SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
IBU ALEX KECEWA


__ADS_3

Alex pulang dengan wajah yang tidak begitu baik. Nania masih menggantung statusnya, hingga Alex di paksa harus menunggu selama seminggu ke depan. Tentu itu bukan hal yang baik bagi seorang Alex. Hingga dia harus di buat gelisah untuk menunggu jawaban dari seorang Nania di minggu depan.


Alex tak bisa membayangkan, apa yang akan terjadi di minggu depan. Apakah Alex akan tersenyum dengan begitu lebarnya, atau justru sebaliknya. Dia akan menangis dengan semua kenyataan yang ada. Kenyataan yang akan membuat seorang Alex menangis di buat oleh Nania.


Tapi di sisi lain, Alex sendiri sudah tidak sabar untuk mendapatkan jawaban dari seorang Nania. Sehingga Alex ada di dua persimpangan yang cukup sulit. Apakah dia akan mendapatkan jawaban yang sesuai dengan harapan dari dirinya. Atau justru dia akan menelan pil pahit, dia di tolak secara mentah-mentah oleh seorang Nania. Itu menjadi sebuah misteri bagi seorang Alex.

__ADS_1


Alex tiba di rumahnya, dia masih belum bisa membayangkan apa yang akan terjadi padanya saat mengetahui Nania menolak cintanya. Itu sebuah pukulan paling berat dalam hidup seorang Alex. Dia tidak pernah sama sekali di tolak oleh seorang perempuan. Mungkin Nania akan menjadi perempuan pertama yang menolaknya. Itu tentu akan menyakitkan bagi seorang Alex. Sangat amat menyakitkan untuknya.


Alex akhirnya turun dari dalam mobilnya. Ibu Alex memangil Alex untuk bertemu dengan dirinya. Dia ingin sedikit mengobrol dengan Alex perihal Nania. Hingga Alex langsung menghampiri ibunya yang sudah sangat penasaran tersebut.


"Ada apa Bu?" tanya Alex.

__ADS_1


Alex langsung tertunduk lesuh mendengar pertanyaan dari ibunya tersebut. Dia yang masih belum mendapatkan jawaban dari Nania, tidak bisa menjawab pertanyaan itu dengan pasti. Hingga Alex hanya bisa menjawab dengan ucapan doa saja. Dia hanya meminta ibunya untuk mendoakan Alex agar mendapatkan jawaban yang baik dari seorang Nania. Sebab Alex masih harus bersabar untuk mendapat jawaban dari Nania itu dalam seminggu ke depan.


Ibu Alex sedikit kecewa dengan apa yang terjadi, tapi ibu Alex berusaha tetap meyakinkan Alex akan keputusan Nania yang kemungkinan akan baik bagi seorang Alex. Kekecewaan dari ibu Alex itu berusaha di obati oleh Alex dengan sebuah senyuman. Dia memberikan sebuah senyuman yang begitu manis pada ibunya. Sehingga ibunya bisa kembali terlihat tersenyum dengan apa yang di lakukan oleh Alex.


Tidak harus kecewa, sebab semuanya sudah pasti akan terjadi. Baik buruk sudah menjadi sebuah kenyataan yang harus di terima oleh Alex. Sehingga Alex tidak perlu merasa kecewa dengan apa yang akan terjadi pada dirinya.

__ADS_1


Mendengar apa yang di ucapkan oleh Alex. Ibu Alex pun terlihat kembali bersemangat untuk menunggu keputusan dari seorang Nania. Ok, mungkin seminggu bukan waktu yang lama. Nania juga butuh memikirkan untuk menerima cinta seorang Alex. Seban mungkin saat ini Nania bukan lagi mencari sosok pacar, melainkan mencari sosok suami yang akan menemani dirinya dalam berbagai hal. Sehingga perlu banyak waktu bagi seorang Nania untuk bisa membuat semuanya menjadi lebih baik lagi. Butuh waktu yang cukup bagi Nania untuk memikirkan itu semua. Sebelum Nania benar-benar bisa membuat semuanya menjadi lebih mudah bagi dirinya.


__ADS_2