
Ibunya yang telah lama menunggu Alex pulang, akhirnya dapat tersenyum melihat putera tercintanya pulang dengan selamat. Dia begitu bahagia saat Alex menampakan batang hidungnya di hadapan wajahnya. Alex yang di tunggu oleh ibunya tersebut akhirnya datang. Sehingga kedatangan Alex langsung di sambut senyum manis dari sang ibu tercinta.
Alex langsung memeluk ibunya yang sekarang sudah cukup kuat berdiri tanpa tongkat. Dia mencium kedua pipi sang ibunda tercinta. Alex begitu heran dengan keberadaan ibunya yang berada di luar rumah. Ini tidak seperti biasanya, ibunya tidak mungkin berada di luar rumah seperti ini. Jika tidak ada sesuatu, mana mungkin ibu Alex tersebut berada di luar rumah.
"Ibu tidak seperti biasanya berada di luar rumah seperti ini." Ucap Alex merangkul sang ibu berjalan masuk kedalam rumahnya.
__ADS_1
"Ibu ingin merasakan udara di sore hari saja. Sepertinya udara di sore hari terasa begitu nyaman untuk di nikmati." Balas ibu Alex.
Alex dan ibunya pun sama-sama duduk di sofa di ruang tamu. Seorang pembantu di rumah Alex asal Philipina langsung mendatangi Alex dan ibunya untuk menawarkan minum.
Alex dan ibunya kompak meminta segelas air putih yang mungkin saja bisa membunuh rasa haus dari seorang Alex di sore hari ini. Namun perubahan sikap dari ibunya yang terlihat semakin ceria, membuat Alex begitu bahagia. Dia ingin ibunya selalu ceria seperti sekarang. Sehingga Alex bisa melihat senyum ibunya tersebut sepanjang hari. Senyum manis yang penuh dengan cinta.
__ADS_1
Selama ini ibunya terlalu berpikir jauh. Sehingga dia tidak bisa menikmati hidupnya saat ini. Menikmati setiap momen yang ada pada dirinya. Sehingga ibunya tidak pernah melihat hal positif yang selalu hadir dalam dirinya.
Melihat Nania yang membawa perubahan yang cukup signifikan dalam hidupnya. Ibu Alex yang melihat cinta Alex yang tulus pada Nania. Akhirnya memberikan restu pada Alex. Bahkan ibunya siap membantu Alex dalam mendapatkan cinta Nania. Sehingga ibu Alex itu bisa memiliki menantu seperti Nania. Seorang perempuan yang cantik baik secara fisik, maupun sikap. Itu yang jarang di lihat oleh dirinya. Itu semua ada di dalam diri Nania.
Alex menyambut dengan tangan terbuka atas dukungan yang di berikan oleh ibunya pada seorang Alex. Dia merasa dukungan itu cukup penting. Sebab dukungan yang penuh dari ibunya akan mempermudah Alex dalam mendapatkan cinta seorang Nania. Cinta Nania akan semakin mudah untuk digapai oleh seorang Alex. Sebab satu tembok besar yang menghalangi Alex sudah runtuh. Kini Alex hanya perlu meluluhkan hati seorang Nania saja. Itu akan menjadi sebuah perjuangan bagi seorang Alex.
__ADS_1
Alex berulang kali memeluk erat ibunya tersebut. Dia begitu bersyukur dengan restu yang telah ada dalam hati ibunya untuk Alex. Ini kebahagiaan yang cukup menggembirakan bagi Alex. Hingga Alex berniat untuk mentraktir teman-teman di tempatnya bekerja. Sebab Alex sudah mendapatkan restu dari ibunya.