SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
PERMINTAAN NANIA


__ADS_3

Alex sudah benar-benar terobsesi pada seorang Nania. Cinta buta seorang Alex, tentu tidak mungkin bisa Nania bendung. Mengingat Alex adalah seorang yang egois terkadang.


Satu-satunya hal yang bisa membuat Alex berhenti untuk mendekati Nania, tentu adalah menghadirkan seorang perempuan lain di hati Alex. Dengan begitu, Alex akan menyudahi upayanya dalam mengejar cinta Nania yang tidak berujung tersebut.


Mungkin Nania bisa meminta bantuan pada Aurille. Mengingat Aurille adalah orang yang mencintai Alex. Nania harus membuat semangat Aurille untuk mendapatkan Alex kembali besar. Sehingga Alex akan sangat senang kembali dengan keberadaan dari Aurille di hatinya.


Namun kesalahpahaman di tempo hari itu, harus segera Nania selesaikan. Tidak mungkin Nania akan membiarkan semuanya menjadi tidak pasti. Nania harus segera membuat Aurille kembali percaya akan dirinya yang tidak mencintai seorang Alex. Itu yang harus Nania lakukan untuk membuat Aurille kembali bersemangat untuk mendapatkan cinta seorang Alex.


Pertama tentu Nania harus mengirimkan pesan pada seorang Aurille. Pesan itu berisi ajakan dari Nania untuk bertemu di sebuah kafe. Dalam pesan tersebut, Nania hanya mengajak Aurille untuk mengobrol semata. Tapi tujuan dari Nania tentu lebih dari sekedar mengobrol biasa saja. Dia ingin membahas lebih dalam lagi, perihal kemungkinan dari Aurille yang akan kembali memperjuangkan cintanya pada seorang Alex.


Pesan yang Nania kirim tak kunjung di baca oleh Aurille. Nania sempat berpikir jika Aurille masih marah pada Nania. Sehingga Nania khawatir pertemuan dengan Aurille tersebut akan gagal. Sehingga keinginan Nania untuk kembali menjodohkan Aurille dengan Alex akan gagal total.


Setengah jam kemudian, akhirnya balasan yang di tunggu oleh Nania tiba. Tanpa keberatan sama sekali, Aurille menerima ajakan nongkrong dari seorang Nania. Pertemuan itu pun di setujui oleh Nania dan Aurille di sebuah kafe yang lokasinya tak jauh dari apartemen seorang Aurille.


Nania harus bersiap untuk bertemu dengan Aurille. Pasalnya ini akan jadi kesempatan emas bagi Nania untuk membujuk Aurille untuk mau kembali dekat dengan Alex. Sehingga Nania akan bisa dengan mudah lepas dari bayang-bayang seorang Alex.


Tak perlu lama bagi Nania untuk menampilkan penampilan terbaiknya, hanya dengan riasan make up tipis. Nania sudah siap untuk menemui seorang Aurille. Dia begitu bahagia akan segera menemui sahabatnya tersebut. Apalagi ada misi yang di bawa oleh Nania. Misi yang tentu memiliki nilai tersendiri bagi seorang Nania.

__ADS_1


Aurille yang sudah tiba di kafe, terlihat begitu asyik dengan ponselnya. Hingga begitu Nania datang menghampiri dirinya. Dia hanya menyapa Nania, tapi kedua bola matanya fokus pada ponsel yang di pegang olehnya.


Nania pun langsung berpura-pura batuk untuk membuat Aurille bisa fokus dengan kehadiran dari dirinya. Aurille langsung menaruh ponselnya, lalu menawarkan Nania menu yang ingin di pesan oleh Nania. Mungkin segelas minuman atau sepotong roti ingin Nania pesan. Aurille siap memesankan untuk Nania.


Segelas jus jeruk saja bagi Nania sudah cukup untuk menemani dirinya mengobrol. Sementara Aurille banyak memesan makanan yang mungkin saja tidak akan dia makan. Tapi Aurille memesan makanan itu dengan begitu banyaknya.


"Kamu yakin memesan makanan sebanyak itu?" Tanya Nania.


"Kenapa tidak, aku begitu lapar. Sehingga aku ingin banyak makan di hari ini." Ucap Aurille dengan begitu semangatnya.


Semua pesanan sudah di catat oleh pelayan. Nania dan Aurille pun hanya menunggu pesanan dari mereka datang.


"Kamu lagi apa, kelihatannya sibuk banget?" Tanya Nania.


"Tidak, aku hanya sedang membaca komentar orang-orang saja. Terkadang aku tertawa melihat apa yang mereka tulis. Semuanya membuatku tertawa." Jawab Aurille sambil terus membaca.


"Hal yang tidak penting, aku pikir." Ucap Nania.

__ADS_1


"Tapi setiap orang punya kebahagiaannya masing-masing." Balas Aurille.


Nania pun sedikit kesal pada Aurille yang terlihat tidak memperdulikan keberadaan dari dirinya. Padahal selain ingin meminta Aurille untuk kembali mendekati Alex. Nania juga ingin menceritakan keadaan rumah tangganya pada Aurille. Tapi melihat respon dari Aurille yang terlihat begitu cuek. Membuat Nania begitu terlihat kesal. Hingga Nania mengancam akan pergi, jika Aurille terus sibuk dengan ponselnya. Nania datang menemui Aurille untuk bercerita. Tapi respon Aurille tidak sesuai dengan apa yang Nania harapkan. Dia terlihat cuek, membiarkan Nania bermain dengan dunianya sendiri.


"Aku pikir kamu lagi sibuk yah, jadi lebih baik aku pergi saja." Ancam Nania yang mulai merapikan tas miliknya.


Melihat Nania yang sudah bersiap-siap untuk pergi. Aurille dengan segera kembali menaruh ponselnya. Kemudian dia mulai memfokuskan diri pada Nania. Dia menatap wajah Nania, meminta Nania untuk bercerita apa yang sebenarnya terjadi.


Nania pun akhirnya mengurungkan niatnya untuk pergi dari kafe tersebut. Namun sebelum Nania bercerita, jus jeruk yang Nania pesan pun akhirnya tiba. Hingga Nania langsung meminum jus jeruk tersebut terlebih dahulu. Baru Nania dengan satu tarikan napas, menceritakan tentang restu dari mertuanya.


Aurille mengucapkan itu justru bagus. Sebab Nania tidak mengatakan jika yang di restui oleh ibu mertuanya itu adalah Nania dengan Alex. Bukan Nania dengan Julien's. Sehingga ini adalah alarm bahaya bagi Nania. Mengingat Nania sudah menikah dengan Julien's.


Aurille pun merasa tidak seberuntung Nania. Dia terlihat begitu sedih saat Nania mengatakan hal tersebut. Aurille sangat bersedih dengan apa yang terjadi. Nasibnya seolah berbeda dari Nania yang begitu mujur. Aurille tidak memiliki peruntungan seperti Nania yang begitu baik. Sehingga ada sedikit rasa cemburu dari dalam diri Aurille akan keuntungan yang di milik oleh Nania. Dimana Nania memiliki banyak keuntungan dengan segalanya.


Nania meminta Aurille untuk tidak berkecil hati. Sebab masih banyak hal yang harus Aurille syukuri di dalam hidupnya. Dia memiliki sesuatu yang lebih, sehingga tidak harus berkecil hati untuk apapun. Aurille harus bisa memaksimalkan setiap potensi dari dalam dirinya.


Kepercayaan diri dari seorang Aurille juga seharusnya membuat dirinya yakin. Aurille adalah sosok perempuan yang memiliki daya tarik tersendiri. Sehingga dia bisa menikmati setiap hidupnya secara baik.

__ADS_1


Nania pun meminta bantuan Aurille untuk dapat membuat Alex berhenti mengejar cinta seorang Nania. Nania seolah sudah lelah dengan apa yang di lakukan oleh Alex pada dirinya. Nania tidak ingin semakin membuat Alex patah hati dengan setiap penolakan yang di lakukan oleh Nania. Kehadiran seorang Aurille untuk Alex, di harapkan bisa membuat Alex menjadi lebih baik lagi. Nania mengharapkan hal tersebut pada seorang Aurille.


Aurille pun sebenarnya ingin memiliki Alex. Tapi Aurille terkadang sadar diri, dia begitu sulit untuk mendapatkan cinta seorang Alex. Berbagai usaha telah di lakukan oleh Aurille. Tapi beragam usaha dari Aurille tersebut kerap gagal. Hingga Aurille harus merasakan kesedihan tersendiri.


__ADS_2