SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
OSCAR DAN MARRIE TIBA DI RUMAH SAKIT


__ADS_3

Ciuman yang cukup berkesan bagi seorang Marrie dan Oscar. Telah membawa satu perubahan pada keduanya. Mungkin mereka sudah tidak bisa lagi bersembunyi lagi dengan perasaan mereka. Perasaan cinta yang sudah tidak bisa di bendung satu sama lain lagi.


Tangan Oscar tak henti menggenggam erat tangan Marrie. Dia begitu menikmati tangan Marrie yang begitu lembut. Tangan yang membuat Oscar semakin nyaman berada di dekat seorang Marrie.


Beberapa orang memperhatikan bagaimana Oscar dan Marrie berjalan secara berdampingan. Mereka terlihat begitu penasaran dengan Oscar dan Marrie yang terlihat sudah begitu seperti pasangan dewasa.

__ADS_1


Mereka bergandengan tangan, bercengkrama, hingga keduanya saling melemparkan senyum. Ketika cinta sudah benar-benar menjadi sebuah hal yang lumrah. Keduanya pun seperti seseorang yang sedang di mabuk cinta. Tidak ada yang dapat memisahkan keduanya. Kecuali mungkin maut yang akan tiba-tiba membuat keduanya berpisah.


Oscar sengaja berada di belakang Marrie. Dia khawatir kedatangan dia akan mendapatkan penolakan dari seorang Beatrice. Mengingat Beatrice begitu kurang suka akan Oscar. Mungkin saja Beatrice akan suka dengan Oscar, mengingat kini Oscar bukan anak jalanan lagi. Kini dia telah bersekolah di sekolah yang sama seperti Marrie.


Beatrice tidak peduli dengan status Oscar yang sudah naik kelas. Tapi bagi Beatrice, Oscar adalah seorang yaah harus berjauhan dengan Marrie. Kedatangan dari Oscar, langsung di tolak oleh Beatrice dengan begitu tegasnya. Marrie meminta keringanan pada Beatrice akan Oscar. Marrie pikir, apa yang di lakukan oleh Beatrice berlebihan.

__ADS_1


Oscar terlihat begitu bersedih dengan apa yang di tunjukkan oleh Beatrice. Dia datang ke rumah sakit untuk menjenguk Beatrice. Tapi Beatrice justru membuat Oscar sakit hati dengan ucapannya. Oscar pun terlihat tak berdaya, saat Beatrice meminta Oscar untuk pergi. Dia pun segera pergi dari ruangan Beatrice.


Oscar berjalan dengan perasaan yang begitu hancur. Usaha dari seorang Oscar terasa sia-sia. Dia datang ke toko kue untuk membeli roti kesukaan dari seorang Beatrice. Tapi Beatrice justru menolak kedatangan seorang Oscar. Hal yang lebih menyakitkan dari sekedar patah hati.


Marrie yang merasakan kesedihan yang mendalam pada diri seorang Oscar. Langsung mengejar Oscar yang keluar dari ruang perawatan dari Beatrice. Marrie ingin meminta maaf atas nama ibunya sendiri. Atas nama Beatrice yang telah mengusir Oscar dari kamar perawatan itu.

__ADS_1


Oscar tidak pergi, dia hanya duduk di sebuah kursi yang ada di samping pintu kamar perawatan Beatrice. Oscar akan tetap pulang dengan Marrie ke rumah, Sekali pun Oscar tidak mendapatkan respon yang baik dari Beatrice. Tapi Oscar cinta pada Marrie, dia akan tetap menunjukkan kasih sayangnya tersebut pada seorang Marrie.


Marrie terpukau dengan apa yang di lakukan oleh Oscar. Walaupun keduanya kini sedang dalam masa istirahat. Tapi rasa cinta di antara keduanya masih cukup besar. Bahkan semakin besar lagi. Apalagi dengan adanya tembok penghalang dari Beatrice. Itu justru yang membuat seorang Marrie dan Oscar terus kuat dalam menghadapi setiap cobaan yang ada. Cobaan yang akan membuat hubungan keduanya akan sekuat beton dan baja.


__ADS_2