SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
JULIEN'S MENEMUI NICK


__ADS_3

Tidak seperti biasanya, kali ini Julien's terlihat begitu asyik berada di luar restoran miliknya. Mungkin ini cara yang paling baik yang harus di lakukan oleh Julien's untuk menunggu kedatangan dari seorang Nick. Sebab Nick lebih sering berada di restoran miliknya yang berada tidak jauh dari restoran milik Julien's.


Julien's ingin menemui Nick untuk meminta pertanggungjawaban darinya atas dakwaan yang di tuduhkan oleh Nick pada Micky. Mengingat Nick begitu memaksakan dakwaan pada Micky tersebut. Sehingga Julien's merasa Nick memang sengaja ingin membuat Micky di penjara oleh perbuatan yang tidak di lakukan oleh Micky sebenarnya.


Nick yang di tunggu oleh Julien's akhirnya tiba. Turun dari mobil mewahnya, Julien's langsung menghampiri Nick yang sudah terlihat gagah dengan setelan jas yang di kenakan olehnya.


"Selamat pagi, pak Nick yang terhormat." Sapa Juan dengan begitu hormat pada seorang Nick.


Melihat ekspresi Julien's yang terlihat begitu menantang dirinya. Nick yang tak terima dengan tatapan wajah menantang dari seorang Julien's. Langsung melepaskan kacamata miliknya untuk menatap balik wajah Julien's dengan kedua matanya. Dia terlihat begitu marah saat Julien's menyapa dirinya dengan wajah menantang. Nick merasa Julien's sedang menantang dirinya untuk bertarung.


"Berani sekali anda datang ke properti milik saya. Sudah ada keberanian sekarang?" Ucap Nick menantang Julien's sambil membusungkan dada ke arah Julien's.

__ADS_1


"Saya tidak ingin mencari ribut dengan anda, tapi saya hanya ingin menanyakan apa maksud anda membayar kepolisian untuk memaksa Micky. Apakah anda ingin masuk kembali ke dalam penjara seperti beberapa bulan yang lalu itu?" Tanya Julien's kembali.


"Kamu jangan pernah memfitnah saya! Saya tidak pernah melakukan hal tersebut." Tegas Nick dengan begitu marahnya.


"Fitnah, maksud kamu fakta yang tertunda. Jangan pernah sekali-kali kamu melakukan segala cara untuk menjatuhkan seseorang. Kamu mungkin dendam pada saya. Tapi jangan pernah libatkan orang lain untuk kepentingan kamu tersebut." Ancam Julien's dengan begitu marahnya.


Nick nampak terlihat panik saat mendengar ucapan dari Julien's tersebut. Apalagi saat Julien's menunjukkan semua bukti chat dari Martino yang telah mengancam Micky. Begitu juga dengan tantangan yang Martino lontarkan pada Micky. Semua bukti itu semakin menguatkan, jika Micky tidak bersalah.


Nick yang semakin terdesak, tidak mampu berkata apapun lagi. Dia hanya bisa menunjukkan wajah ketakutan. Mengingat ancaman dari seorang Julien's tidak main-main. Hingga itu akan jadi bumerang bagi seorang Nick.


Usai mengatakan hal tersebut, Julien's langsung pergi kembali ke restoran miliknya. Meninggalkan Nick yang masih di landa ketakutan hebat dengan ancaman yang Julien's ucapkan. Nick mungkin akan menjadi seorang pesakitan kembali, jika suap yang di lakukan oleh Nick. Diketahui oleh publik. Nick akan kembali masuk ke dalam bui.

__ADS_1


Hari yang awalnya Nick anggap cerah, kini sudah berganti menjadi sebuah hari yang suram. Pasalnya Nick terancam kembali masuk bui dengan bukti-bukti yang akan di beber oleh Julien's.


Masuk kedalam restoran, Nick langsung terlihat marah-marah pada setiap staf yang menyapanya. Hingga beberapa staf memilih untuk menghindari Nick di pagi itu.


Tapi tidak dengan Thomas yang penasaran dengan obrolan dari Nick dan Julien's. Thomas yang sedari tadi menguping obrolan dari Nick dan Julien's. Begitu penasaran dengan isi obrolan tersebut. Thomas pun langsung menghampiri Nick yang sedang duduk di salah satu meja pelanggan. Wajah murung Nick menjadi pertanyaan besar bagi seorang Thomas.


"Kenapa muka pak Nick terlihat murung seperti itu?" Tanya Thomas dengan begitu penasarannya.


"Untuk apa kamu tahu!" Bentak Nick dengan begitu kasarnya.


Tidak menyerah, Thomas mencoba mencari informasi seputar Nick. Dia tetap berusaha mencari tahu apa yang membuat Nick terlihat murung seperti itu. Thomas pun terus menanyakan hal tersebut pada seorang Nick.

__ADS_1


Sampai akhirnya rasa penasaran dari Thomas itu berujung pada satu pukulan keras yang di layangkan oleh Nick di wajahnya. Thomas yang tidak ingin kembali di pukul oleh Nick. Akhirnya berhenti bertanya pada Nick. Hingga rasa penasaran dari seorang Thomas menggantung begitu saja.


__ADS_2