
Tak mendapat atensi lebih dari seorang Julien's. Marrisa mencoba mencari cara lain, agar mendapatkan sebuah atensi yang di harapkan oleh dirinya. Apalagi Marrisa punya peluang untuk mendapatkan cinta Julien's. Dia mendapatkan restu dari Beatrice untuk menikah dengan Julien's, sebuah keuntungan yang di dapat oleh Marrisa. Dia pun harus memanfaatkan keuntungan itu sebagai sebuah kelebihan dari perempuan lain yang mungkin mencoba mendapatkan cinta Julien's.
Tapi segala cara yang di lakukan oleh Marrisa selama ini kerap gagal. Hingga Marrisa harus mencari cara lain untuk bisa membuat Julien's bertekuk lutut di hadapan dirinya. Marrisa harus melakukan hal tersebut untuk bisa mendapatkan cinta seorang Julien's.
Marrisa berpikir di ruangan kerja. Dia harus mencari cara yang tepat untuk bisa membuat Julien's jatuh hati padanya. Tapi dengan cara apa lagi agar Julien's bisa jatuh hati. Segala cara telah di lakukan oleh Marrisa, tapi semua cara itu berujung dengan sia-sia. Sehingga Marrisa harus mencari cara lain yang lebih baik lagi. Mungkin Marrisa harus lebih berpikir di luar nalar lagi. Sehingga ide yang di hasilkan akan lebih baik lagi.
Ok, Marrisa mulai berpikir di luar nalar. Dia akhirnya menemukan sebuah ide yaah cukup baik. Di mana Marrisa siap membuat Julien's bertekuk lutut pada dirinya. Marrisa siap merasakan bagaimana cinta dari dirinya yang begitu besar pada Julien's.
Mungkin dengan tidur bersama dengan dirinya akan membuat Julien's jatuh hati. Selama ini tentu Julien's sudah tidak pernah bersetubuh dengan perempuan mana pun, pikir Marrisa. Sehingga tentu Julien's butuh sentuhan lembut dari seorang perempuan. Itu yang mungkin bisa di lakukan oleh Marrisa untuk menarik perhatian dari seorang Julien's.
Kini Marrisa tinggal mengatur strategi yang baik untuk membuat Julien's bisa tertidur dengan dirinya. Strategi yang akan di gunakan oleh Marrisa dalam menjebak Julien's agar tertidur dengan dirinya dalam satu kamar yang sama. Itu akan menjadi tantangan tersendiri bagi seorang Marrisa. Dia harus segera menemukan cara paling ampuh yang bisa di ambil oleh dirinya.
__ADS_1
Marrisa kembali berpikir dengan begitu keras. Sampai akhirnya Marrisa menemukan ide yang cukup baik, ide yang akan membuat Marrisa bisa mendapatkan cinta seorang Julien's secara cepat. Julien's tentu akan tertidur dengan Marrisa dalam satu ranjang yang sama. Ranjang yang akan penuh kenikmatan bagi seorang Marrisa dan Julien's.
Marrisa mengirimkan pesan pada Julien's. Marrisa meminta tolong pada Julien's untuk mengajari dirinya masak makanan yang akan di hidangkan oleh Marrisa secara khusus pada ibunya yang sedang berulang tahun.
Julien's sempat menolak, tapi Marrisa terus memohon pada seorang Julien's. Hingga akhirnya Julien's pun menerima permintaan dari Marrisa tersebut. Julien's terpaksa meninggalkan pekerjaan yang sedang di jalani olehnya. Dia pun langsung bergegas menuju ke apartemen dari Marrisa.
Marrisa senang bukan kepayang. Dia pun segera pergi dari kantor untuk menyiapkan peralatan masak yang akan di gunakan untuk masak bersama dengan Julien's. Tapi dia juga tak lupa untuk membeli obat tidur untuk membuat Julien's nantinya akan tertidur dengan nyenyaknya. Sehingga Marrisa bisa melakukan tindakan seksual pada seorang Julien's yang tertidur pulas.
Tidak ada masalah berarti bagi Julien's, dia tidak marah dengan keterlambatan dari Marrisa tersebut. Julien's hanya mengatakan jika dirinya tidak senang apalagi terlalu lama menunggu. Tapi untuk kali ini, Marrisa di maafkan oleh Julien's. Sebab Julien's tidak terlalu lama menunggu.
Marrisa membuka pintu apartemen miliknya. Dia mempersilakan Julien's masuk ke dalam apartemen miliknya. Julien's pun terlihat begitu nyaman masuk ke apartemen dari Marrisa. Dia duduk di sofa lembut milik Marrisa. Dia langsung membuka pesan di handphone miliknya.
__ADS_1
Marrisa sempat menawarkan Julien's untuk minum. Tapi Julien's yang sedang tidak haus, menolak tawaran dari Marrisa itu. Dia pun meminta Marrisa untuk segera pergi menuju dapur. Di mana Julien's sudah tidak sabar untuk membuat menu yang di inginkan oleh Marrisa untuk kado ulang tahun ibunya tersebut.
Marrisa pun langsung mengajak Julien's masuk ke dalam dapurnya. Julien's sempat terkesan dengan dapur cantik yang di miliki oleh Marrisa. Julien's memuji dapur Marrisa yang memang terlihat begitu rapi dan bersih. Itu yang membuat Julien's begitu menyukai dapur dari Marrisa tersebut.
Marrisa yang masih menggunakan pakaian kantor, meminta izin pada Julien's untuk mengganti pakaiannya terlebih dahulu. Hingga Marrisa pun meninggalkan Julien's di dapur sendirian.
Julien's mulai mengeluarkan beberapa barang belanjaan dari seorang Marrisa dari sebuah tas belanja dari Marrisa. Namun Julien's terkejut saat menemukan adanya obat tidur di dalam tas belanja tersebut. Untuk apa Marrisa membeli obat tidur tersebut. Pikiran Julien's pun langsung pergi ke mana-mana. Dia mengira Marrisa ingin menjebaknya dengan obat tidur tersebut.
Apalagi dengan pakaian Marrisa yang super mini. Semakin jelas, Marrisa ingin menjebak Julien's. Membuat Julien's tak berdaya dengan penampilan dari seorang Marrisa, di buat tidur pulas. Hingga Marrisa akan melakukan tindakan yang tidak senonoh pada seorang Julien's. Ini mudah di baca oleh Julien's.
Julien's mendekat ke arah Marrisa, seolah-olah dia tertarik dengan penampilan Marrisa yang super minim tersebut. Bibirnya pun seperti ingin mencium Marrisa. Namun saat Marrisa sudah berharap akan mendapatkan sebuah ciuman dari Julien's. Tiba-tiba Julien's menunjuk obat tidur ke hadapan wajah seorang Marrisa. Sontak Marrisa terkejut dengan penemuan Julien's akan obat tidur tersebut. Dia juga merasa bodoh, sebab telah lupa memindahkan obat tidur itu dari keranjang belanjanya. Hingga obat itu di temukan oleh Julien's.
__ADS_1
Marrisa mencobanya menjelaskan semuanya pada Julien's. Tapi penjelasan yang tidak logis yang di berikan oleh Marrisa tidak mampu di terima oleh Julien's. Dia tetap mengira Marrisa ingin melakukan tindakan yang tidak senonoh pada dirinya. Julien's pun lantas pergi dari apartemen Marrisa. Membatalkan semua rencana yang telah di susun oleh Marrisa tersebut. Padahal Marrisa berharap rencananya tersebut akan berhasil, tapi nyatanya rencana dari Marrisa itu gagal total. Marrisa pun gagal menjebak seorang Julien's.