SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
PENEMUAN MENGEJUTKAN BEATRICE


__ADS_3

Tak ingin hartanya dikuasai oleh Nania. Secara diam-diam Beatrice melakukan penyadapan terhadap rekening milik Julien's. Dengan bantuan dari salah seorang saudaranya. Beatrice mulai melihat setiap transaksi yang dilakukan oleh Julien's.


Hatinya remuk. Ketika Beatrice mengetahui banyak transfer yang dilakukan Julien's pada sebuah rumah bordil di pinggiran kota Nice. Setiap minggu Julien's bisa melakukan transaksi lebih dari 2 kali. Itu artinya Julien's selama ini sering menghabiskan waktu bersama perempuan penghibur.


Air matanya perlahan menetes mengetahui kenyataan pahit itu. Dia merasakan kesedihan yang dialami Julien's selama ini. Dimana Julien's harus melampiaskan nafsu seksualnya pada perempuan penghibur. Sebab penyakit kanker yang menyerangnya dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini.


Beatrice merasa gagal jadi seorang istri. Dia tidak mampu memenuhi kebutuhan batin Julien's. Sehingga Julien's harus mencari pelampiasan lain untuk menyalurkannya.

__ADS_1


Ditengah rasa sedihnya itu. Romeo yang masih berusia dibawah 6 tahun juga tak begitu mengenal Beatrice. Dimana Romeo selama ini lebih banyak diasuh oleh seorang baby sitter dibanding bersamanya yang banyak bolak balik ke rumah sakit. Dia menatap wajah Romeo yang nampak tak mengenalinya.


Tak hanya kenyataan pahit perihal Julien's dan Romeo. Beatrice juga mendapatkan kabar buruk perihal Marrie. Marrie yang awalnya adalah seorang yang ceria, perlahan tumbuh menjadi seorang remaja yang pemurung. Dia tak begitu bahagia menjalani hari-harinya. Sebab dia tidak memiliki seorang ibu yang benar-benar bisa mendengarkannya untuk bercerita.


Kenyataan pahit itu semakin diperparah dengan kabar dari guru Marrie yang mengatakan terjadi penurunan nilai Marrie di sekolah dalam 2 tahun terakhir. Sehingga Beatrice di dorong untuk bisa lebih memotivasi Marrie, agar kembali ke prestasi sebelumnya.


Hatinya mulai melunak dengan permintaan Julien's padanya. Bukan ide gila buat Beatrice terima jika Julien's kembali menikah. Dia tidak akan melihat suaminya pergi ke rumah bordil untuk tidur dengan banyak perempuan. Juga akan ada kasih sayang yang cukup untuk ketiga anaknya.

__ADS_1


Disisi lain Beatrice masih takut. Dia takut kehilangan Julien's. Mengingat rasa cinta Beatrice yang begitu dalam pada Julien's. Sehingga jika dia kehilangan Julien's seutuhnya, hidupnya akan benar-benar hancur.


Dilema yang amat dalam di hatinya saat ini. Bertahan dengan kenyataan pahit, tapi melepaskan demi kebahagiaan. Ah dia begitu sulit untuk memutuskan itu semua. Sebab keinginan terbesarnya adalah dia tetap jadi seorang ratu di hati Julien's. Juga menjadi seorang ibu bagi anak-anaknya. Bukan membaginya.


Dia menatap pada sebuah photo keluarga 5 tahun lalu. Ketika itu Beatrice belum di diagnosa kanker. Kebahagiaan begitu terpancar dalam photo itu. Semuanya saling melengkapi. Dia meneteskan air mata ketika ingatannya kembali ke masa bahagia tersebut.


Beatrice mengambil photo tersebut, kemudian memeluk erat photo itu. Dia berharap suatu hari nanti kenangan manis itu akan kembali terulang. Sehingga keluarganya kembali menjadi keluarga yang bahagia.

__ADS_1


Namun dia sadar, itu suatu hal yang sulit. Sehingga dia benar-benar mulai terpikir untuk memberikan lampu hijau pada hubungan Julien's dan Nania. Tujuannya jelas untuk menyelamatkan Julien's, pastinya memberikan kasih sayang pada ketiga anaknya.


__ADS_2