SEBELUM PUKUL 12 MALAM

SEBELUM PUKUL 12 MALAM
AJAKAN MAKAN SIANG DARI JULIEN'S


__ADS_3

Julien's meminta Marrie untuk menelpon Oscar. Marrie sempat menanyakan tujuan Julien's memintanya menelpon Oscar. Namun Julien's enggan memberitahu maksud serta tujuan dirinya menelpon Oscar. Julien's hanya meminta Marrie untuk menelpon Oscar saja. Mengingat Julien's belum memiliki kontak Marrie di ponselnya.


Tak ada kata lagi, Marrie langsung merogoh saku celananya. Mengeluarkan ponsel mahal yang baru dibelinya, Marrie pun langsung melakukan panggilan telepon pada Oscar.


Begitu terhubung dengan Oscar. Marrie langsung memberikan ponsel miliknya pada Julien's.


"Selamat pagi Oscar."


"Selamat pa...gi." Oscar bingung dengan suara pria yang muncul dari ponsel Marrie.


"Ini saya Julien's, saya meminjam ponsel Marrie untuk menelpon kamu."


"Pantas terdengar suara pria. Saya pikir Marrie berubah jadi seorang pria haha."


"Tidak. Saya menelpon kamu pagi ini, ingin mengajak kamu makan siang. Ada sesuatu yang ingin saya berikan pada kamu."

__ADS_1


"Sesuatu! Sesuatu apa pak?"


"Pokoknya nanti kamu datang jam 1 siang buat makan siang di restoran saya. Nanti saya kirimkan alamat restoran saya. Sehingga kamu tidak akan tersesat."


"Baik pak. Sekali lagi terima kasih atas undangannya. Saya jadi penasaran dengan apa yang sesuatu itu."


"Makanya kamu harus datang. Saya tunggu kamu jam 1 siang. Ok!"


"Baik pak."


Kurang mengajarkan anak-anaknya untuk meminta maaf ketika salah. Berterima kasih ketika sudah merasa dibantu. Kebiasaan ini akan mendidik anak-anak Julien's untuk menjadi lebih tumbuh berkembang lagi. Mengingat kebiasaan baik yang Julien's tanamkan, akan menjadi modal positif untuk ketiga anaknya dimasa mendatang.


Mendengar ayahnya mengajak Oscar makan siang bersama. Marrie tiba-tiba ingin ikut bersama Julien's untuk makan siang bersama Oscar. Mengingat Marrie dan Oscar sedang dalam masa penjajakan. Hingga Marrie butuh pertemuan yang cukup intensif dengan Oscar.


Julien's tidak melarangnya. Tapi Marrie harus sekolah, di jam 1 siang mungkin Marrie masih harus melakukan kegiatan ekstrakurikuler yang tentu tidak bisa ditinggal olehnya.

__ADS_1


Demi bertemu dengan Oscar, Marrie tak memperdulikan ekstrakulikuler yang harus diikuti olehnya. Mungkin Marrie akan izin di hari ini, dengan keperluan keluarga. Sehingga ia bisa turut serta makan siang bersama Oscar.


Tembok besar menghadang Marrie. Julien's tak setuju dengan pendapat dari Marrie. Baginya apa yang Marrie lakukan tidak baik. Mengesampingkan urusan sekolah demi acara yang tidak penting, adalah tindakan yang tidak baik. Marrie harus tetap mengutamakan kegiatan sekolah, apapun bentuk kegiatan yang dijalani. Mengingat kegiatan sekolah itu penting dalam menunjang keterampilan motorik seorang siswa.


Tak dapat menyanggah lagi ucapan dari Julien's. Marrie dengan sangat terpaksa, akhirnya menyampingkan keinginan untuk bertemu dengan Oscar. Dimana ia harus menjalani kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.


Dalam mulutnya, Marrie memang ikhlas, tapi di hati kecilnya. Marrie tetap tidak bisa menerima keputusan Julien's. Sebab ia masih ingin makan siang bersama Oscar. Demi semakin dekat dengan Oscar. Raut wajah sedikit kecewa ditunjukkan Marrie, begitu akan berangkat ke sekolah.


Melihat Marrie begitu kecewa dengan keputusan darinya. Julien's mencoba memberikan penjelasan lanjutan untuk Marrie. Sehingga Marrie akhirnya mengerti, dengan penjelasan yang diberikan oleh Julien's. Sedikit senyuman kembali terlukis diwajah Marrie. Ia mulai mengerti akan keputusan Julien's yang tidak mengajaknya untuk makan siang bersama Oscar.


Oscar sendiri merasa deg-degan dengan ajakan makan siang dari Julien's. Entah apa yang hendak dibicarakan oleh Julien's padanya. Mungkin sesuatu hal yang penting hendak Julien's sampaikan padanya. Hingga mengajak Oscar untuk makan siang bersama.


Makan siang kali ini tak ingin Oscar lewatkan begitu saja. Dimana Oscar bisa mengambil peluang emas untuk makan siang dengan menu mewah dari restoran Julien's. Dengan mesin pencarian yang ada di browser ponselnya, Oscar mencari daftar menu yang biasa dijual di restoran Julien's.


Mata Oscar hampir jatuh melihat harga menu yang ada. Dimana harga dari setiap menu makanan itu cukup menguras dompet. Namun secara visual, semua menu makanan tersebut cukup meyakinkan. Hingga tak heran jika memiliki harga yang fantastis.

__ADS_1


Memegangi sebuah piring kosong di apartemen kecil miliknya. Oscar sudah bisa membayangkan, makanan mahal yang akan dia santap siang nanti. Mengingat acara makan siang itu berada di salah satu restoran milik Julien's. Jadi sudah pasti daftar menu makanan yang ada di mesin pencarian browser Oscar tadi. Akan terpampang nyata dihadapan matanya.


__ADS_2