SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
THOMAS MENAWARKAN PEKERJAAN PADA OSCAR


__ADS_3

Belum bekerja di restoran Julien's saja. Sebuah masalah baru langsung harus dihadapi oleh Oscar. Mungkin ini menjadi dilema paling besar dalam hidupnya. Pasalnya Oscar mendapatkan tawaran pekerjaan dari Thomas sebagai seorang pelayan di restoran milik Nick.


Thomas bahkan langsung mengundang Oscar ke restoran yang saat ini dia kelola. Dengan begitu, Thomas berharap Oscar akan menerima tawaran darinya untuk bekerja di restorannya. Seperti Oscar cocok sebagai seorang pelayan. Mengingat wajah Oscar yang tampan, bisa menjadi daya tarik bagi pelanggan di restoran miliknya.


Oscar begitu bingung untuk menjawab tawaran dari Thomas itu. Pasalnya Oscar sudah menerima tawaran menjadi kurir di restoran milik Julien's. Tentu ini menjadi sebuah simalakama bagi seorang Oscar.


Oscar terdiam. Mungkin di pikirannya saat ini berkecamuk hebat. Satu sisi ingin merasakan menjadi seorang kurir sebuah restoran. Tapi di sisi lain, Oscar tidak enak hati untuk menolak tawaran dari Thomas kepadanya. Dia benar-benar berada di sebuah persimpangan sulit.

__ADS_1


Thomas kembali bertanya lagi pada Oscar. Dia ingin menanyakan apakah tawaran dari Thomas tersebut diterima oleh Oscar. Atau justru sebaliknya, Oscar menolak tawaran dari Thomas tersebut.


Dengan terbata-bata, Oscar masih belum bisa memutuskan. Bagaimana dengan Julien's, jika dia menerima tawaran dari Thomas. Tapi Oscar juga tidak mungkin mengecewakan Thomas yang jelas-jelas sudah sering membantu dirinya. Ah sial bagi Thomas untuk bisa mengambil keputusan penting tersebut.


Oscar meminta waktu pada Thomas untuk menjawab tawaran pekerjaan dari Thomas tersebut. Dia mungkin butuh waktu yang cukup untuk memikirkan tawaran pekerjaan dari Thomas itu. Memang Oscar sedang membutuhkan pekerjaan. Tapi Oscar juga harus melihat jenis pekerjaan yang akan diterima olehnya. Dia tidak mau, bekerja tidak sesuai dengan ekspektasi dari Thomas. Mengingat restoran yang kini dikelola oleh Thomas adalah restoran besar dengan pengunjung dari kalangan kelas atas. Hingga Oscar harus memiliki sebuah keberanian ketika menghadapi mereka. Bukan dalam hal bertarung, tentunya. Tapi dalam persoalan pelayanan prima yang akan Oscar berikan.


Benar, memang apa yang diucapkan oleh Thomas adalah sebuah kebenaran. Terkadang Oscar mengalami kebosanan yang teramat. Dia terkadang ingin melakukan aktivitas yang sama dengan orang lain yang bekerja. Bekerja adalah aktivitas yang paling mungkin bisa dilakukan oleh Oscar. Apapun pekerjaan yang mungkin dia akan kerjakan. Selama pekerjaan itu bisa dia kerjakan, maka Oscar akan melakukan pekerjaan itu.

__ADS_1


Tak hanya menawarkan sebuah pekerjaan yang membuat Oscar dilema berat. Thomas juga kembali mengorek akan pencapaian Oscar dalam mempengaruhi seorang Marrie. Thomas ingin mengetahui apakah Oscar telah melakukan tindakan yang bisa membuat Marrie malu. Hingga bisa berdampak pada Julien's.


Lagi dan lagi, apa yang ditanyakan oleh Thomas adalah pertanyaan yang sulit dijawab oleh Oscar. Oscar yang mulai jatuh hati pada seorang Marrie. Tentu tidak akan melakukan tindakan yang Thomas inginkan. Menyakiti Marrie, sama saja dia menyakiti dirinya sendiri.


Marrie begitu baik pada Oscar. Dia membela Oscar di hadapan ibunya. Begitu juga dengan pembelaan dia di depan Julien's. Terkadang begitu menguntungkan bagi seorang Oscar. Marrie begitu baik pada Oscar. Hingga Oscar tak tega untuk berbuat itu semua pada Marrie.


Namun demi membuat Thomas bisa sedikit lebih tenang. Oscar terpaksa berbohong kepadanya. Dia mengatakan jika dalam tempo dekat, Oscar akan melakukan apa yang diperintahkan oleh Thomas. Bahkan lebih, jika Thomas memang menginginkan hal itu.

__ADS_1


Thomas yang percaya seratus persen pada Oscar. Tak mencium bau kebohongan dari seorang Oscar. Dia tertawa hebat ketika Oscar menceritakan itu semua. Bahkan Thomas tak henti memuji Oscar dengan semua yang telah dilakukan olehnya. Itu sangat baik, bahkan sangat baik. Hingga tak segan Thomas langsung memuji ucapan dari Oscar tersebut. Walaupun semua itu hanya kebohongan dari Oscar semata.


__ADS_2