SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
Nania Bimbang


__ADS_3

Obrolan yang cukup menarik bagi Nania bersama dengan mertuanya sendiri. Dia mengetahui banyak hal baru akan Alex. Di mana banyak hal yang selama ini luput dari pandangan seorang Nania akan Alex. Termasuk beberapa ketakutan yang di alami oleh Alex itu sendiri. Itu yang baru di ketahui oleh seorang Nania.


Perjalanan pulang tidak seramai perjalanan menuju sekolah. Theo dan Romeo yang sudah lelah bersekolah, terlihat capek. Keduanya pun tertidur dengan begitu pulasnya. Hingga hanya ada Nania serta sopir yang membawa mobil Nania.

__ADS_1


Apa yang di ceritakan oleh ibu Alex benar-benar sebuah upaya yang besar dari seorang ibu akan anaknya. Itu wajar di lakukan sebab setiap ibu, tentu menginginkan hal yang paling baik bagi anaknya. Mungkin ibu Alex menginginkan Nania, sebab dia yang terbaik untuk Alex. Apalagi perhatian tulus seorang Nania, itu menjadi nilai tambah dari ibu Alex akan Nania. Nilai yang semakin memperbesar keinginan dari ibu Alex akan memiliki menantu seperti Nania.


Namun Nania tidak mungkin mengubah keputusannya tersebut. Dia sudah memiliki seorang suami, tidak mungkin Nania menerima Alex. Tidak ada cinta juga dari seorang Nania pada Alex. Sehingga keputusan untuk menolak cinta seorang Alex adalah tepat. Itu yang harus di lakukan oleh Nania. Dia harus menolak cinta dari seorang Alex.

__ADS_1


Itu mungkin terdengar begitu mudah, tapi dalam prakteknya. Oh, sudah pasti itu akan menjadi tekanan tersendiri bagi seorang Nania. Dia akan mengatakan hal yang paling di benci oleh seseorang yang sedang jatuh cinta. Hal yang akan membuat seorang Alex menjadi patah hati. Bisa juga Alex akan membenci Nania untuk selamanya. Itu hanya satu dari kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi pada Alex.


Nania mengusap lembut rambut Romeo yang mulai basah oleh keringat. Dia tersenyum pada Romeo, di hatinya terus berkecamuk perasan yang cukup perih. Sedikit perasaan yang membuat hatinya bergelut. Nania mungkin ingin melepaskan semua rasa itu, tapi dia juga masih cukup ragu untuk mengatakan semuanya. Dia harus bisa lebih baik lagi dalam menunjukkan ketegasannya. Sehingga Nania tidak akan lagi membuat seorang Alex berharap lebih pada dirinya.

__ADS_1


Dia melihat bagaimana Alex terlihat bersungguh-sungguh dalam semuanya. Alex terlihat begitu berharap pada seorang Nania. Dia membuat dekorasi yang begitu indah yang akan membuat mata tertuju pada dirinya. Semua hiasan itu mungkin akan menjadi sia-sia, saat Alex harus menerima kenyataan jika Nania tidak bisa membalas cinta Alex yang besar pada dirinya.


Mungkin tak hanya Alex saja yang akan patah hati. Sudah pasti ibu Alex yang begitu menginginkan Nania untuk berpacaran dengan Alex. Juga akan merasakan perasaan yang sama. Dia akan patah hati selayaknya Alex patah hati. Mungkin rasa sakitnya akan sama seperti rasa sakit yang di rasakan oleh Alex itu sendiri. Hingga Nania tidak akan membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya. Dia mungkin akan di benci oleh dua orang yang saat ini benar-benar mencintainya.

__ADS_1


__ADS_2