SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
THOMAS DIMARAHI NICK


__ADS_3

Hampir seminggu Thomas tidak mengunjungi Nick di penjara. Ini jadi pertanyaan besar bagi seorang Nick. Apakah Thomas ingin berkhianat pada Nick. Mengingat Thomas sekarang sudah menjadi salah satu manajer di salah satu restoran Nick. Hingga dia tidak membutuhkan Nick lagi. Juga dengan tujuan Thomas untuk menghancurkan seorang Julien's.


Nafsu makan Nick, tiba-tiba menghilang. Padahal makanan yang diberikan penjara sangat sedikit, tapi Nick yang mulai kehilangan nafsu makannya. Memilih untuk tidak menghabiskan makanan yang diberikan padanya. Dia ingin sekali berbicara dengan Thomas.


Nick berjalan menghampiri seorang petugas yang sedang berjaga. Dia memasukkan beberapa lembar uang ke dalam saku celana petugas penjara itu. Melihat situasi yang ada, Nick lalu berbisik di telinga si penjaga penjara itu.


"Boleh saya pinjam ponsel anda sebentar?" Bisik Nick pada penjaga penjara itu.


Tak ayalnya Nick, petugas penjaga penjara itu juga melihat situasi sekitar. Sebelum memberikan ponsel miliknya pada Nick. Mengingat jika ada polisi lain yang melihat, bukan tak mungkin dia akan mendapat sanksi. Dengan meminjamkan ponsel miliknya pada Nick.


Begitu situasi aman. Petugas penjaga itu langsung memberikan ponselnya secara hati-hati ke tangan Nick. Kemudian dia meminta Nick untuk segera menjauh darinya. Mungkin Nick bisa melakukan panggilan telepon di kamar mandi penjara.


Ponsel telah di dapat oleh Nick. Dia juga sudah berada di dalam kamar mandi. Tapi dia lupa nomor telepon dari Thomas. Lantas bagaimana Nick bisa menghubungi Thomas jika dia tidak memiliki nomor telepon dari Thomas.

__ADS_1


Nick berpikir keras. Sampai akhirnya dia menemukan sebuah ide yang cukup cemerlang. Dia memang tak tahu nomor telepon dari Thomas. Tapi dia masih ingat nomor telepon outlet yang menjadi tempat Thomas menjadi seorang manajer. Mungkin Nick bisa melakukan panggilan telepon ke nomor telepon rumah itu. Hingga dia bisa langsung menelpon Thomas menggunakan nomor telepon rumah itu.


Panggilan telepon dari Nick langsung tersambung. Tapi bukan Thomas yang mengangkat panggilan telepon tersebut. Terdengar suara seorang perempuan yang mungkin itu adalah kasir mengangkat panggilan telepon dari Nick.


"Dimana Thomas?" Tanya Nick dengan tegasnya.


Perempuan yang mengangkat panggilan telepon dari Nick itu, langsung mengenali suara Nick yang berat itu. Dia langsung antusias mendengar suara dari Nick tersebut.


"Ini pak Nick bukan? Saya rasa ini pak Nick."


"Baik pak. Saya panggil sebentar pak Thomas."


Tak lama, Thomas akhirnya mengangkat panggilan telepon dari Nick tersebut. Thomas seakan bersikap biasa saja. Tapi Nick yang sedikit kecewa pada Thomas. Langsung memaki Thomas yang tak urung menjenguk dirinya di penjara.

__ADS_1


"Kemana saja kamu selama ini?" Tanya Nick dengan penuh amarah.


"Saya sibuk melakukan pertemuan sana sini dengan beberapa klien pak." Jawab Thomas sedikit ketakutan.


"Saya yang memberikan jabatan itu pada kamu. Tapi kamu malah membuang saya begitu saja. Dimana otak kamu. Dimana!" Bentak Nick dengan begitu marahnya.


"Maafkan saya pak. Bukan saya tidak mau menjenguk bapak. Tapi saya masih sibuk. Saya janji akan segera Menjenguk bapak secepatnya." Permohonan maaf dari Thomas.


"Saya pegang janji kamu. Jika dalam 2 X 24 jam kamu tidak menjenguk saya. Saya pastikan Jabar kamu itu akan saya tarik kembali. Begitu juga dengan kesengsaraan yang akan saya berikan pada kamu. Kamu pegang omongan saya itu!" Ancam Nick dengan begitu tegasnya.


"Saya janji pak Nick. Saya akan segera menjenguk pak Nick secepatnya. Mungkin sore nanti saya akan datang ke penjara untuk menjenguk pak Nick." Janji Thomas dengan penuh ketakutan.


"Saya pegang omongan kamu." Tutup Nick sambil mematikan panggilan telepon tersebut.

__ADS_1


Thomas begitu ketakutan dengan ancaman dari Nick tersebut. Sementara Nick sendiri siap memberikan ganjaran yang setimpal jika Thomas membohongi dirinya lagi. Nick ingin menanyakan perkembangan dari rencana dirinya dalam menghancurkan Julien's yang di lanjutkan oleh Thomas. Dia ingin melihat progres itu. Tapi sialnya Thomas tak kunjung menemui seorang Nick. Itu yang akhirnya membuat Nick marah besar pada Thomas. Dia merasa Thomas telah membohongi dirinya.


__ADS_2