
Selepas pulang bekerja, Alex langsung mengirimkan pesan pada seorang Nania. Pesan berisi ajakan untuk jalan-jalan tersebut. Sempat di tolak oleh Nania dengan mentah-mentah. Tapi Alex tidak menyerah begitu saja. Dia terus berusaha agar Nania mau untuk jalan dengan dirinya.
Usaha dari Alex akhirnya berjalan dengan baik. Nania meminta Alex untuk izin terlebih dahulu pada Julien's, jika dirinya ingin mengajak Nania jalan. Sebab Julien's adalah bos dari Nania. Apapun yang Nania lakukan, harus atas seizin dari Julien's. Alex harus melakukan izin terlebih dahulu pada orang yang Alex sebagai bos Nania tersebut.
Alex mengirimkan pesan pada Julien's. Namun Julien's langsung melakukan panggilan telepon pada Alex. Dia ingin berbicara langsung pada Alex, mengapa ibunya ingin mengajak Nania jalan-jalan.
"Hallo Alex." Sapa Julien's.
"Hallo Kak." Jawab Alex.
"Kamu tidak bohongkan, kalau ibu yang meminta kamu menjemput Nania?" Tanya Julien's setengah yakin.
"Terus aku bohong gitu maksud Kakak. Tidaklah Kak, aku berbicara serius ini." Jawab Alex kembali meyakinkan Julien's.
Mungkin Julien's bisa langsung menghubungi ibunya untuk memastikan Alex benar-benar di minta untuk menjemput Nania. Sebab Julien's khawatir, ini akan jadi akal bulus dari Alex dalam mendekati Nania. Julien's harus lebih bisa melindungi Nania dari pria seperti Alex. Sebab pria seperti Alex ini yang sangat berbahaya. Dia bisa terlihat biasa saja. Padahal dirinya tengah mengincar Nania untuk di jadikan teman hidup. Itu yang harus Julien's pikirkan matang-matang.
__ADS_1
Mengakhiri panggilan telepon dengan Alex, Julien's pun langsung mengalihkan panggilan telepon tersebut pada ibunya. Tentu ini penting, sebab dengan begitu Julien's bisa percaya seratus persen pada Alex.
Julien's mendapatkan jawaban yang sama dari ibunya. Ibunya tersebut memang meminta Alex untuk menjemput seorang Nania. Sebelum Julien's menelpon ibunya, Alex sudah lebih dulu meminta ibunya untuk mengatakan hal yang sama. Sehingga kebohongan dari Alex tidak akan terbongkar oleh Julien's. Alex pun bisa dengan mudah jalan bersama dengan Nania.
Tidak ingin jadi anak durhaka, Julien's akhirnya mengizinkan Alex untuk jalan bersama dengan Nania. Alex pun begitu bahagia saat Julien's mulai mengizinkan dirinya untuk membawa Nania pergi jalan-jalan.
Alex meminta Nania dandan secantik mungkin, sebab Alex ingin menyatakan perasaan cintanya pada Nania. Begitu juga dengan Alex yang siap tampil keren demi menarik perhatian seorang Nania.
Alex siap menyambut momen jalan dirinya bersama dengan Nania penuh dengan kebahagiaan. Sehingga Alex dan Nania bisa merasakan suasana kota Nice dengan berdua saja. Menikmati setiap jalanan kota yang indah. Apalagi jika Nania menerima cinta seorang Alex. Bukan tidak mungkin perjalanan itu akan terasa demi indah saja.
Alex mempersiapkan diri dengan pakaian yang rapi. Tidak lupa minyak wangi dengan aroma yang mewah di semprotkan oleh Alex ke badannya. Aroma ini mungkin akan membuat Nania semakin jatuh cinta pada seorang Alex.
Penampilan rapi Alex langsung mendapat pujian dari ibunya. Ibunya yakin, Nania akan jatuh cinta pada seorang Alex. Sehingga usaha Alex untuk mendapatkan cinta Nania terbuka dengan begitu lebarnya.
Sebelum berangkat, Alex meminta izin pada ibunya untuk pergi menemui Nania. Alex meminta ibunya untuk mendoakan dirinya agar sukses mendapatkan cinta seorang Nania. Alex akan sangat bahagia bila mendapat cinta dari seorang Nania. Dia tidak akan pernah bisa berkata jika Nania menerima cintanya yang tulus. Sebuah harapan dari Alex yang telah lama dia idamkan. Mendapatkan cinta seorang Nania.
__ADS_1
Doa ibunya senantiasa menyertai seorang Alex. Dia tidak akan berhenti berdoa untuk keberhasilan seorang Alex dalam mendapatkan cinta Nania. Apalagi Alex terlihat begitu bersungguh-sungguh dalam mendapatkan cinta Nania. Sehingga ibunya yakin, Alex akan mendapatkan cinta Nania.
Ibunya mengantar Alex hingga menuju mobil. Dia terus mengelus lembut punggung Alex. Memberikan Alex sedikit semangat untuk terus melangkah maju mendapatkan cinta Nania. Mungkin ini adalah waktu yang tepat bagi Alex untuk mendapatkan cinta seorang Nania yang telah lama di idamkan oleh Alex tersebut.
Sepanjang perjalanan Alex terus menatap bunga yang berada di samping kursi kemudi mobilnya. Bunga itu sudah Alex siapkan untuk di berikan pada Nania, Alex berharap Nania akan menyukai bunga yang dia bawa tersebut. Sehingga ungkapan cinta yang akan di lakukan oleh Alex menjadi jauh lebih romantis lagi.
Tiba di rumah Julien's, Nania sudah berada di depan gerbang rumah Julien's. Hingga Alex tidak harus menunggu terlalu lama. Begitu Nania masuk ke dalam mobil Alex, Nania langsung di sambut oleh bucket bunga yang telah di persiapkan oleh Alex. Dengan ucapan romantis, Alex memberikan bucket bunga tersebut pada Nania.
Nania terlihat malu-malu saat menerima bucket bunga pemberian dari seorang Alex. Sebelum akhirnya Nania menerima bucket bunga tersebut. Nania tak lupa mengucapkan terima kasih atas bucket bunga dari Alex tersebut. Bunga yang indah, dengan harga mahal itu memang begitu indah. Tapi Keindahan bunga tersebut mengalahkan kecantikan seorang Nania. Seperti itulah yang Alex ucapkan pada Nania.
Tidak ingin membiarkan Alex terlalu lama melakukan gombalannya padanya. Nania pun meminta Alex segera untuk membawa mobilnya tersebut menuju tempat yang akan Alex jadikan tempat jalan-jalan tersebut.
Bukannya menjalankan mobilnya, Alex justru berbicara secara berbelit-belit. Hingga Nania yang mulai kesal dengan Alex. Terlihat begitu marah saat Alex tidak kunjung membawa pergi mobilnya. Alex sebenarnya ingin membawa Nania ke pinggir pantai, menyaksikan bagaimana matahari terbenam. Tapi Alex masih ragu untuk membawa Nania ke tempat tersebut. Entah apa yang membuat Alex ragu akan hal tersebut, sehingga dia tidak kunjung membawa Nania menuju pantai yang menjadi tempat dirinya akan menyatakan cinta.
Alex yang mulai tidak jelas, akhirnya membuat Nania mulai kesal. Dia melepaskan sabuk pengaman yang sempat terpasang melingkar di tubuhnya. Kemudian dia segera bersiap keluar dari dalam mobil. Walaupun Alex berusaha menahan tangannya, tapi Nania yang terlanjur kecewa pada Alex. Dia tetap memilih kembali masuk ke dalam rumah Julien's. Nania mengunci pintu gerbang, hingga Alex tidak dapat mengikuti dirinya.
__ADS_1
Alex berteriak nama Nania, tapi Nasi tidak kunjung membuka pintu gerbang rumah Julien's. Hingga ada sedikit penyesalan yang ada dalam diri Alex. Dia terlihat begitu menyesali dengan semua yang terjadi. Namun mungkin ini belum saatnya bagi Alex untuk menyatakan cinta pada Nania. Waktu masih panjang bagi Alex untuk menyatakan cintanya pada Nania. Sehingga tidak hari ini pun, masih ada hari-hari lain yang akan di gunakan oleh Alex untuk menyatakan perasaan cintanya pada seorang Nania.