SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
MAKAN SIANG ROMANTIS MARRIE DAN OSCAR


__ADS_3

Mungkin saja beberapa lilin akan di nyalakan oleh Oscar untuk merayakan makan bersama Marrie. Tapi apa untuk apa lilin itu di nyalakan, jika cahaya matahari bisa bersinar dengan begitu terangnya. Mungkin tidak harus ada lilin yang menyinari meja makan. Hanya ada cahaya kebahagiaan dari seorang Marrie yang terpancar dari dalam diri seorang Oscar.


Tidak ada lilin seperti dinner romantis yang kerap di lakukan oleh beberapa pasangan. Namun semuanya di buat oleh Oscar sebaik mungkin. Dia menciptakan suasana romantis itu dengan sebuah musik yang dia pesan sendiri. Beberapa lagu romantis di putar dengan begitu indahnya. Hingga menambah suasana romantis di siang hari ini.


Di tambah dengan sebuah jumlah tamu yang tidak terlalu banyak, semakin menambah keromantisan yang ada. Hingga Oscar bisa melakukan hal-hal romantis yang membuat Marrie semakin terbang tinggi mengalahkan burung di langit.


Oscar beberapa kali menatap Marrie yang terlihat malu-malu dengan tatapan yang di tunjukkan oleh Oscar tersebut. Dia tidak bisa memandang bagaimana indahnya dua bola mata Oscar. Sehingga Marrie hanya bisa tersenyum saat Oscar memandangi wajah cantiknya.

__ADS_1


Tangan kiri Oscar yang menganggur, beberapa kali mengelus lembut tangan kiri kanan Marrie yang sengaja Marrie letakkan di atas meja makan. Sehingga dengan mudah Oscar bisa mengelus lembut tangan Marrie tersebut. Dia menikmati setiap sentuhan yang Oscar berikan. Hingga Marrie terasa seperti seorang ratu yang benar-benar di buat bahagia oleh seorang Oscar.


Marrie yang terpadu ceroboh ketika memakan makanan penutup. Tanpa sengaja menyantap makanan berbentuk kue lembut itu dengan terburu-buru. Hasilnya beberapa sisa makanan itu mengotori area mulut Marrie, langsung Oscar bersihkan mengunakan sebuah tissue. Marrie terlihat malu-malu saat Oscar mulai membersihkan sisa makanan yang menempel di wajahnya tersebut.


"Terima kasih Oscar." Ucap Marrie.


"Kue kesukaan kamu apa?" Tanya Marrie.

__ADS_1


"Black forest aku suka, tapi lebih suka kamu sih." Jawab Oscar sedikit tersenyum.


Marrie yang sebenarnya menyukai gombalan yang Oscar berikan. Sempat terlihat malu-malu. Hingga Marrie langsung mencubit tangan Oscar yang tergeletak di atas meja tersebut.


Oscar yang kesakitan dengan cubitan yang di lakukan oleh Marrie. Langsung berteriak dengan lumayan kerasnya. Hingga Marrie langsung meminta maaf pada Oscar atas apa yang telah di lakukan oleh Marrie pada seorang Oscar.


Tidak hanya meminta maaf, tapi Marrie juga mengelus lembut tangan Oscar yang dia cubit. Beberapa kali juga Marrie meminta maaf pada Oscar atas cubitan kasar yang di lakukan oleh Marrie tersebut. Oscar terlihat begitu menikmati tangan Marrie yang lembut mengelus tangannya.

__ADS_1


Mengetahui Oscar hanya berpura-pura. Marrie akhirnya mencubit kembali tangan Oscar tersebut. Kali ini Marrie mencubit dengan begitu kerasnya. Hingga Oscar begitu kesakitan dengan cubitan yang di lakukan oleh Marrie. Kali ini Marrie tidak memperdulikan rasa sakit dari Oscar. Sebab Oscar yang sudah membohongi Marrie, tidak ingin membuat dirinya kembali tertipu oleh Oscar. Walaupun kali ini Oscar benar-benar merasakan rasa sakit yang teramat di buat oleh Marrie. Namun Marrie yang sudah di bohongi oleh Oscar, tidak ingin kembali jatuh ke lubang yang sama secara dua kali. Tidak akan ada orang yang akan melakukan hal yang sama. Kecuali mereka adalah orang-orang yang tidak paham akan arti sebuah pembelajaran. Sehingga dengan mudah mereka masuk kembali ke lubang yang sama. Jelas-jelas mereka telah terjerumus ke lubang tersebut.


__ADS_2