
Belum sampai di vila, ulah ibunya telah membuat seorang Julien's merasa begitu kesal. Bagaimana tidak, dia menghentikan mobil Julien's yang membawa seluruh anggota keluarganya. Ibunya berdiri di jalanan untuk menghentikan mobil dari Julien's tersebut.
Untung penglihatan seorang Julien's masih begitu tajam. Hingga dia bisa menghentikan mobilnya secara pas. Ibunya pun tidak tertabrak oleh seorang Julien's.
Ibu Julien's itu lantas mendatangi Julien's yang masih berada di dalam mobilnya. Dia mengetuk kaca mobil depan. Perlahan Julien's yang duduk di bagian depan mobil, mulai membuka kaca mobilnya tersebut. Dia pun yang kesal pada ibunya, langsung menggerutu pada ibunya tersebut.
Ibunya tak peduli dengan amarah seorang Julien's. Dia tetap berusaha menjalankan misinya dalam membuat seorang Alex bisa satu mobil dengan seorang Nania.
"Misi Pak, apakah saya boleh meminta sesuatu?" tanya ibu Julien's sedikit bercanda.
__ADS_1
"Ada apa sih Bu, jangan bercanda seperti itu. Gak lucu sama sekali." jawab Julien's dengan wajah yang semakin kesal.
"Siapa yang bercanda, Ibu memang sedang mencari seseorang. Apakah di sini ada yang namanya Nania?" ujar ibunya.
Nania yang ada di dalam mobil itu pun sedikit bingung dengan maksud dari ibu mertuanya tersebut. Hingga dia tidak tahu harus melakukan apa untuk merespon pertanyaan dari ibu mertuanya tersebut. Nania super bingung untuk melakukan apa yang hendak di lakukan olehnya.
Julien's pun sekali lagi bertanya maksud kedatangan dari ibunya tersebut. Apalagi ibunya tersebut datang secara tiba-tiba. Itu yang membuat Julien's begitu heran dengan kedatangan dari ibunya. Apakah ini akan menjadi sebuah petaka baru untuk Julien's, mengingat ibunya kerap membuat Julien's sedikit kesal. Sebab dia kerap mencari cara untuk mendekatkan Nania dengan seorang Alex. Tentu itu membuat Julien's panas hati.
Ibu Julien's pun meminta Nania turun dari dalam mobil Julien's. Nania pun menatap ke arah Julien's, sebelum sebuah dorongan di lakukan oleh Beatrice. Dia meminta Nania untuk turun dari dalam mobil Julien's.
__ADS_1
Nania pun akhirnya turun dari dalam mobil Julien's. Lalu dia menghampiri mertuanya itu. Dia masih bingung dengan tujuan dari mertuanya yang memanggil Nania menujunya. Hingga Nania pun berjalan dengan wajah penuh tanda tanya.
"Ada apa yah Bu?" tanya Nania dengan wajah bingung.
"Nania sayang, kamu naik mobil saja. Daripada kamu naik mobil bareng-bareng mereka. Mending kamu naik mobil Alex saja." pinta ibu Julien's.
"Tidak. Nania akan tetap satu mobil dengan aku. Dia harus memperhatikan Romeo dan Theo." ujar Julien's dengan tegasnya.
Ibu Julien's itu melirik ke arah Marrisa. Dia melihat sosok perempuan lain yang ada di dalam mobil Julien's. Mungkin dia bisa menggantikan posisi Nania sebagai pengasuh dari Romeo dan Theo. Apalagi Theo dan Romeo terlihat berada di satu barisan dengan Marrisa. Sehingga Theo dan Romeo bisa di asuh oleh Marrisa. Itu yang di sarankan oleh ibu Julien's.
__ADS_1