
Selai terakhir menjadi milik Julien's. Dengan segera Julien's pun mengoleskan sedikit demi sedikit selai itu ke bagian dalam roti miliknya. Sementara Romeo dan Theo yang sudah tidak sabar untuk menyantap roti sarapannya. Langsung menyantap roti itu dengan begitu lahapnya.
Marrie yang masih terpikir dengan ucapan dari Beatrice. Terlihat masih galau untuk menerima permintaan dari ibunya tersebut. Meninggalkan Oscar adalah hal yang paling sulit untuk di lakukan oleh Marrie. Sebab Marrie begitu mencintai seorang Oscar. Hingga tidak mudah untuk menerima semua permintaan dari ibunya untuk meninggalkan Oscar begitu saja. Bagi Marrie Oscar adalah segalanya saat ini. Marrie bisa mendapatkan kebahagiaan yang selama ini tidak dia dapat. Semua itu berkat Oscar yang memberikan cintanya setulus hati pada Oscar.
Melihat Marrie yang tidak begitu bersemangat di pagi hari ini. Beatrice seketika memarahi Marrie dengan nada tinggi. Dia terlihat kesal melihat kondisi Marrie yang terlihat lesuh di pagi hari ini. Hingga Beatrice pun langsung menegur Marrie dengan begitu tegasnya. Meminta Marrie segera menghabiskan roti yang ada di tangannya. Sebelum Marrie harus menghabiskan susunya.
Marrie sedikit kesal dengan teguran dari Beatrice yang menurut dirinya sedikit berlebihan. Itu sudah sangat berlebihan bagi seorang Marrie. Sehingga Marrie terlihat tidak suka dengan teguran yang di ucapkan oleh Beatrice pada dirinya.
__ADS_1
Adu mulut antara Beatrice dan Marrie pun tak terelakkan. Hingga Julien's harus turun tangan untuk memisahkan pertengkaran ibu dan anak tersebut. Padahal Marrie di kenal sebagai anak yang penurut. Tapi rasa kecewa dirinya pada Beatrice akan keputusan dia meminta Marrie meninggalkan Oscar. Telah membuat Marrie begitu kecewa dengan Beatrice sebagai ibunya. Hingga Marrie pun menjadi seorang pembangkang hebat.
Tak ingin semakin kesal dengan sikap Beatrice yang terus menekan dirinya. Marrie pun akhirnya memilih untuk segera pergi dari meja makan. Dia memilih untuk segera berangkat menuju sekolah. Marrie tak ingin terus bertengkar dengan seorang Beatrice yang memang keras kepala juga.
Beatrice mengira perubahan yang terjadi pada Marrie. Tak lepas dari dampak buruk yang di lakukan oleh Oscar. Dia telah membuat Marrie berubah dengan drastis. Sehingga Marrie menjadi seorang pembangkang bagi Beatrice. Alasan dari Beatrice pun semakin kuat, dia ingin Oscar berpisah dengan Marrie secepat mungkin. Sebab Oscar membawa dampak buruk bagi seorang Marrie.
Beatrice terus melanjutkan marah-marah tidak jelasnya di pagi hari ini. Dengan nada yang masih terdengar marah.. Beatrice mengajak Theo dan Romeo untuk ikut dengan dirinya. Ada seseorang yang akan di temui oleh Beatrice untuk di perkenalkan pada Romeo dan Theo. Sehingga Beatrice meminta Romeo dan Theo untuk ikut bersama dengan dirinya menuju tempat tersebut.
__ADS_1
Romeo dan Theo yang harus sekolah. Menolak ajakan dari Beatrice. Keduanya kompak untuk tidak ikut dengan Beatrice dalam perjalanan yang menurut mereka tidak jelas. Mereka lebih memilih untuk datang ke sekolah pakaian rapi, di banding harus ikut dengan Beatrice.
Beatrice kembali meradang, hingga untuk ini Julien's yang harus turun tangan. Julien's pun meminta Beatrice untuk tidak memarahi kedua anak mereka. Sebab keduanya yang masih kecil, tidak pantas di bentak oleh Beatrice. Julien's pun meminta Nania membawa Theo dan Romeo masuk kedalam kamarnya.
Beatrice dan Julien's pun beradu argumen. Keduanya sama-sama mempertahankan argumen mereka yang di rasa benar. Apalagi Beatrice yang keras kepala terlihat tidak mau kalah. Dia tetap akan mengajak Theo dan Romeo untuk bertemu dengan Marissa.
Julien's mengalah, dia pun membiarkan Beatrice akan membawa Theo dan Romeo pergi bersama dirinya. Walaupun tidak di ketahui tujuan dari Beatrice untuk membawa Theo dan Romeo.
__ADS_1