SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
LAPORAN POLISI NICK UNTUK KARYAWAN JULIEN'S


__ADS_3

Martino nampak bersimbah darah saat di bawa oleh pihak kepolisian menuju rumah sakit. Darah tidak henti mengucur dari bagian hidungnya. Martino nampak begitu terbujur kaku. Sekalipun masih ada denyut nadi yang masih berdetak di bagian tangganya. Namun luka berat yang di alami oleh Martino, benar-benar membuat pria keturunan Mexico tersebut terlihat memperihatinkan.


Pihak kepolisian langsung menghubungi pihak keluarga Martino. Mereka menginginkan keterangan dari pihak keluarga atas apa yang terjadi pada Martino. Dengan keterangan dari pihak keluarga, pihak kepolisian bisa menemukan bukti baru yang bisa mengarah ke arah penyelidikan. Ini akan menjadi jalan bagi polisi untuk mengetahui penyebab luka yang ada pada Martino.


Pihak kepolisian pun bertemu dengan istri Martino. Belle adalah seorang perempuan Prancis berusia 30 tahun. 7 tahun sudah menjalin pernikahan dengan Martino, untuk kali pertama Belle melihat bagaimana tubuh Martino yang bersimbah penuh darah. Ini adalah kali pertama dirinya melihat sang suami terlihat begitu memprihatikan. Hingga Belle tidak sanggup melihat lama tubuh suaminya tersebut.


Hampir satu jam Belle di periksa oleh pihak kepolisian. Akhirnya proses penyelidikan berlanjut pada penetapan tersangka. Dari penuturan Belle serta bukti yang ada. Pelaku dari penyiksaan terhadap seorang Martino tentu sudah pasti adalah seorang Micky. Pria berdarah Prancis Amerika tersebut, di ketahui sempat berbalas komentar dengan Martino. Sehingga proses penyelidikan mengarah pada seorang Micky.


Pihak kepolisian langsung menghubungi seorang Micky. Tanpa keberatan, Micky langsung mendatangi kantor kepolisian. Micky tidak takut salah, sebab pertarungan itu merupakan pertarungan yang sudah di sepakati antara dirinya dengan Martino. Sehingga tidak ada unsur hukum bagi Martino untuk menjerat seorang Micky.


Begitu tiba di kantor polisi, tubuh Micky langsung dipukuli oleh istri Dati Martino. Dia tidak terima suaminya telah di buat babak belur oleh Micky. Baginya ada penyelesaian lain yang bisa ditempuh oleh Micky. Tidak dengan kekerasan yang di tunjukkan oleh Micky pada seorang Martino. Belle pun meminta pihak kepolisian untuk segera menghukum Micky.


Micky yang juga mengalami memar di bagian wajahnya, nampak begitu tenang saat memberikan keterangan pada pihak kepolisian. Baginya tidak ada yang harus di takutkan. Dirinya tidak salah sama sekali dengan apa yang terjadi pada Martino. Micky telah melakukan pembelaan, sehingga apa yang Micky lakukan tidak ada unsur pidana sama sekali.


Bagi pihak kepolisian pun tidak menemukan unsur pidana dari seorang Micky. Mereka menilai pertarungan itu di lakukan keduanya atas dasar tantangan dari seorang Martino pada Micky. Sehingga Micky tidak bersalah sama sekali dalam hal tersebut. Micky pun memperlihatkan pesan yang di kirim oleh Martino pada dirinya. Pesan itu jelas menunjukkan bagaimana Martino menantang Micky untuk bertarung satu lawan satu. Hingga keduanya bertarung di jalan kosong. Dengan kemenangan mutlak dari seorang Micky.


Semua keterangan dari Micky begitu jelas, Micky yang sempat ingin di jadikan tersangka atas kekerasan pada seorang Martino. Akhirnya di bebaskan tanpa dakwaan. Sebab apa yang di lakukan oleh Micky, tidak ada unsur pidana sama sekali. Micky melakukan itu semata-mata demi membela dirinya.


Tidak terima Micky bebas begitu saja. Belle langsung mengancam pihak kepolisian. Dirinya tidak terima apa yang telah di lakukan oleh Micky, tidak mendapatkan balasan apapun. Hingga Belle cukup kecewa dengan keputusan dari pihak kepolisian.

__ADS_1


Pihak kepolisian menjelaskan kepada Belle dengan begitu terang. Tapi Belle tidak menerima penjelasan dari pihak kepolisian tersebut. Hingga Belle tetap tidak menerima alasan yang di berikan oleh pihak kepolisian atas dakwaan bebas bagi seorang Micky.


Tidak mendapatkan respon yang baik dari pihak kepolisian. Belle siap menggandeng Nick dalam melaporkan Micky. Mungkin posisi Belle tidak kuat dalam kasus ini, sebab Belle sendiri. Beda cerita jika Belle bersama dengan Nick, mungkin Belle akan menjadi lebih kuat lagi. Apalagi Nick di kenal sebagai orang terpandang di kota tersebut. Sudah pasti banyak orang yang akan tunduk dengan uang Nick. Uang Nick bisa membeli apapun, termasuk keadilan yang ada di kota tersebut.


Belle sempat di usir oleh pihak Sekuriti di rumah Nick. Sebelum akhirnya salah seorang pegawai di rumah Nick yang lain mengenali wajah Belle yang sempat datang ke rumah Nick. Belle pun akhirnya di persilakan masuk kedalam rumah Nick.


Tiba di dalam rumah Nick, Belle langsung di sambut oleh istri Nick. Dia di persilakan untuk duduk, tapi tak di tawari minum sama sekali. Belle justru terus di perhatikan gerak-geriknya oleh istri Nick tersebut. Dia melihat Belle seperti seorang yang tidak menyukai Belle. Apalagi penampilan Belle yang sederhana, membuat istri Nick tersebut nampak tidak suka dengan kedatangan Belle ke rumah miliknya.


"Mau apa kamu datang ke rumah saya?" Tanya Martha.


"Saya ingin bertemu dengan pak Nick." Jawab Belle dengan begitu gugupnya.


"Saya ingin meminta bantuan dari pak Nick untuk suami saya." Jawab istri Martino.


"Suami saya bukan polisi, jadi ini bukan tempat kamu meminta bantuan." Tegas istri Nick.


Untungnya Nick segera datang untuk memberikan bantuan pada Martino. Sehingga istri Nick tidak lagi menekan seorang Belle. Belle juga turut bahagia akan kedatangan dari Nick yang datang secara tiba-tiba tersebut.


Nick duduk di singgasana miliknya, mulai menyilangkan kaki kanannya di atas kaki kirinya. Kemudian Nick mulai menghisap rokok yang telah sedari tadi Nick nyalakan tersebut.

__ADS_1


"Ada keperluan kamu datang ke rumah saya Belle?" Tanya Nick.


"Saya membawa kabar buruk pak Nick." Jawab Belle dengan begitu sedih.


"Kabar buruk apa?" Tanya Nick kembali.


"Suami saya di pukuli oleh salah seorang karyawan di restoran lain. Dia babak belur, hingga tidak sadarkan diri." Jawab Belle mulai menangis.


"Siapa yang telah memukuli suami kamu, dan dari restoran mana?" Tanya Nick panik.


"Namanya Micky, dia adalah salah seorang karyawan di restoran terkenal milik chef Julien's. Micky melakukan itu dengan membabi buta. Hingga suami saya tidak sadarkan diri di rumah sakit." Jawab Belle terus menangis.


"Kurang ajar. Dia mau bermain-main dengan saya. Saya harus berikan pelajaran penting bagi orang tersebut." Ujar Nick marah.


"Apa kamu telah melapor polisi?" Tanya Nick.


"Pihak polisi tidak menggubris laporan saya pak Nick." Jawab semakin keras menangis.


Nick pun berjanji akan melakukan proses hukum pada karyawan yang telah membuat Martino babak belur. Tentu ini akan jadi babak perseteruan baru dari Nick dan Julien's. Perseteruan yang akan semakin membuat keduanya tidak henti untuk berduel satu sama lainnya. Nick akan membuat laporan yang akan segera menyeret karyawan restoran Julien's tersebut masuk kedalam penjara.

__ADS_1


__ADS_2