SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
JULIEN'S MEMBUJUK BEATRICE DAN ANAK-ANAKNYA


__ADS_3

Insiden makan malam yang gagal total. Begitu juga dengan hubungan Julien's dengan Beatrice yang menjadi renggang. Beatrice mengacuhkan Julien's. Marrie yang juga kecewa berat dengan Julien's turut puasa ngomong dengan Julien's. Mereka berdua tetap menolak ide gila Julien's untuk menikahi Nania.


Julien's tak tinggal diam. Dia tetap berusaha membujuk Beatrice dan Marrie untuk menerima keputusan Julien's untuk menikahi Nania. Dari hadiah mewah yang dijanjikan kepada keduanya. Sampai tindakan yang tidak rasional Julien's tawarkan pada keduanya. Namun keduanya tetap menolak permintaan dari Julien's.


Sedikit stress dengan tantangan yang dihadapinya. Julien's meredakan rasa stresnya tersebut dengan jalan-jalan. Dia mengajak anak ketiganya Romeo untuk pergi ke taman. Tak lupa dia mengajak Nania untuk bersamanya. Dia berharap kedekatan Romeo dengan Nania bisa membuat semuanya menjadi yakin pada Nania.


Layaknya sebuah keluarga bahagia. Julien's menyewa sebuah karpet berukuran 3x2 meter untuk dia bentangkan diatas rerumputan taman. Dengan sebuah keranjang piknik berisi buah-buahan dan makanan ringan. Ketiganya nampak cocok untuk menjadi suatu keluarga bahagia.


Nania yang begitu menyukai balita, tak canggung untuk mengasuh Romeo yang masih berusia lima setengah tahun. Dia begitu perhatian dan lembut mengasuh Romeo. Satu gambaran yang membuat Julien's yakin Nania adalah orang yang cocok untuk menjadi istri keduanya.


Perhatian Nania tak hanya pada Romeo saja. Nania juga begitu perhatian pada Julien's. Dia mengupas sebuah mangga. Kemudian memotongnya menjadi beberapa bagian. Dengan manis, menyuapi Julien's dengan sebuah garpu. Nampak ada cinta dimata Nania untuk Julien's. Sehingga apa yang dia lakukan nampak tulus dari hati.

__ADS_1


Tak hanya Julien's yang disuapi. Nania juga mendapatkan suapan dari Julien's. Meskipun awalnya Nania nampak malu. Namun pada akhirnya dia membuka mulutnya untuk menyantap potongan mangga yang Julien's sodorkan.


"Aku belum bisa membujuk Beatrice." Julien's memulai pembicaraan.


"Iya, aku pikir itu adalah hal yang sulit. Tapi aku yakin kamu bisa melakukan itu." dukungan Nania.


"Iya. Aku harus kerja keras untuk membujuk Beatrice mau menerima semua takdir ini. Aku harap dia segera mengerti." Ucap Julien's kembali.


Selesai piknik santai dengan Romeo yang tak mau lepas dari Nania. Membuat Julien's harus mencari cara untuk melepaskan Romeo dari pangkuan Nania. Beberapa kali Julien's mencoba merayu Romeo. Namun Romeo tetap tidak bergeming dipangkuan Nania. Dia menolak melepaskan genggamannya dari Nania.


Terpaksa Nania harus ikut ke rumah Julien's untuk pulang bersama Julien's. Sebab Romeo enggan lepas dari Nania. Diperjalanan menuju rumah Julien's. Nania sekuat tenaga mencoba membuat Romeo tertidur lelap. Untungnya berhasil. Romeo tertidur pulas perlahan. Satu poin plus lainnya yang Julien's lihat dari Nania sebagai calon istrinya.

__ADS_1


Meskipun awalnya Romeo tidur dengan pulas. Namun ketika hampir menuju rumah Julien's. Dia kembali terbangun. Kemudian memeluk erat Nania. Dia merasakan sesuatu hal yang berbeda dari Nania. Sehingga dia begitu nyaman berada dalam pelukan Nania.


Julien's mencoba memindahkan Romeo dari pangkuan Nania ke pangkuannya. Namun Romeo menolak dan tetap memeluk erat Nania. Sehingga Nania pun akhirnya harus ikut bersama Julien's membawa Romeo kedalam rumah.


Baru di depan pintu. Dengan penuh amarah. Beatrice menghadang langkah Nania dan Julien's. Dia secara paksa merebut Romeo dari gendongan Nania. Romeo yang masih ingin berada dalam gendongan Nania seketika menangis hebat. Dia menolak untuk berada dalam pangkuan Beatrice. Namun Beatrice tetap berusaha menggendong Romeo dan tetap mengeluarkan kata-kata kasar untuk mengusir Nania.


Mengalah. Nania akhirnya memilih pergi untuk membuat Beatrice lebih nyaman lagi. Walaupun Romeo terus memanggil nama Nania sambil terus menangis. Sedangkan Julien's mengejar Nania, dan berniat mengantarkan Nania pulang.


Nania menolak untuk pulang dengan Julien's. Dia meminta Julien's untuk menenangkan Romeo. Nania khawatir terjadi sesuatu pada Romeo. Namun Julien's bersikeras untuk tetap mengantarnya. Tetap Nania menolaknya. Dia meminta Julien's untuk segera menenangkan Romeo yang tak henti menangis di pangkuan Beatrice.


Akhirnya Julien's menuruti permintaan Nania. Dia tidak mengantar Nania pulang. Namun dia meminta salah satu sopir di rumahnya untuk mengantar Nania. Sehingga dia bisa merasakan rasa aman pada Nania. Nania menyetujuinya. Dia pun pulang dengan diantar oleh sopir dari Julien's.

__ADS_1


Julien's segera mengambil Romeo yang terus menangis ditangan Beatrice. Dia membawa Romeo berjalan mengelilingi area rumahnya. Perlahan Romeo pun mulai berhenti menangis.


__ADS_2