
Marrie terus memanjatkan doa untuk kesembuhan seorang Oscar. Mulutnya tak henti berucap doa-doa baik yang mungkin bisa saja menjadi penawar akan kesembuhan dari seorang Oscar. Memegangi tangan Oscar yang semakin dingin, Marrie berharap dia yang dia panjatkan akan berhasil, hingga Oscar akan segera pulih dari sakit yang di rasakan.
Tuhan mendengar doa yang di panjatkan oleh seorang Marrie. Oscar yang terus di sebut dalam doa Marrie, akhirnya siuman. Tangan Oscar pertama kali Marrie rasakan bergerak. Hingga akhirnya kedua bola mata dari seorang Oscar terbuka dengan begitu bulatnya.
Marrie senang bukan kepayang. Marrie menyeka air matanya yang sedari tadi membasahi wajahnya. Mengusap lembut rambut Oscar dengan begitu lembutnya. Hingga akhirnya Oscar untuk pertama kalinya bersuara kembali, setelah tak sadarkan diri cukup lama.
"Marrie, kamu dari tadi ada di situ?" Tanya Oscar dengan lembutnya.
__ADS_1
"Aku sedari kamu pertama kali di bawa ke sini. Aku sudah ada di tempat ini Oscar. Aku begitu khawatir pada kondisi kamu." Jawab Marrie dengan penuh kebahagiaan.
"Terima kasih kamu sudah mau untuk menemani aku. Menemani aku yang terbaring lemah di atas ranjang ini." Ucap Oscar.
"Sama-sama Oscar. Aku bahagia kamu akhirnya bisa siuman. Aku harap ini terakhir kalinya kamu masuk ke rumah sakit. Aku tidak ingin kamu seperti ini lagi. Aku harap Oscar." Pinta Marrie dengan penuh harap.
Kondisi Oscar yang masih terlihat begitu lemah, masih harus penanganan intensif. Marrie akhirnya memanggil kembali dokter Vincent untuk memeriksa ulang kondisi seorang Oscar. Marrie ingin melihat Oscar segera pulih dari kondisi yang ada. Hingga Oscar bisa benar-benar kembali sehat sedia kala.
__ADS_1
Dokter Vincent segera melakukan pemeriksaan terhadap Oscar. Beberapa bagian tubuh Oscar di check ulang oleh dokter Vincent. Hasilnya cukup memuaskan, Oscar mulai sedikit membaik dengan kondisinya kini. Dokter Vincent meminta Oscar untuk tidak banyak gerak terlebih dahulu. Mengingat kontak yang mungkin di lakukan oleh Oscar, berpotensi untuk melukai kembali beberapa jahitan yang ada di tubuh Oscar saat ini.
Tak hanya itu, dokter Vincent juga berpesan pada Marrie yang tidak perlu khawatir akan kondisi seorang Oscar. Marrie harus menyudahi air matanya yang sedari tadi mengucur dengan begitu derasnya. Mengingat Oscar sudah cukup membaik kini. Hingga Marrie tidak harus khawatir lagi dengan kondisi Oscar saat ini.
Marrie sempat sedikit malu-malu saat dokter Vincent mengatakan demikian. Di tambah dengan Oscar yang juga merayu Marrie. Marrie pun semakin malu-malu dengan semua itu. Hingga Marrie sempat salah tingkah di buat oleh Oscar dan dokter Vincent.
Mungkin ini waktu yang tepat untuk Marrie menyuapi Oscar dengan semangkuk bubur gandum. Ini sudah waktunya makan siang untuk Oscar. Hingga Marrie di minta untuk memberikan makan siang pada Oscar.
__ADS_1
Marrie tentu bersemangat untuk menyuapi makan siang untuk Oscar. Ini kesempatan yang bagus bagi Marrie untuk semakin dekat dengan Oscar. Marrie tak sungkan untuk menyuapi Oscar makan siang. Beberapa kali Marrie juga melakukan lelucon yang membuat Oscar tertawa, saat menyuapi Oscar. Keduanya terlihat begitu bahagia. Baik Oscar, maupun Marrie sama-sama bahagia.