SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
HADIAH KEDUA DARI JULIEN'S


__ADS_3

Tak hanya memberikan Nania sebuah kalung. Julien's juga memberikan Nania sebuah gaun cantik berwarna merah. Gaun rancangan desainer terkenal itu sengaja dibelikan Julien's sebagai hadiah untuk Nania.


Tak ingin sia-sia Nania mengenakan gaun itu untuk acara biasa saja. Julien's sudah mempersiapkan sebuah makan malam romantis yang akan dilakukan bersama Nania malam ini.


Bekerjasama dengan Aurille, Julien's meminta tolong pada Aurille untuk membawa Nania pergi dari rumahnya. Sehingga dirinya bisa mendekor kolam renang untuk acara makan malam bersama dengan Nania.


Aurille menerima titah dari Julien's. Dengan alasan sakit Aurille meminta Nania untuk merawatnya seharian. Sehingga Nania tidak akan berada di rumah Julien's. Tetapi Nania tak langsung menerima permintaan dari Aurille. Dirinya bertanya terlebih dahulu pada Julien's.


Julien's dengan yakin memberikan izin pada Nania untuk merawat sahabatnya tersebut. Terlebih hari ini adalah hari libur Julien's. Sehingga pekerjaan dari Nania bisa diatasi oleh Julien's.


Nania bergegas menuju rumah Aurille dengan membawa mobil sendiri. Dirinya terus berkomunikasi dengan Aurille yang berpura-pura berakting batuk-batuk. Sehingga Nania yang percaya pada akting yang dilakukan oleh Aurille langsung bergegas menuju rumah Aurille.


Mengetahui Nania yang sudah hampir tiba. Aurille langsung menempelkan koyo dibagian samping dahinya. Kemudian membungkus tubuhnya dengan selimut hangat. Sehingga Nania yang baru datang akan mengira Aurille sedang sakit sungguhan.


Walaupun akting Aurille begitu lebay dengan merengek kesakitan seperti anak-anak. Tetapi Nania tetap mempercayai Aurille sedang dalam kondisi sakit.

__ADS_1


Namun Nania mulai sedikit curiga kala dia menempelkan tangannya di dahi Aurille. Tidak terasa hangat, apalagi panas. Dahinya normal saja, pikir Nania. Sehingga Nania mulai curiga.


Aurille tak tinggal diam. Dia berusaha membuat Nania kembali percaya akan sakit yang tengah dialaminya tersebut. Dia memegang bagian pipi kirinya. Dimana giginya dibagian tersebut mengalami rasa sakit yang teramat.


Melihat Aurille merengek kesakitan, Nania seketika panik. Dia tak tahu harus melakukan sesuatu. Sebab dia tidak pernah mengalami sakit gigi. Akhirnya dengan terpaksa Nania menghubungi Alex untuk mengecek kondisi Aurille. Tetapi Aurille langsung mencegahnya. Aurille meminta Nania untuk membungkus es batu dengan kain. Sehingga bisa dijadikan kompres untuk giginya yang sakit.


Akhirnya Nania menuruti perintah Aurille. Dia membatalkan niatnya menghubungi Alex. Memilih membungkus es batu dengan kain untuk dijadikan bahan kompres untuk gigi Aurille yang terasa sakit.


Nania yang sibuk di apartemen Aurille untuk mengobati sakit yang alami oleh Aurille. Menjadi kesempatan bagus untuk Julien's mendekor kolam renangnya. Dengan bantuan Roberto, Julien's menyulap kolam renangnya tersebut menjadi tempat yang cukup romantis untuk dirinya dengan Nania.


Selain dekorasi yang romantis. Julien's juga telah menyiapkan beberapa menu yang akan dihidangkan untuk makan malam bersama nantinya.


Tinggal menunggu bumi membelakangi matahari, waktu romantis yang ditunggu oleh Julien's akan tiba. Julien's sudah tak sabar untuk makan malam bersama dengan Nania.


Menyisakan waktu 1 jam lagi. Aurille sudah diberikan kode oleh Julien's untuk segera meminta Nania pulang dengan gaun mewah yang dipakainya. Tetapi sebelum pulang, Aurille dengan sengaja menumpahkan jus ke Jumpsuit yang dikenakan oleh Nania. Jumpsuit itu seketika basah.

__ADS_1


Nania meminta untuk meminjam baju Aurille. Tetapi Aurille tak memberikan baju miliknya untuk Nania. Aurille justru memberikan gaun pemberian Julien's pada Nania. Dengan dalil itu gaun milik Aurille. Aurille bersikukuh gaun itu miliknya. Aurille memberikan satu syarat jika Nania ingin mengenakan gaun tersebut.


Nania diminta Aurille untuk merias wajahnya secantik mungkin. Sehingga gaun itu akan semakin cantik bersemayam di tubuh Nania. Nania menolaknya! Tetapi ancaman Aurille lebih keras. Dia tak akan memberikan satu pun koleksi bajunya untuk dikenakan oleh Nania. Dibanding mengenakan baju yang basah oleh jus. Akhirnya Nania menuruti perintah Aurille. Dirinya pun mau mengenakan gaun pemberian dari Aurille.


Dengan kepiawaiannya dalam berdandan. Aurille sukses membuat Nania semakin cantik. Ditambah dengan gaun panjang yang menutupi bagian tubuh Nania. Nania semakin terlihat cantik dan mempesona. Setelah itu Nania pun dipersilakan untuk pulang ke rumah.


Sial bagi Nania. Kala ia akan menyalakan mobilnya. Mobil mewahnya tersebut ternyata mogok. Sontak Nania dibuat kesal dengan kondisi mobilnya tersebut. Dia bingung, tetapi Roberto yang memang sudah disetting datang di waktu yang tepat. Dia menghampiri Nania, mengajaknya untuk pulang bersama.


Disepanjang perjalanan Nania terus bertanya mengapa Roberto ada di parkiran apartemen milik Aurille. Tetapi Roberto memilih bungkam. Sehingga Nania semakin bingung.


Julien's sendiri sudah siap dengan jas berwarna senada dengan warna gaun Nania. Dengan pentopel hitam mengkilap. Dirinya siap menyambut kedatangan dari Nania.


Waktu yang ditunggu oleh Julien's akhirnya tiba. Nania yang ditunggu akhirnya datang. Dengan penampilan cantiknya, Julien's dibuat terpukau oleh penampilan Nania. Senyum lebar langsung terlukis di wajah tampannya.


Julien's menjemput Nania dari mobilnya. Nania yang terkejut, juga begitu dibuat begitu bahagia dengan kejutan yang diberikan oleh Julien's padanya. Dia begitu terkesan dengan apa yang dilakukan oleh Julien's padanya.

__ADS_1


__ADS_2