
Beberapa koper baju telah di persiapkan oleh Julien's dan Nania untuk di gunakan selama liburan di vila nantinya. Baju-baju itu adalah baju milik dari setiap anggota keluarga. Namun baju yang paling banyak tentunya adalah baju milik dari Marrie. Hampir satu koper penuh, baju Marrie berada di sana. Marrie memang sedang mengalami masa pubertas yang tinggi, hingga dia terlihat begitu antusias untuk untuk mengenakan pakaian yang mewah untuk di pajang di lini masa sosial media miliknya.
Tak hanya Marrie saja yang ingin tampil sempurna dalam liburan itu. Dua jagoan kecil Julien's juga menyiapkan semuanya dengan begitu detail. Bahkan keduanya terlihat begitu bahagia saat di minta Julien's untuk memasukkan pakaian yang hendak di bawa oleh keduanya. Mereka berdua begitu antusias untuk memilih baju yang akan di kenakan selama liburan nanti. Baju keren yang tak kalah dari Marrie.
__ADS_1
Beatrice yang masih kurang enak badan terlihat tidak begitu antusias menyambut liburan kali ini. Apalagi ada sosok Nania yang tentunya akan menjadi penghalang bagi Beatrice untuk bisa bermesraan dengan seorang Julien's. Itu yang benar-benar Beatrice pikirkan, hingga dia terlihat kurang senang dengan liburan kali ini.
Untung saja Beatrice mengajak seorang Marrisa untuk ikut dalam liburan tersebut. Hingga akan ada orang yang bisa membuat seorang Julien's dan Nania tidak akan bisa berduaan. Begitu juga sosok Alex yang menolong banyak seorang Beatrice. Alex yang akan mendapatkan jawaban dari seorang Nania. Tentu tidak akan membuat seorang Julien's bisa tenang untuk bermesraan dengan seorang Nania. Pasalnya Alex akan selalu berada di samping seorang Nania yang tak akan juga mengutarakan isi di dalam hatinya. Rasa cinta seorang Nania akan seorang Alex.
__ADS_1
Sebenarnya semuanya sudah siap untuk berangkat menuju vila dengan dua mobil. Namun Beatrice menahan semuanya untuk berangkat. Dia masih menunggu kedatangan dari seorang Marrisa yang ingin berangkat bersama dengan keluarga Julien's.
"Apa yang kamu harapkan dari dia, aku pikir kita harus segera pergi. Kamu hanya tinggal mengirimkan alamat vila itu saja pada dia. Mungkin dia akan membawa mobilnya menuju vila tersebut. Dia bukan seorang yang bodoh." ujar Julien's dengan kesal.
__ADS_1
"Apa kamu sudah tidak sabar untuk bermesraan dengan perempuan ini. Sehingga kamu tidak sabar untuk segera berangkat menuju vila. Aku tahu kamu sudah tidak sabar Julien's. Tapi apa kamu tidak bisa menunggu sebentar lagi." balas Beatrice tak kalah kesalnya.
Julien's ingin kembali membalas ucapan dari seorang Beatrice. Namun Nania langsung menghentikan aksi Julien's tersebut. Nania pikir apa yang di lakukan oleh Julien's sama sekali tidak beralasan. Hingga Nania meminta Julien's untuk lebih bersabar lagi. Mungkin Marrisa akan segera datang untuk menemui mereka semua. Pertengkaran sama sekali tidak akan menyelesaikan masalah yang ada. Jadi lebih baik menunggu Marrisa untuk datang. Menyudahi semua pertengkaran yang ada saat ini.
__ADS_1