SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
OSCAR DI BAWA KE RUMAH SAKIT


__ADS_3

1 jam berada di jalanan, akhirnya ada orang baik yang mau menolong Oscar. Mereka yang sedang melintas di jalanan itu, tak tega melihat tubuh Oscar yang babak belur.


Terdengar suara panggilan telepon dari ponsel Oscar. Panggilan telepon itu berasal dari seorang Jerome. Dia ingin mempertanyakan keberadaan Oscar saat ini. Mengingat sayuran yang di bawa Oscar begitu di butuhkan oleh outlet lainnya.


Salah seorang yang menolong Oscar itu mengangkat panggilan telepon dari Jerome tersebut. Mengingat panggilan telepon yang di lakukan oleh Jerome itu terdengar berulang kali menghujani telepon dari Oscar.


"Hallo." Sapa dari orang yang menolong Oscar itu.


"Kamu dimana, kenapa kamu belum sampai juga. Sayurannya sudah di tunggu sama. Kamu masih di mana?" Omel dari Jerome dengan penuh amarah.


"Maaf pak, saya bukan pemilik ponsel ini. Pemilik ponsel ini terbaring di atas jalanan. Tubuhnya babak belur, dia terlihat begitu lemah." Jawab orang tersebut.

__ADS_1


"Apa! Jadi Oscar kecelakaan?" Tanya Jerome terkejut.


"Bukan kecelakaan pak. Tapi dia ada yang memukuli. Mobil dia masih ada. Tidak terjadi kebakaran." Terang orang yang menolong Oscar.


"Oscar dimana sekarang?" Tanya Jerome yang mulai panik.


"Dia masih di pinggir jalan. Saya ingin membawa dia ke rumah sakit." Jawab orang itu.


"Baik pak."


Kedua orang itu langsung membawa Oscar menuju rumah sakit. Menggunakan mobil Oscar, keduanya terlihat begitu panik melihat tubuh Oscar yang babak belur. Tubuh Oscar yang begitu kecil, seharusnya tidak mendapatkan perlakuan seperti itu. Mereka sangat menyayangkan orang yang melakukan tindakan yang begitu jahat pada Oscar. Hingga dia tak sadarkan diri seperti itu.

__ADS_1


Tiba di rumah sakit, salah seorang meminta ambulance stretcher pada pihak rumah sakit. Dengan alat tersebut, mereka bisa dengan mudah membawa Oscar menuju ruang perawatan.


Tiga orang perawat langsung membawa ambulance stretcher menuju mobil Oscar. Menggotong tubuh Oscar ke atas ambulance stretcher tersebut. Lalu mulai mendorong ranjang berjalan itu ke dalam rumah sakit. Melihat tubuh Oscar yang babak belur, tak sadarkan diri. Oscar di bawa menuju ruangan UGD. Dimana tempat itu adalah tempat yang cocok untuk dirinya.


Tiba di ruangan UGD, Oscar langsung mendapat perawatan intensif. Terlebih dengan darah yang terus mengalir dari dalam kepalanya. Sehingga perlu penanganan medis yang tepat. Mengingat bagian kepala adalah bagian yang cukup vital untuk di lakukan pemeriksaan.


Salah seorang yang memegang ponsel milik Oscar. Segera menghubungi Jerome, dia ingin memberitahu Jerome akan lokasi rumah sakit tempat Oscar di rawat. Mengingat Jerome tadi meminta dirinya untuk memberitahu lokasi perawatan dari seorang Oscar. Dia langsung mengirim lokasi tempat Oscar di rawat.


Jerome yang mulai panik di ruang kerja, akan kondisi Oscar. Akhirnya bisa sedikit lega. Dia mendapatkan lokasi tempat Oscar di rawat. Sehingga dia bisa langsung datang ke lokasi. Untuk memastikan kondisi Oscar yang tidak mengalami luka yang cukup parah.


Sebelum berangkat ke rumah sakit, Jerome terlebih dahulu memberikan pesan singkat pada Julien's. Dia ingin memberitahu Julien's akan kondisi Oscar yang di rawat di rumah sakit. Dengan begitu Julien's akan tahu, dengan kondisi Oscar sekarang. Mengingat Oscar sendiri adalah orang yang masuk ke restoran atas rekomendasi dari Julien's. Hingga apapun yang terjadi pada Oscar. Julien's harus jadi yang pertama tahu.

__ADS_1


__ADS_2