
Tak harus menunggu pulang kerja. Thomas langsung menempati janjinya untuk menjenguk seorang Nick. Selesai makan siang, dia segera mengganti pakaian kerjanya. Dengan sebuah kaos yang berselimutkan sweater berwarna biru. Thomas dengan segera mendatangi penjara. Tujuannya jelas untuk menemui seorang Nick.
Thomas terus mencari alasan dari dirinya yang tak kunjung menemui Nick di penjara. Tentu Nick akan mempertanyakan keberadaan seorang Thomas yang tak urung datang ke penjara. Padahal Nick begitu menunggu kedatangan dia di penjara. Tapi Thomas tak urung menemui dirinya.
"Bagaimana cara yang tepat ngomong ke pak Nick. Dia mungkin butuh penjelasan logis. Dia tak mungkin menerima penjelasan yang tak logis baginya. Tentu aku harus mencari jawaban pasti untuk dirinya." Pikir Thomas sepanjang menyetir mobil.
Secara tak sengaja bayang-bayang seorang Oscar melintas di pikirannya. Mungkin Oscar bisa menjadi tameng untuk Thomas dalam mencari jawaban akan Nick. Oscar bisa membantu Nick dalam mendapatkan jawaban dari segala pertanyaan yang akan dipertanyakan oleh Nick.
Thomas menepikan mobilnya sejenak. Dia memasang earphone nirkabel ke dalam telinga kanannya. Kemudian dia mulai menghubungi Oscar untuk pergi bersamanya menuju penjara.
__ADS_1
Oscar yang sedang memulai pekerjaan di hari pertamanya ini. Tentu tidak dapat pergi bersama Nick. Tapi Oscar juga tidak akan mengatakan jika dirinya telah mendapatkan sebuah pekerjaan baru. Tentu itu akan jadi pertanyaan bagi Thomas. Hingga Oscar harus mencari jawaban lain dalam menolak permintaan dari Thomas.
Otak Oscar begitu buntu untuk menemukan jawaban yang pasti. Dia tak menemukan jawaban itu. Hingga dia bingung harus mengatakan apa pada Thomas akan penolakan darinya tersebut.
Thomas terus merayu Oscar untuk pergi bersamanya. Oscar berjanji akan mentraktir makan Oscar, jika dia mau pergi bersama Thomas ke penjara. Tapi Oscar tetap menolak ajakan itu. Tapi Oscar tidak memberikan jawaban pasti yang bisa di terima oleh Thomas dengan begitu logisnya.
" Saya..... Harus....." Oscar begitu gugup untuk menjawab ajakan dari Thomas tersebut.
"Tapi pak.." Oscar mencoba menolak.
__ADS_1
"Tapi apa? Katakan yang jelas Oscar!" Thomas sedikit kesal.
"Tapi saya tidak bisa pak. Saya harus pergi mengantar teman saya ke Toulouse." Jawab Oscar dengan penuh keyakinan.
"Ada urusan apa kamu dan teman kamu ke Toulouse?" Tanya Thomas.
"Saya tidak tahu. Tapi teman saya meminta saya untuk pergi ke Toulouse hari ini." Jawab Oscar kembali.
"Baiklah jika kamu memang tidak bisa menemani saya buat bertemu dengan pak Nick. Tapi saya harap, lain kali kita bisa menemui pak Nick bersama." Ucap Thomas penuh harap.
__ADS_1
Oscar yang sudah di minta untuk segera mengantar makanan. Harus segera mengakhiri panggilan telepon dari Thomas. Jerome yang terus menunjukkan sikap juteknya. Berusaha membuat Oscar tidak nyaman. Tentu dengan bentakan yang dilakukan olehnya. Oscar di harap akan menjadi tidak nyaman.
Thomas sendiri terpaksa harus mencari cara lain untuk menjawab semua pertanyaan yang mungkin akan di lontarkan oleh Nick. Jawaban pasti yang harus Thomas hantarkan pada Nick. Tapi bukan jawaban yang menggantung yang tentu akan menjadi pertanyaan selanjutnya dari Nick. Thomas harus bisa menjawab semua pertanyaan dari Nick tersebut.