
Julien's begitu kesal saat tahu, jika seorang Alex sudah mengetahui rencana liburan dari Julien's ke sebuah vila. Ini menjadi sebuah kabar buruk bagi seorang Julien's. Pasalnya Alex berpotensi ikut bersama dengan keluarganya dalam liburan tersebut. Itu yang paling Julien's khawatirkan. Padahal dia berharap liburan ini akan menjadi liburan yang cukup menyenangkan untuk dirinya dan Nania.
Julien's mendatangi Beatrice yang berada di depan teras rumahnya. Beatrice terlihat sedang menikmati vitamin D secara gratis dari matahari. Ini kesempatan yang cukup langka, di mana matahari bersinar dengan begitu cerah di pagi ini. Kesempatan baik yang tidak boleh di lewatkan oleh seorang Beatrice.
Julien's dengan wajah paniknya, mulai mendekat ke arah Beatrice. Dia tidak langsung menembak Beatrice dengan pertanyaan perihal Alex yang tahu rencana liburan dirinya. Namun ada sedikit basa-basi yang di lakukan oleh seorang Julien's. Sehingga Beatrice tidak akan terlalu emosi saat Julien's bertanya perihal Alex nantinya.
"Aku harap sinar matahari akan seperti ini setiap hari." ujar Julien's mengejutkan seorang Beatrice.
__ADS_1
"Aku tidak berharap itu akan terjadi. Kita memiliki empat musim, matahari tidak selamanya bersinar secantik ini di pagi. Jadi ada beberapa momen yang harus kita lewati tanpa matahari. Jadi harapan itu rasanya mustahil." balas Beatrice dengan wajah sedihnya.
Julien's membungkukan badannya ke arah Beatrice. Dia terlihat begitu penasaran dengan Alex yang tahu perihal liburan tersebut. Apakah Beatrice yang memberitahu Alex. Ini menjadi sebuah pertanyaan yang cukup besar dalam diri seorang Julien's. Tapi dia masih ragu untuk bertanya itu. Mungkin saja Julien's bisa menembak Beatrice dengan pernyataan tersebut secara frontal. Tapi apa Beatrice akan menerima pertanyaan itu dengan baik. Sementara Beatrice sendiri di kenal sebagai sosok perempuan yang sedikit tempramental. Ini yang membuat Julien's harus lebih berhati-hati lagi.
Beatrice sendiri menyimpan pertanyaan yang cukup besar untuk Julien's. Matanya dengan begitu jelas menyimpan sebuah pertanyaan besar yang harus bisa Beatrice selesaikan. Namun apa yang ingin Julien's sampaikan pada seorang Beatrice. Itu yang menjadi pertanyaan tersendiri bagi seorang Beatrice. Namun Beatrice melihat Julien's yang memiliki pertanyaan yang cukup besar pada dirinya.
"Ada. Tapi aku harap, kamu tidak akan marah dengan pertanyaan yang akan aku sampaikan." jawab Julien's.
__ADS_1
"Sampaikan saja. Aku tidak akan marah."
"Apakah kamu yang memberitahu perihal liburan kita pada seorang Alex?"
"Untuk apa aku melakukan hal itu. Aku tidak akan memberitahu Alex perihal liburan itu. Tapi Alex juga sudah tahu perihal liburan itu dari Romeo dan Theo. Aku mungkin bisa menutup mulut, tapi tidak dengan dua anak kita. Keduanya tidak pandai berbohong seperti kamu."
Julien's tidak memperhitungkan dua anaknya. Benar apa yang di katakan oleh seorang Beatrice. Mungkin Julien's dan Beatrice bisa berbohong, tapi tidak dengan dua anak Julien's yang masih kecil. Mereka tidak akan berbohong. Sekali pun keduanya di minta berbohong oleh Julien's. Mereka masih terlalu kecil untuk tidak berbicara hal yang menyenangkan.
__ADS_1
Julien's akhirnya tahu orang yang memberitahu perihal Alex yang akhirnya tahu rencana liburan Keluarganya. Ini menjadi sebuah kabar yang cukup buruk bagi seorang Julien's. Dia benar-benar merasa kecewa pada dua anaknya tersebut. Namun Julien's juga tidak bisa menyalahkan sepenuhnya kedua anaknya tersebut. Seharusnya Julien's tidak memberitahu keduanya untuk rencana itu. Sehingga rencana itu tidak akan bocor ke mana-mana.