
Usai berbalas pesan secara singkat, akhirnya Thomas bertemu dengan seorang pejabat tinggi yang ada di kota Nice. Seorang pria tua berambut putih, dengan pakaian rapi. Lebih dulu tiba di kafe yang akan menjadi tempat pertemuan bersama dengan Thomas.
Tak berselang lama Thomas dan pejabat lain dari pemerintah kota Nice memenuhi meja yang telah di pesan khusus oleh Thomas. Hanya satu kursi yang masih kosong, kursi itu adalah milik salah seorang yang bertugas di pusat olahraga dan kebudayaan di pemerintahan. Dia di kenal memiliki reputasi yang cukup baik di pemerintahan kota Nice. Hanya saja, keseringan bergaul dengan tikus-tikus nakal, menjadikannya seorang yang jahat seperti yang lainnya.
Orang yang di tunggu itu pun akhirnya tiba. Dia datang dengan dengan penampilan yang cukup rapi. Dasi berwarna merah yang di kenakan olehnya cukup keren. Di tambah jas biru yang mencolok, semakin membuat orang di jajaran pemerintahan kota Nice itu terlihat keren.
__ADS_1
Thomas yang berusaha mencairkan suasana. Langsung menawarkan makanan dan minuman yang hendak di pesan oleh jajaran pemerintahan kota Nice tersebut. Dia memanggil seorang pelayan untuk mencatat setiap makanan yang hendak di pesan. Hampir semuanya memesan hidangan Prancis yang cukup klasik. Hingga seleranya cukup berbeda dengan seorang Thomas yang lebih menyukai hidangan Prancis modern.
Sambil menunggu kedatangan dari setiap menu yang di pesan oleh jajaran petinggi pemerintahan kota Nice tersebut. Thomas mulai membuka perbincangan menuju ke arah gratifikasi. Sedikit perbincangan yang akhirnya di tanggapi oleh salah satu petinggi pemerintahan dengan cukup serius.
"Jika hadiah itu besar, saya pikir tidak akan ada yang mampu menolaknya. Begitu juga dengan saya." Ucap salah satu petinggi pemerintahan tersebut.
__ADS_1
Melihat respon positif dari para petinggi kota Nice. Thomas semakin yakin, dia bisa menyuap dengan mudah setiap pejabat tinggi kota Nice. Mereka hampir semuanya adalah mata duitan. Sehingga akan sangat mudah bagi seorang Thomas dalam mendapatkan suara mereka.
Thomas akhirnya tanpa basa-basi lagi, langsung mengutarakan keinginannya. Keinginan seorang Thomas akan proyek yang akan di buat. Di mana Thomas meminta jajaran pejabat kota Nice untuk memilih restoran Nick sebagai pemenang tender.
Melihat hadiah uang yang di janjikan oleh Thomas. Mereka bertiga sama-sama langsung tertarik untuk menerima uang dari Thomas tersebut. Apalagi jumlah uang yang di berikan oleh Thomas itu begitu banyak. Tentu akan sangat sulit bagi mereka bertiga untuk menolak uang pemberian dari Thomas tersebut.
__ADS_1
Akhirnya tanpa ragu, ketiganya menerima uang pemberian dari Thomas. Mereka pun siap memberikan suara mereka untuk restoran Nick. Sehingga pemenang tender sudah di pastikan akan jatuh pada restoran Nick. Mereka menjanjikan itu pada Thomas.
Thomas menyambut dengan senyuman penerimaan yang baik dari pejabat tinggi kota Nice tersebut. Dia bahagia dengan keputusan dari pejabat tinggi kota Nice tersebut. Dengan keputusan yang cukup final itu, Thomas sudah yakin jika restoran Nick akan memenangkan tender proyek yang ada di kota Nice. Proyek besar yang akan membuat restoran Nice semakin terkenal di penjuru kota Nice dan Prancis.