
Micky yang juga mengalami beberapa luka, baru saja keluar dari rumah sakit. Tanpa di dampingi oleh siapa pun, Micky keluar dari rumah sakit dengan rasa sakit yang menyerang beberapa bagian tubuhnya. Micky terlihat begitu kurang sehat, dengan beberapa perban yang membungkus lukanya.
Micky mencari keberadaan sopir taksi online yang sudah dia pesan. Mereka sudah berjanji untuk bertemu tak jauh dari gerbang rumah sakit. Micky sudah berada tepat di depan gerbang rumah sakit. Tapi dia tidak menemukan keberadaan dari sopir taksi online tersebut.
Micky kembali menghubungi pihak taksi online yang dia pesan. Secara tiba-tiba nomor taksi online tersebut tidak dapat di hubungi. Sehingga Micky pun sempat di buat heran dengan sopir taksi online yang dia pesan tersebut.
__ADS_1
Baru akan kembali melakukan panggilan telepon pada sopir taksi online tersebut. Micky tiba-tiba di hampiri oleh dua orang berseragam polisi. Mereka membawa sebuah surat tugas yang berisi penjemputan Micky secara paksa.
Tidak ada surat yang sempat singgah di kediaman seorang Micky. Sehingga Micky tidak tahu, jika pihak kepolisian kembali memanggil dirinya untuk di mintai keterangan. Apalagi Micky di laporkan atas dugaan kekerasan. Sebuah ironi yang harus di alami oleh Micky.
Tanpa perlawanan berarti, Micky langsung masuk ke dalam mobil polisi. Walaupun dia tidak mengerti dengan upaya jemput paksa dari pihak kepolisian tersebut. Namun Micky tetap menerima dengan baik jemput paksa yang di lakukan oleh pihak kepolisian.
__ADS_1
Keterangan dan bukti dari Micky sudah jelas. Tapi pihak kepolisian justru malah menyudutkan seorang Micky. Hingga Micky di paksa untuk mengakui dirinya telah melakukan penyerangan terhadap Martino. Hal yang sama sekali tidak di lakukan oleh Micky sebelumnya.
Micky menolak untuk mengakui hal tersebut. Sebab duel itu memang benar-benar terjadi, atas tantangan dari seorang Martino. Sehingga Micky tidak bisa menolak ajakan duel dari Martino. Sekalipun duel tersebut di menangkan oleh Micky dengan telaknya.
Micky menunjukkan luka yang ada pada tubuhnya yang di buat oleh Martino. Luka yang sama seperti yang di lakukan oleh Martino. Hingga Micky meminta pihak kepolisian untuk bisa melihat secara adil dari kasus tersebut. Tidak hanya berat untuk Micky, tapi ringan untuk Martino. Hal yang tidak bisa Micky terima begitu saja. Itu tidak akan pernah adil bagi seorang Micky.
__ADS_1
Pihak kepolisian mengaku mereka melakukan proses penyelidikan secara baik. Hingga tidak ada timpang sebelah seperti yang diucapkan oleh Micky. Micky juga di minta untuk tidak mengatakan hal itu. Sebab proses penyelidikan sudah sesuai prosedur yang ada. Tidak ada istilah berat sebelah bagi keduanya.
Micky pun akhirnya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus yang menimpa Martino. Dia di paksa untuk menandatangani surat penetapan tersangka tersebut. Sekalipun Micky nampak tidak dapat menerapkan apa yang di sangkalkan kepada dirinya. Dia begitu sedih dengan apa yang dia dapat di hari ini. Proses peradilan yang tidak adil bagi Micky. Upaya penjatuhan hukum yang inkonstitusional. Mengingat Micky di paksa, untuk mengakui semuanya. Padahal Micky tidak melakukan apapun.