SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
DEEP TALK


__ADS_3

Perasaan Alex yang tidak karuan saat berada jauh dari Nania. Mengharuskan Alex untuk segera mendatangi seorang psikiater. Mungkin ini cara yang paling baik, yang harus Alex lakukan. Cara terbaik dalam melampiaskan semua hal yang ingin di ceritakan oleh dirinya.


Alex saat ini tidak butuh solusi, tapi dia hanya membutuhkan seseorang yang mampu mendengar setiap cerita yang dia ucapkan. Cerita yang menurutnya cukup tragis. Dimana Alex harus mati-matian untuk mendapatkan cinta seorang Nania yang belum tentu dia dapatkan. Padahal Alex berharap cintanya pada Nania tidak bertepuk sebelah tangan.


Seorang ahli psikologi yang cukup terkenal di Nice, Alex datangi. Alex ingin berkonsultasi dengan psikolog tersebut. Mungkin Alex akan bisa lebih tenang lagi, saat Alex sudah menceritakan semua kesedihan yang di alami oleh dirinya. Kesedihan akan kehilangan sosok Nania yang bagi Alex begitu penting di hidupnya.


Setibanya di tempat psikolog tersebut. Alex tidak langsung masuk ke dalam ruangan psikolog tersebut. Dia lebih memilih untuk berdiam diri sejenak. Kembali memikirkan apa saja yang ingin Alex ceritakan pada psikolog nantinya. Ada beberapa hal yang Alex harus simpan untuk dirinya sendiri, tanpa harus Alex ceritakan pada orang lain. Sehingga itu hanya akan jadi rahasia bagi dirinya sendiri.


Usai mendapatkan jawaban dari apa yang ingin di tanyakan pada psikolog nantinya. Alex kemudian masuk ke ruangan psikolog yang saat itu sudah tidak ada orang. Mengingat Alex adalah pasien terakhir dari psikolog tersebut.

__ADS_1


Dengan ramahnya, psikolog itu meminta Alex untuk duduk di hadapan dirinya. Menawarkan segelas air putih, hingga menatap kedua bola mata Alex dengan tatapan penuh keyakinan. Menyalurkan energi positif yang mungkin saja di butuhkan oleh Alex.


Semua energi positif yang di tunjukkan oleh psikolog itu, lambat laun membuat Alex terlihat begitu semakin bersemangat. Dia nampak bahagia dengan semua sikap yang di tunjukkan oleh psikolog.


Segelas yang yang tawarkan oleh psikolog itu akhirnya datang. Alex langsung di persilakan oleh psikolog itu untuk meminum segelas air tersebut. Mengingat Alex terlihat begitu gugup. Hingga segelas air mungkin saja akan mengurangi rasa gugup dari seorang Alex yang terlihat semakin besar tersebut.


Karim adalah seorang pemuda keturunan Aljazair yang sudah sejak kecil tinggal di Nice. Dia berhasil mendarat di Nice setelah kapal keluarganya yang berasal dari Aljazair terombang-ambing di lautan lepas. Karim adalah orang yang beruntung yang dapat selamat, mengingat banyak pengungsi yang saat itu tidak sampai di Nice. Setelah kapal yang mereka tumpangi tidak mendarat dengan baik.


Karim mulai mengajak Alex mengobrol secara santai. Alex yang hanya membutuhkan seseorang untuk di ajak bicara. Mulai menceritakan bagaimana permasalahan yang sedang dia hadapi. Persoalan yang cukup pelik bagi Alex tersebut, di harapkan dapat di tanggapi oleh Karim dengan baik. Selama ini Alex tidak menemukan sosok yang mampu mengerti dirinya. Sehingga satu-satunya jalan keluar bagi Alex adalah bertemu dengan seorang psikolog. Sehingga Alex bisa puas bercerita pada seorang psikolog. Tanpa pernah mendapat penghakiman yang biasa di lakukan oleh teman-temannya.

__ADS_1


Alex yang bercerita panjang lebar, perlahan mulai meneteskan air mata. Apalagi saat Alex menceritakan bagaimana dirinya harus berusaha membuat hidupnya bahagia tanpa Nania. Rasanya itu begitu berat untuk dirinya. Perasaan Alex terkekang, hingga Alex tidak bisa melepaskan cintanya pada seorang Nania.


Alex ingin mengungkapkan perasaan cintanya pada Nania. Tapi Alex takut, rasa cintanya itu salah. Sehingga dia akan menjadi semakin kalang kabut dalam mendapatkan cinta seorang Nania. Alex tidak ingin melakukan hal tersebut.


Karim mengerti betul perasaan seorang Alex yang begitu rapuh. Dia merasa apa yang Alex rasakan, mungkin di rasakan juga oleh setiap pria dewasa. Bagaimana dia berusaha menutupi rasa cintanya pada perempuan yang dia sukai. Tapi Alex ingin terus bersama perempuan tersebut. Hingga hanya ada keinginan, tapi harus terus dihantui oleh ketakutan. Hal yang buat Alex semakin dilema besar.


Karim tidak memberikan masukan apapun. Dia hanya meminta Alex untuk jujur pada perasaan dari dalam hatinya saja. Alex harus berani untuk mengatakan bahwa dirinya memang jatuh cinta pada Nania. Sehingga tidak ada lagi perasaan dari seorang Alex yang takut akan Nania. Takut penolakan dari Nania, hingga takut dalam hal lainnya. Alex tidak harus takut semua hal buruk tersebut. Jujur pada perasaan sendiri adalah hal yang paling penting saat ini. Dengan kejujuran itu, Alex bisa mengetahui dirinya yang sebenarnya. Diri seorang Alex yang terkenal begitu tegar dan kuat.


Alex tersenyum saat mendengar semua ucapan dari Karim. Namun yang membuat Alex lebih senang adalah Karim yang mau mendengarkan dirinya untuk berbicara. Selama ini Alex tidak memiliki waktu untuk berbicara secara terbuka tersebut pada siapa saja. Sehingga Alex harus menyimpan rasa bersalah dari dirinya rapat-rapat. Padahal Alex begitu ingin menceritakan kesedihan yang di alami oleh dirinya pada seseorang. Hingga dia benar-benar bisa meluapkan semua keluh kesah dari dirinya pada seorang Karim. Hingga Alex pun kini merasa lebih ringan lagi. Tidak ada lagi beban yang harus di tanggung oleh Alex.

__ADS_1


__ADS_2