
Pulang bekerja, Oscar langsung mengajak Marrie untuk menonton salah satu film di bioskop. Beberapa pelanggan hari ini, memberikan Oscar uang tips yang cukup. Hingga Oscar berniat untuk mengajak Marrie menonton film di bioskop.
Tanpa penolakan sedikit pun, Marrie menerima ajakan dari Oscar tersebut. Dia tidak ragu untuk menerima tawaran dari Oscar pada dirinya. Marrie pun langsung mengiyakan ajakan dari Oscar tersebut.
Marrie dan Oscar datang ke gedung bioskop menggunakan mobil dari Oscar. Baju Oscar juga sudah mulai terlihat rapi, beberapa hari yang lalu Oscar di kirimi sebuah setrika dari orang yang tidak di kenal. Ternyata orang tersebut adalah Nick. Nick mengirimkan sebuah setrika pada Oscar, setelah dia melihat baju Oscar yang sering kusut. Tak hanya setrika saja, Nick juga memberikan Oscar baju baru yang cukup banyak. Sehingga baju Oscar tidak terbatas untuk saat ini.
__ADS_1
Dua tiket sudah di tangan Oscar, hingga keduanya bisa melenggang masuk kedalam gedung bioskop. Tangan Marrie yang sudah gatal ingin di gandeng oleh Oscar. Berharap, bisa segera di gandeng. Namun dari keluar mobil, hingga menuju gedung bioskop. Oscar tidak kunjung menggandeng tangan Marrie.
Baru saat memasuki gedung bioskop, Oscar mulai menggandeng tangan Marrie dengan begitu erat. Oscar tidak melepaskan tangan Marrie itu, sampai akhirnya keduanya duduk di bangku yang telah di tetapkan. Oscar dan Marrie duduk secara berdampingan.
Oscar yang lupa membeli cemilan yang mungkin saja di butuhkan oleh Marrie, izin untuk kembali keluar dari gedung bioskop. Mungkin beberapa saat lagi Oscar akan kembali membawa sebuah pop corn dan minuman yang akan di konsumsi oleh Marrie selama menonton film.
__ADS_1
Oscar yang tak kunjung datang, akhirnya menampakkan batang hidungnya. Namun kedatangan Oscar benar-benar membuat Marrie terkejut. Dimana Oscar datang dengan membawa sebuah bucket bunga dan sebuah boneka panda yang sedang memeluk hati bertuliskan nama Marrie.
Oscar berlutut di hadapan Marrie. Menyatakan perasaan citanya pada seorang Marrie. Sebelum mengatakan beberapa kata-kata yang benar-benar puitis yang di ucapkan untuk Marrie.
"Aku tidak tahu dalamnya laut Mediterania. Aku juga tidak tahu berapa luasnya Samudera Hindia. Tapi aku harap kamu tahu rasa cinta dan sayangku padamu seluas kedua perairan tersebut. Aku harap kamu memiliki perasaan yang luas juga pada diriku. Aku harap itu. Di malam yang indah dengan banyak orang yang ada di ruangan ini. Aku seorang laki-laki yang tidak memiliki apapun, selain cinta. Ingin mengungkapkan rasa cintaku padaku. Aku mencintaimu Marrie."
__ADS_1
Marrie seketika menangis haru melihat keromantisan dari seorang Oscar. Dia tidak bisa menahan tangisnya melihat apa yang dilakukan oleh Oscar. Cintanya juga seluas samudera pada Oscar. Hingga tidak ada keraguan bagi Marrie untuk menolak Oscar sebagai pasangan dari dirinya. Sambil memeluk Oscar, Marrie mengatakan dirinya bersedia menjadi pasangan seorang Oscar.
Seluruh orang yang ada di gedung bioskop itu langsung bersorak saat Marrie menerima cinta seorang Oscar. Mereka turut terharu melihat apa yang dilakukan oleh Oscar pada Marrie. Sebuah momen romantis yang tentunya mengandung banyak artinya positif.