
Ancaman dari Nick terus membayangi pikirannya. Ancaman keras itu membuat Thomas panik dan ketakutan. Sehingga dia harus segera mencari cara untuk membuat restoran Julien's kembali bermasalah.
Tetapi otaknya tetap tak menemukan rencana yang bagus untuk menghancurkan restoran Julien's. Sehingga kepanikan semakin melanda hati dan pikirannya. Terlebih ancaman nyata dari Nick tak main-main. Sehingga Thomas harus segera menemukan solusi terbaik untuk permasalahan yang dihadapinya.
Waktu bekerja hampir tiba. Thomas melihat jam yang sudah mulai merangkak menuju waktu dirinya melakukan finger print. Thomas yang sudah siap berangkat kerja. Segera bergegas menuju outlet.
Sepanjang perjalanan itu, Thomas terus terpikirkan akan ancaman Nick. Thomas ingin melakukan perintah Nick, tetapi rasanya sulit untuk Thomas melakukan apa yang diperintah Nick. Kamera pengawas, serta sekuriti yang bertugas. Menghambat langkah Thomas untuk melakukan tindak yang bisa merugikan restoran Julien's.
Sampai di outlet pun, Thomas tak menemukan ide jahat untuk melakukan konfrontasi di restoran Julien's. Dirinya tetap bingung dengan apa yang harus dilakukan. Thomas duduk di sebuah kursi di ruang ganti. Dengan wajah murung, Thomas menundukkan kepalanya.
Jack yang merupakan teman dekat Thomas di restoran. Bingung dengan sikap Thomas yang selalu murung akhir-akhir ini. Jack bertanya perihal yang membuat Thomas murung. Seperti bunglon yang dengan cepat berganti warna. Thomas juga begitu cepat mengganti ekspresi wajahnya, kala berhadapan dengan Jack.
__ADS_1
Thomas yang sedari kedatangannya kedalam outlet terus murung. Perlahan berganti menjadi tersenyum, seperti seseorang yang tidak memiliki masalah apapun. Hingga Jack pun percaya jika Thomas tak memiliki masalah seperti dugaan awal dia yang melihat Thomas begitu murung.
Thomas pun mengajak Jack untuk segera masuk ke ruangan kitchen untuk mempersiapkan bahan-bahan makanan yang akan digunakan untuk membuat menu makanan. Sebuah talenan serta pisau sudah mereka ambil untuk memotong bahan makanan yang akan dimasak. Section Thomas dan Jack yang berdampingan, membuat keduanya asyik mengobrol selama mempersiapkan bahan makanan yang akan dimasak. Sesekali keduanya melemparkan candaan satu sama lain.
"Kamu merasa gak kalau sekarang kita seperti di penjara?" Tanya Thomas sambil memotong daun bawang.
"Mau gimana lagi. Mungkin ini bentuk antisipasi dari Chef Julien's yang tak ingin kejadian serupa kembali terjadi. Impact dari kejadian kemarin merugikan keuangan perusahaan. Sehingga tak heran jika chef Julien's mencoba melakukan pengawasan yang optimal di setiap outletnya."
Tiba-tiba Paul yang merupakan stock keeper dari restoran menjawab pertanyaan dari Thomas tersebut.
"Gudanglah... Disana tidak ada sekuriti, plus tak banyak kamera pengawas. Jadi kita bebas mau melakukan apapun saja." Jawab Paul meyakinkan.
__ADS_1
Mendengar ucapan dari Paul. Seketika rencana jahat mulai disusun oleh Thomas. Setan yang meracuni pikiran Thomas memerintahkan Thomas untuk membakar area gudang tempat penyimpanan bahan makanan dari restoran Julien's. Sehingga dengan begitu, Julien's akan mengalami kerugian yang cukup besar.
Akhirnya setelah mengalami kebuntuan dari kemarin. Thomas kembali menemukan ide yang cemerlang untuk menghabisi gudang penyimpanan bahan makanan dari restoran Julien's. Selepas pulang kerja, Thomas berniat melintas ke gudang. Mungkin malam ini dia akan melakukan eksekusi pada gudang milik test Julien's tersebut.
Waktu eksekusi pun tiba. Dengan lampu yang remang-remang diarea sekitar gudang. Thomas dengan pakaian yang serba tertutup membawa sebuah jirigen berisi bensin. Dengan korek bensin yang siap dinyalakan. Thomas siap membakar gudang tersebut.
Melirik ke kanan dan kiri. Begitu dirasa aman, Thomas langsung menyiramkan bensin itu seluruh area gudang milik restoran Julien's. Tetapi begitu menyiram bagian depan gudang. Seseorang melihat Thomas. Dia berteriak pada Thomas, seketika Thomas kabur dengan tetap menjinjing jirigen berisi bensin tersebut.
Teriakan kencang yang digaungkan oleh pria tersebut. Membuat beberapa orang yang ada di sekitar area tersebut. Ikut keluar untuk mengejar Thomas yang akan membakar gudang milik Julien's.
Thomas masih beruntung. Pasalnya dia berhasil kabur dari sergapan para warga yang mengejarnya. Begitu juga dengan jirigen yang masih ia jinjing. Sehingga tidak ada barang bukti yang bisa membuat Thomas mudah dilacak oleh polisi.
__ADS_1
Kabar sabotase yang dilakukan orang asing terhadap gudang restoran miliknya. Terdengar juga ke telinga Julien's. Dirinya langsung bergegas menuju gudang miliknya. Julien's ingin memastikan gudang miliknya tersebut aman. Sehingga tak ada benda berbahaya yang mengancam gudang miliknya.