SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
TEROR DARI THOMAS


__ADS_3

Tok... Tok... Tok... salah seorang pembantu Julien's mengetuk pintu kamar Nania. Nania langsung membuka pintu kamarnya.


"Ada apa?" Tanya Nania.


"Ada kiriman paket nyonya." Ucap pembantunya sambil menyodorkan sebuah paket.


Nania menerima paket itu dengan sedikit ragu-ragu.


"Paket dari siapa?" Tanya Nania.


"Katanya ini dari tuan Thomas." Jawab pembantu itu.


Alis Nania langsung mengangkat keatas. Matanya terbuka lebar. Dia terkejut ketika mengetahui paket kiriman itu berasal dari Thomas. Nania langsung membawa masuk paket itu kedalam kamarnya.


Dia melempar paket itu keatas kasur. Dia mencoba menebak isi yang ada didalam paket itu. Mungkinkah itu sebuah benda membahayakan untuknya. Atau benda yang berkesan yang diberikan Thomas padanya.

__ADS_1


Beberapa detik mencoba memberikan sedikit terawangan akan isi paket tersebut. Akhirnya dengan penuh kehati-hatian Nania memberanikan diri untuk membuka paket tersebut.


Dengan sebuah gunting, perlahan namun pasti. Nania mulai membuka setiap plastik yang membungkus isi paket itu.


Sampai di plastik terakhir, rasa penasaran dari Nania akan paket itu terjawab. Beberapa lembar photo pernikahan Nania dengan Julien's. Apa maksud Thomas mengirimkan photo itu. Sehingga Nania cukup bingung.


Tiba-tiba dering panggilan dari ponselnya berbunyi. Panggilan telepon dari Thomas. Sedikit ragu untuk mengangkat, namun akhirnya dia menggeser layar ponselnya untuk menjawab panggilan telepon dari Thomas.


"Kamu sudah terimakan paketnya?" Tanyanya mengancam.


"Apa maksud kamu mengirimkan paket itu?"


Tanya Nania berurutan pada Thomas.


Thomas tertawa.

__ADS_1


"Gak penting aku dapat dari mana. Terpenting sekarang, kamu mau lihat karier suami kamu hancur. Atau kamu tidur dengan aku?" Ancam Thomas kembali.


Nania panik.


"Gak. Aku gak akan biarkan kamu menghancurkan karier suamiku. Aku juga gak sudi untuk tidur dengan kamu." Tegas Nania.


"Ok Jika kamu ingin melihat suami kamu hancur. Tinggal tunggu waktu itu datang saja " Tutup Thomas.


Nania duduk diatas kasur. Dia menarik rambutnya. Pilihan berat harus diambil. Meskipun dia tetap mencari solusi untuk terhindar dari ancaman Thomas.


Ancaman Thomas itu semakin kencang, dimana Thomas menyebarkan obrolan perihal rumor pernikahan Julien's dan Nania. Obrolan yang dibuat Thomas memancing reaksi dari keluarga Julien's. Mereka mulai membicarakan pernikahan Nania dengan Julien's. Lewat tangkapan gambar, Thomas sukses membuat Nania stress.


Obrolan yang dibuat Thomas di sosial media benar-benar langsung berefek pada Julien's. Ibunya seketika menelepon Julien's. Dia meminta penjelasan dari Julien's akan rumor pernikahan dia dengan Nania. Sehingga secara tak langsung membuat Julien's terganggu dengan adanya rumor tersebut.


Di tempat Julien's kerja juga turut heboh dengan fakta yang dibeberkan oleh Thomas. Semua orang di restoran membicarakan secara diam-diam rumor pernikahan itu. Sehingga dari mereka langsung menghakiminya Julien's dan Nania dengan banyak perspektif.

__ADS_1


Beatrice tak mau ambil pusing dengan banyaknya pemberitaan akan obrolan yang dibuat oleh Thomas. Dia sudah memperhitungkan hal tersebut. Sehingga dia hanya tersenyum dengan semua kekacauan yang dibuat oleh Thomas.


Tak tinggal diam. Julien's yang tak mau orang-orang tahu akan pernikahan dirinya dengan Nania. Berusaha menepis segala rumor yang ada. Dia mencoba meyakinkan keluarga besarnya bahwa dia dan Nania tidak menikah. Sehingga obrolan yang dibuat oleh Thomas adalah hoax atau berita bohong.


__ADS_2