribu bahasa. Dia tak ingin ribut dengan Beatrice yang perlahan memiliki gangguan dengan mentalnya. Julien's membiarkan Beatrice mengomel sendiri, tanpa lawan.


Baru setelah Beatrice pergi dari hadapannya. Julien's pun melanjutkan perjalanan menuju mobil untuk berangkat. Kesempatan emas baginya untuk membawa Nania dan anak-anaknya menuju showroom mobil.


__ADS_2