
3 juta orang telah menonton video yang diunggah Monika. Sementara video Archilles yang disertai tarian menarik 5,7 juta orang untuk menyaksikan video tersebut. Sementara Ishabelle hanya mampu menarik 1,2 juta orang untuk menonton video yang diunggahnya.
Jutaan orang telah menyaksikan promosi yang dilakukan 3 selebgram ternama di Nice tersebut. Dengan harapan menarik kembali para pelanggan dari restoran Julien's. Ide cemerlang dari Nania itu cukup berjalan sesuai rencana.
Makan siang hari ini begitu padat, dengan kedatangan para tamu yang nampak begitu lapar. Kursi-kursi yang beberapa hari terakhir kosong tanpa pelanggan, kembali terisi penuh oleh pelanggan yang kembali percaya pada restoran Julien's.
Dengan motivasi yang diberikan oleh Julien's. Para chef yang bertugas di dapur mencoba melakukan yang terbaik. Dengan mengecek setiap makanan yang mereka hidangkan. Sehingga resiko keracunan yang akan ditimbulkan, sudah tidak ada lagi.
Para pelanggan begitu merasa puas dengan hidangan yang disajikan. Mereka merasa restoran Julien's telah kembali dengan rasa yang sempurna. Sehingga mereka sangat puas dengan apa yang mereka makan.
Tak hanya ramai di makan siang saja. Menuju makan malam, para pelanggan tetap berdatangan berbondong-bondong ke restoran Julien's. Mereka begitu antusias untuk kembali merasa sensasi hidangan Prancis autentik yang memang menjadi andalan dari restoran Julien's.
Tak hanya satu outlet milik restoran Julien's yang kembali ramai didatangi oleh pelanggan. Tumpahan pelanggan juga terjadi di outlet lain milik Julien's. Para pelanggan setia Julien's kembali mendatangi restoran Julien's. Mereka percaya dengan promosi yang dilakukan para selebgram di sosial media mereka. Sehingga mereka kembali ke mendatangi restoran milik Julien's.
Full senyum. Julien's yang sedari kemarin mendapatkan tekanan untuk kembali menaikkan pendapatan restoran. Akhirnya bisa menjawab tantangan dari para investornya. Sehingga Julien's begitu bahagia dengan lonjakan pelanggan yang terjadi di hari ini.
Disela-sela dirinya istirahat. Julien's mencoba melakukan panggilan telepon dengan Nania. Dia ingin mengabarkan jika hari ini menjadi hari yang berkesan untuk restoran miliknya. Pelanggan setia restoran kembali berbondong-bondong datang ke restoran. Mereka begitu antusias untuk kembali makan di restoran. Dimana hari-hari yang lalu mereka berpaling dari restoran Julien's.
__ADS_1
Nania begitu bahagia dan bersyukur dengan kabar yang disampaikan oleh Julien's. Nania mengucapkan selamat pada Julien's, tetapi Julien's lebih dulu mengucapkan terima pada Nania. Pasalnya berkat ide dari Nania. restoran miliknya kembali dikunjungi banyak pelanggan.
Nania tak ingin besar kepala. Dengan tetap merendah, Nania mengatakan jika semua ini juga berkat kerja keras dari Julien's yang selalu berusaha menghidangkan makanan yang lezat untuk para pelanggan. Sehingga mereka tak betah untuk lama-lama tidak menyantap makanan di restoran Julien's.
Sebagai hadiah, Julien's mempersilakan Nania untuk meminta apapun yang dia inginkan. Julien's akan memberikan semua keinginan Nania, sebagai hadiah dari apa yang telah Nania lakukan untuk restorannya.
Tak meminta apapun. Mendengar suara senyuman dari Julien's saja sudah cukup untuknya. Dimana itu adalah hadiah terbesar dari Tuhan untuknya. Kebahagiaan Julien's adalah sebuah hadiah yang selalu Nania pinta pada Tuhan. Pasalnya Nania benar-benar mencintai dengan sepenuh hati suaminya tersebut. Tak ternilai dengan apapun, termasuk harta kekayaan. Hanya kebahagiaan Julien's yang Nania harapkan.
Terharu, Julien's begitu terharu mendengar ucapan dari Nania. Dia mencoba menahan air mata harunya kala mendengar ucapan dari Nania. Ribuan terimakasih terucap dari mulut kecil Julien's. Dimana dirinya begitu bahagia dengan apa yang telah diberikan oleh Nania padanya.
Meskipun Nania tak menginginkan hadiah apapun darinya. Tetapi Julien's tetap akan memberikan Nania sebuah hadiah yang special pastinya. Dirinya mengunjungi sebuah toko perhiasan, usai pulang dari restoran. Memilih sebuah kalung berlian yang bagus. Dirinya tak sabar memberikan kalung berlian tersebut pada Nania.
"Sore sayang." Sapa Julien's.
"Sore... Sayang." Sapa Nania.
Julien's nampak begitu terpukau dengan tampilan make up yang Nania tunjukkan. Dia nampak cantik dengan lipstik merah serta sedikit bedak yang membaluri wajah cantiknya.
__ADS_1
"Kamu cantik banget sayang." Puji Julien's.
"Bisa saja." Nania malu-malu.
"Aku ada sesuatu buat kamu." Ucap Julien's.
"Sesuatu! Apa itu?" Tanya Nania penasaran.
Dengan gerakan lambat, Julien's menunjukkan kalung berlian yang dia belikan untuk Nania. Nania seketika terkejut dengan hadiah kalung berlian dari Julien's tersebut. Dia seketika terpukau dengan keindahan kalung berlian yang begitu berkilau kala sorot lampu menyorot kalung tersebut.
"Ini serius buat aku sayang?" Nania bahagia.
"Iya buat kamu." Jawab Julien's.
Ketika Nania akan mengambil kalung tersebut. Julien's pun menawarkan untuk memakaikan kalung itu di leher Nania. Tanpa penolakan sedikit pun, Nania menerima tawaran dari Julien's.
Nania berbalik badan, sementara Julien's mendekati tubuh Nania yang nampak begitu wangi aroma parfume yang membalut bajunya. Julien's membuka cantolan kalung tersebut. Kemudian secara perlahan memasangkan kalung tersebut dileher Nania.
__ADS_1
Tak hanya memasang kalung saja. Aroma semerbak yang keluar dari tubuh Nania, perlahan membuat Julien's sedikit terangsang. Dia mencium punggung Nania yang memang tak tertutupi oleh apapun.
Julien's semakin beringas mencium tubuh Nania. Hingga akhirnya dia membawa Nania keatas ranjang. Melepaskan seluruh pakaian Nania, sebelum melakukan hubungan yang sudah pasti terjadi.