SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
H-1


__ADS_3

Julien's tak ingin liburan keluarganya berjalan buruk. Dia pun sudah mengabarkan pada salah seorang pegawainya yang bertugas untuk menjaga vilanya. Kedatangan dari Julien's harus menjadi kedatangan yang mengesankan bagi sang penjaga Vila. Sehingga Julien's dan sanak keluarganya akan mendapatkan sebuah penghormatan dari penjaga vila dan keluarganya juga.


Penjaga Vila itu terlihat sudah merapikan semua perlengkapan yang akan di gunakan oleh Julien's dan keluarganya. Mulai dari kasur yang sudah di rapikan. Hingga bagian taman yang sudah di buat secantik mungkin untuk menjadi tempat yang akan di lakukan sebuah makan malam romantis dari seorang Nania dengan Alex.


Penjaga Vila itu juga memastikan keamanan di vila itu terjaga dengan begitu baiknya. Julien's tidak harus khawatir akan apa yang mungkin terjadi pada keluarganya. Penjaga vila itu sudah menyiapkan semuanya dengan sebaik mungkin. Hingga tidak ada yang harus di khawatirkan untuk keselamatan setiap anggota keluarga Julien's.


Ibu Julien's justru jauh lebih bawel dari seorang Julien's yang akan melakukan liburan. Dia mempertanyakan banyak hal pada penjaga vila itu. Dia benar-benar tidak ingin liburan yang seharusnya menjadi liburan yang menyenangkan. Akan menjadi liburan yang biasa saja untuk setiap anggota keluarga. Oleh sebab itu dia memastikan semuanya harus berjalan dengan sesuai.

__ADS_1


Sehari sebelum keberangkatan menuju vila. Alex sebenarnya mengajak Nania untuk ke sebuah salon. Alex ingin sedikit merapikan potongan rambutnya yang di anggap oleh Alex kurang begitu baik. Dia pun nampak terlihat begitu bersemangat untuk mendatangi sebuah salon tersebut.


Namun saat Nania mengatakan jika dirinya tidak dapat pergi bersama dengan Alex. Tentu Alex merasa sedikit kecewa dengan apa yang di katakan oleh Nania. Alex pun langsung merasa sedikit sedih dengan penolakan yang di lakukan oleh Nania.


Untung ibunya datang untuk membuat Alex selalu berpikir positif. Itu yang harus di lakukan oleh seorang ibu pada anaknya. Ibunya melakukan hal yang paling benar sebagai seorang ibu. Dia mengatakan sesuatu hal yang seharusnya di lakukan oleh Alex.


Alex merasa beruntung memiliki ibu seperti ibunya saat ini. Di mana dia selalu mendapat dukungan penuh akan apa yang ingin Alex lakukan. Itu menjadi nilai lebih yang Alex dapat dari ibunya.

__ADS_1


Marrie sendiri ingin pergi bersama dengan Oscar. Namun dia takut ini akan jadi boomerang bagi dirinya. Apalagi semua orang sudah tahu, jika Oscar adalah anak dari Nick yang merupakan musuh dari ayahnya sendiri. Marrie tidak ingin itu terjadi pada dirinya. Hingga akhirnya Marrie pun hanya berharap ada keajaiban, di mana Julien's sendiri yang akan memerintahkan Marrie untuk mengajak seorang Oscar pergi bersama dengan keluarganya. Walaupun peluang itu begitu kecil, namun Marrie berharap itu akan tetap masih ada untuk dirinya.


Nania sendiri di buat bingung dengan jawaban yang akan di berikan pada seorang Alex. Bukan jawaban sebenarnya, tapi keberanian dari seorang Nania yang nampaknya masih belum ada. Dia tidak akan mengira apa yang akan terjadi pada seorang Alex, saat dia mengatakan hal itu pada Alex. Tentu Alex akan merasa hal yang paling menyakitkan dalam hidupnya.


Nania pun mengumpulkan keberanian untuk mengatakan hal tersebut. Sebuah keberanian akan merubah segalanya. Begitu juga dengan sebuah keyakinan, mungkin saja Nania akan menjadi manusia merdeka seperti yang selama ini dia dapat. Di mana Nania bisa bebas terbang, tanpa harus memikirkan banyak hal yang tidak penting.


Nania pun mulai berlatih di depan cermin di kamarnya. Dia berusaha mempraktekkan sebuah kalimat yang mungkin saja bisa di gunakan untuk dirinya mengatakan hal tersebut. Kalimat yang akan mengubah segalanya.

__ADS_1


__ADS_2