
Nania nampaknya serius untuk membuat Alex jatuh cinta pada Aurille. Padahal Alex sudah mengatakan jika dirinya tidak memiliki perasaan apapun pada seorang Aurille. Tapi Nania tetap berusaha membuat Alex kembali jatuh cinta pada seorang Aurille. Mengingat jika Alex terus di biarkan untuk jatuh cinta pada dirinya sendiri. Lambat laun, rahasia pernikahan dirinya dengan Julien's akan terbongkar oleh seorang Alex. Hal yang harus Nania hindari.
Upaya pertama tentu melalui makan siang yang di adakan oleh Nania. Baik Aurille, maupun Alex. Keduanya tidak mengetahui, jika makan siang itu untuk tiga orang. Keduanya mengira makan siang itu hanya akan berlangsung berdua saja.
Nania sebagai orang yang mengajak makan siang bersama tersebut. Datang paling awal. 30 menit sebelum Alex dan Aurille tiba, Nania sudah berada di kafe tersebut. Nania sudah tidak sabar untuk menyambut kedatangan dari Aurille maupun Alex yang tentunya akan membuat keduanya jatuh cinta kembali. Terutama untuk Alex.
Untuk membuat kedua tidak canggung lagi, Nania juga sudah memesan makanan untuk Aurille makan siang. Begitu juga untuk Alex, Nania sudah memesan makan siang yang kerap di pesan oleh Alex. Nania hanya tinggal menunggu Alex dan Aurille yang mungkin akan segera tiba di kafe tersebut.
Alex tiba lebih dulu dari seorang Aurille yang hanya berbeda 1 menit saja dari Aurille. Alex dan Aurille duduk saling berhadapan, sementara Nania berada di tengah-tengah kedua temannya tersebut.
Rencana pertama Nania berhasil, Aurille dan Alex sudah berad dalam satu meja yang sama. Alex yang sempat menolak cinta Aurille. Terlihat canggung kembali bertemu dengan Aurille. Hingga Alex terlihat tidak nyaman dengan pertemuan antara dirinya dengan Aurille.
__ADS_1
Namun rasa canggung dari Alex, seketika hilang saat Nania mulai memainkan perannya sebagai seorang mak comblang. Dimana Nania mulai meninggikan Aurille yang di kenal sebagai seorang perempuan petarung. Sehingga penolakan dari seorang Alex pada dirinya, tidak berpengaruh besar dalam hidupnya. Bahkan Aurille siap kembali memperjuangkan cintanya pada Alex.
Ucapan dari Nania, langsung di sambut dengan sebuah injakan keras dari seorang Aurille. Dia langsung menginjak Nania dengan keras. Mengingat apa yang di katakan oleh Nania tidak sepenuhnya benar. Hingga Aurille begitu malu ucapan dari Nania itu di salah artikan oleh seorang Alex.
Mendengar ucapan dari Nania akan Aurille, Alex mengaku salut pada seorang Aurille. Dia menganggap bahwa seorang perempuan terkadang memang harus memperjuangkan cintanya. Tapi mereka juga harus sadar akan cinta yang di perjuangkan. Sehingga mereka tidak terlalu berharap penuh akan cintanya. Ekpektasi tidak boleh melebihi batas dari realitas.
Ucapan menohok dari Alex itu begitu terasa menyakitkan bagi seorang Aurille. Ucapan yang seolah menjadi jawaban dari seorang Alex akan cintanya yang sama sekali tidak pernah ada untuk Aurille.
Rasanya Aurille ingin menangis dengan ucapan dari Alex yang membuat hatinya begitu teriris. Alex seolah tidak memiliki hati untuk mengatakan hal yang paling menyakitkan bagi seorang perempuan. Alex tidak menghargai seorang perempuan yang berjuang mati-matian. Padahal dirinya sendiri juga tengah berjuang untuk mendapatkan cinta seorang Nania. Walaupun cintanya bisa di bilang hampir sama seperti yang Aurille rasakan. Cinta bertepuk sebelah tangan.
Alex merasa tidak pernah mengatakan hal yang kasar. Tapi Alex mengatakan hal yang memang sebuah kenyataan. Itu yang Alex rasakan, saat itu. Alex tidak ingin terlalu memberikan harapan yang besar pada seorang Aurille. Dia ingin berkata sejujurnya saja, apa yang dia rasakan saat ini. Perasaan yang hampa di dalam hatinya tersebut.
__ADS_1
Nania mengikuti Aurille yang memilih pergi dari acara makan siang tersebut. Mungkin Nania bisa menenangkan Aurille yang begitu tertampar oleh ucapan dari seorang Alex. Nania harap, Aurille tidak sakit hati dengan ucapan dari Alex. Walaupun sudah pasti ada luka yang mungkin terjadi di hatinya.
Di dalam mobil miliknya, Aurille menangis sekencang-kencangnya. Dia semakin sakit hati dengan apa yang di ucapkan oleh Alex pada dirinya. Cinta Aurille yang tulus pada Alex, justru mendapat sebuah balasan yang tidak pernah dia pikirkan. Cinta itu di balas Alex dengan sebuah perkataan yang menyakiti hatinya. Pikiran seorang Aurille juga turut kacau dengan ucapan dari Alex tersebut. Dia benar-benar membenci seorang Alex kini.
Tak hanya membenci seorang Alex. Aurille juga marah besar pada Nania yang telah mengatakan hal yang tida pernah dia katakan. Nania menceritakan seolah Aurille benar-benar berharap besar pada Alex. Padahal Aurille sudah tidak berharap lagi, walaupun masih ada cinta dalam diri Aurille pada seorang Alex.
Nania meminta Aurille membuka pintu mobilnya. Dia ingin berbicara empat mata dengan seorang Aurille. Tapi Aurille memilih untuk melampiaskan kesedihannya sendiri saja. Tanpa harus di temani oleh Nania yang dianggap oleh Aurille sangat tida etis.
Nania telah membuat Aurille kecewa berat. Padahal Aurille tahu, dahulu Nania adalah seorang sahabat Aurille yang di kenal sebagai orang yang paling baik. Tapi kini Aurille sudah tidak ingin berteman dengan Nania lagi. Semuanya sudah Aurille putuskan untuk tidak bersama lagi dengan Nania.
Nania menyesali pertemuan di hari ini. Nania menyesal telah mengajak Aurille makan siang bersama dirinya. Apalagi mengucapkan kalimat yang sebenarnya Aurille tidak pernah ucapkan. Ini bumerang bagi seorang Nania. Persahabatan yang dulu begitu erat, kita siap-siap untuk renggang dengan sendirinya. Ini semua akibat ulah Nania sendiri. Nania yang membuat semuanya menjadi rumit seperti benang kusut.
__ADS_1
Alex yang juga marah pada Nania yang terus berusaha membuat dirinya jatuh cinta pada Aurille. Mengaku cukup kecewa dengan sikap dari Nania. Bagi Alex, Nania terlalu berlebihan dalam menafsirkan rasa cintanya. Hingga Alex kecewa juga pada Nania.
Acara makan siang yang Nania rancang dengan matang-matang. Kini berubah menjadi malapetaka bagi seorang Nania. Alex mungkin akan sama mencintai Nania, sekali pun Nania membuat Alex kecewa di hari ini. Tapi tidak dengan Aurille yang mungkin akan memutuskan silaturahmi dirinya dengan Nania. Mengingat Nania telah membuat Aurille cukup kecewa berat.