
Setelah introgasi panjang yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Akhirnya pelayan perempuan yang disuruh Nick mengakui semua kejahatan yang dilakukan. Dia dibayar oleh Nick untuk melakukan fitnah terhadap restoran Julien's. Sehingga dia mau melakukan hal keji tersebut.
Mendengar keterangan dari pelaku, pihak berwajib langsung membuat sebuah laporan yang nantinya akan dijadikan sebagai penyelidikan lebih lanjut. Selain itu pihak kepolisian juga segera melaporkan hasil pemeriksaan pada Julien's.
Julien's terkejut bukan main. Pasalnya Nick yang dia pikir dahulu telah berdamai dengan dirinya, ternyata masih menyimpan dendam pada Julien's. Sehingga dia tak menyangka Nick melakukan perbuatan buruk tersebut.
Tanpa pikir panjang, Julien'e segera melaporkan Nick atas kejadian tersebut. Dirinya ingin memberikan efek jera pada Nick yang telah melakukan tindakan kejahatan dengan memfitnah restoran Julien's.
Laporan dari Julien's segera di proses. Pihak berwajib segera menerjunkan tim untuk menangkap Nick. Tetapi Nick yang telah mengetahui bahwa orang suruhannya ketahuan. Berusaha melarikan diri dari kejaran pihak berwajib.
Dengan mobil mewah miliknya Nick mencoba kabur dari kota Nice. Tetapi cepatnya koordinasi yang dilakukan pihak berwajib. Akhirnya berhasil menangkap Nick diperbatasan kota. Nick pun akhirnya ditangkap untuk diadili.
__ADS_1
Nick dibawa ke tempat dimana Julien's melaporkan Nick. Dengan tangan di borgol kuat, Nick tak bisa melakukan apapun. Dirinya hanya bisa menuruti segala perintah polisi.
Hampir satu jam lebih, dari tempat Nick di tangkap. Akhirnya Nick sampai di kantor polisi tempat Julien's melapor. Julien's yang tak sabar ingin mengobrol dengan Nick. Meminta pada polisi untuk berbicara empat mata dengan Nick. Julien's ingin mengetahui motif terbesar Nick dalam melakukan tindakannya tersebut.
Sebuah ruangan introgasi polisi diberikan pada Julien's dan Nick untuk mengobrol empat mata. Dengan tangan yang masih terborgol kuat. Nick dan Julien's berbicara dari mata ke mata.
Nick nampak tak nyaman kala polisi mendudukkan tubuhnya di kursi yang berhadapan langsung dengan Julien's. Tak ada meja yang menjadi penyekat keduanya. Baik Nick, maupun Julien's bicara secara face to face.
Nick langsung memaki Julien's kala mata Julien's menatap tajam matanya. Julien's tak langsung membalas makian yang dilontarkan oleh Nick. Dirinya hanya melemparkan senyum kecil untuk membalas makian dari Nick tersebut.
"Kamu tanya kenapa? Harusnya kamu sendiri sudah tahu!" Jawab Nick dengan cukup tegas.
__ADS_1
"Salah paham itu maksud kamu?" Tanya Julien's kembali.
"Itu bukan salah paham. Tapi taktik licik kamu yang memang ingin menghancurkan restoran keluarga saya." Nick semakin emosi.
"Kamu selalu berkelit dari persoalan itu. Tapi kamu sendiri tidak bisa menerima semua kenyataan yang ada." Ucap Julien's.
"Kenyataan yang ada. Maksud kamu kejahatan yang kamu buat. Ingat Julien's, saya tidak akan pernah berhenti untuk membalas semua yang telah kamu buat pada restoran keluarga saya. Bagaimana kamu menghancurkan restoran keluarga saya dari dalam. Begitu juga dengan saya yang akan menghancurkan restoran kamu secara sistematis." Tegas Nick.
"Tapi itu cuman salah paham. Saya tidak pernah menghancurkan restoran ayah kamu. Ingat Nick. Itu hanya salah paham biasa. Jadi kamu harus bisa menerima itu semua." Tegas Julien's.
Mendengar ucapan dari Julien's. Nick yang semakin emosi, mencoba menonjok Julien's dengan tangannya yang terborgol. Nick tak terima dengan ucapan Julien's. Sehingga Nick berusaha untuk menonjok wajah Julien's.
__ADS_1
Mendengar keributan di ruang interogasi. Para polisi segera melihat apa yang terjadi.
,