SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
Alex Bertanya


__ADS_3

Nania sedang membandingkan dua gelas berisi susu yang hendak di berikan pada dua anak tirinya. Susu itu harus seimbang, sebab terkadang Romeo dan Theo berebut saat susu dari keduanya berbeda. Ada sedikit rasa iri satu sama lain, saat mereka mendapatkan lebih sedikit susu. Ini yang harus di pikirkan oleh seorang Nania.


Nania hampir menjatuhkan segelas susu yang ada di tangan. Alex membuat seorang Nania terkejut. Hingga Nania hampir saja menjatuhkan susu itu ke atas lantai. Untung saja, Nania tidak menjatuhkan gelas berisi susu tersebut. Hingga tidak ada drama susu yang jatuh di hari itu.


Alex meminta maaf pada seorang Nania. Sebab dia yang ingin membuat Nania terkejut, justru hampir membuat Nania terkena marah seorang Beatrice. Alex pun membantu Nania membawa dua gelas susu itu menuju kamar Romeo dan Theo. Ini mungkin pembalasan atas apa yang telah Alex lakukan pada seorang Nania.

__ADS_1


Alex terlihat begitu bahagia bisa berjalan berdampingan dengan seorang Nania. Dia membayangkan suatu saat keduanya menjadi sepasang suami istri. Di mana mereka akan membuat segelas susu untuk anak mereka. Susu yang akan memenangkan anak mereka ketika sedang lapar dan haus.


Melihat Alex tersenyum tanpa sebab. Nania sempat bertanya dengan sikap aneh dari seorang Alex. Dia heran dengan apa yang terjadi seorang Alex. Hingga dia terlihat begitu bersemangat di hari ini. Terlebih dia tersenyum sepanjang perjalanan dari dapur menuju kamar Theo dan Romeo. Ini menjadi pertanyaan yang paling besar bagi seorang Nania.


Alex tidak mengatakan apapun, dia mengaku hanya bahagia bisa mengantarkan segelas susu itu ke kamar Romeo dan Theo. Itu yang membuat seorang Alex tersenyum sepanjang perjalanan dari dapur menuju kamar Theo dan Romeo.

__ADS_1


Nania juga merasakan kebahagiaan tersendiri saat kedua anak tirinya begitu lahap dalam meminum susu. Ini kebahagiaan kecil bagi seorang Nania. Tak perlu hal lain yang membuat Nania bahagia. Melihat kedua anaknya tumbuh dengan begitu baiknya saja. Itu sudah cukup bagi seorang Nania. Dia begitu bahagia dengan apa yang terjadi pada dua anak tirinya tersebut.


Nania mengelus rambut kedua anak tirinya. Dia mengatakan begitu mencintai Theo dan Romeo. Nania sudah menganggap Theo dan Romeo seperti anaknya sendiri. Sehingga ada perasaan yang tak bisa Nania jelaskan untuk menunjukkan bagaimana dirinya begitu bahagia akan Theo dan Romeo.


Di tengah-tengah kebahagiaan yang di rasakan oleh Nania. Sebuah pertanyaan yang cukup berat harus di jawab oleh Nania. Alex bertanya perihal liburan ke Vila yang di canangkan oleh seorang Julien's. Mungkin saja Nania di tawari oleh Julien's untuk ikut. Sehingga Alex juga akan ikut, apabila Nania ikut.

__ADS_1


Nania bingung menjawab pertanyaan dari seorang Alex. Akhirnya sebagai jalan tengah, Nania pun mengatakan jika dirinya belum memutuskan. Sebab Nania belum di tawari oleh Julien's untuk ikut liburan di vila. Padahal Nania menjadi orang pertama yang di beritahu oleh Julien's perihal liburan yang akan di lakukan oleh keluarga Julien's di hari-hari ke depan tersebut.


__ADS_2