
Beberapa orang membuat video bagaimana Oscar menyatakan cinta secara romantis pada seorang Marrie. Dia terlihat begitu dewasa saat menyatakan cinta tersebut pada Marrie. Oscar terlihat sungguh-sungguh, begitu juga dengan kata-kata yang dia ucapkan. Dia terlihat seperti orang dewasa yang menyatakan cintanya pada seorang Marrie.
Video itu tersebar ke seluruh Prancis. Semua orang melihat bagaimana Oscar cukup berani menyatakan cinta di hadapan orang-orang yang sedang menonton film. Sebagian dari mereka memuji aksi Oscar tersebut. Sementara yang lainnya mengutuk apa yang Oscar tunjukkan. Mereka menganggap apa yang Oscar lakukan tidak wajar. Mengingat Oscar masih remaja, belum cukup umur untuk berpacaran.
Salah satu orang yang menolak Oscar pacaran dengan Marrie, tentu adalah Beatrice. Ibu kandung dari Marrie itu, dengan tegas menolak hubungan anaknya dengan Oscar. Marrie nampak marah saat melihat video viral Oscar menyatakan cinta pada seorang Marrie. Dia menganggap apa yang Oscar lakukan adalah sebuah kesalahan. sehingga layak mendapatkan cibiran.
Beatrice yang tidak terima dengan video tersebut. Tentu siapa untuk memarahi Oscar secara langsung. Dia siap melakukan segala upaya yang mungkin saja bisa membuat Oscar menjauhi Marrie. Sebab Beatrice tidak ingin pemikiran Jalanan dari seorang Oscar, terbawa oleh Marrie. Itu sangat bahaya bagi seorang Marrie.
Jam pulang Marrie sudah dekat. Beatrice mengirim pesan pada Marrie untuk segera pulang. Marrie mengirim pesan, dia ingin mengerjakan sesuatu terlebih dahulu bersama teman-temannya. Namun Beatrice yang lebih cerdas daripada seorang Marrie. Meyakini, apa yang hendak di lakukan oleh Marrie. Dia bukan ingin mengerjakan tugas sekolah. Melainkan berpacaran dengan Oscar. Hingga kali ini Beatrice menunjukkan ketegasan dari dirinya pada seorang Marrie. Dia mengatakan bahwa Marrie harus segera pulang sekarang juga. Jika Marrie menolaknya, Beatrice siap memberikan hukuman pada seorang Marrie.
__ADS_1
Khawatir akan membuat ibunya semakin marah pada dirinya. Marrie akhirnya segera bergegas pulang menuju rumahnya. Begitu bel pulang sekolah telah berbunyi dengan kencangnya. Marrie pun langsung menaiki mobil Oscar untuk segera pergi menuju rumahnya.
Di dalam mobil Oscar, Marrie mengutarakan ketakutan dari dirinya. Dia takut akan ibunya yang mungkin marah. Dari tulisannya saja sudah cukup jelas, ibunya tersebut akan memarahi Marrie. Hingga Marrie takut untuk pulang.
Namun Oscar menunjukkan sikap dewasa dari dirinya. Dia memperlihatkan bagaimana seorang pria yang bisa menenangkan pasangan dari dirinya. Dia memeluk tubuh Marrie, sebelum menguatkan Marrie dengan ucapannya yang cukup baik. Oscar melakukan itu untuk membuat Marrie semakin bisa tenang.
Marrie yang penuh rasa ketakutan, akhirnya bisa sedikit tenang. Dia sudah tidak ketakutan seperti tadi, kini Marrie berubah menjadi lebih tenang dan terlihat santai. Tidak seperti awal yang cukup khawatir.
Mobil Oscar tiba di depan Beatrice yang sedang berdiri dengan begitu marahnya. Di awali Marrie yang keluar terlebih dahulu. Kemudian di susul oleh Oscar yang hendak menyapa seorang Beatrice yang semakin terlihat marah.
__ADS_1
Beatrice langsung menghampiri Oscar yang berada di samping pintu kemudi mobilnya. Dia dengan kata-kata kasarnya, langsung memaki seorang Oscar. Oscar hanya terdiam mendapat makian dari seorang Beatrice. Mungkin apa yang diucapkan oleh Beatrice ada benarnya. Perbedaan kasta antara Oscar dengan Marrie itu terlalu jauh. Sehingga Oscar seharusnya sadar diri akan status dari dirinya. Bukan malah mendekati seorang Marrie.
Marrie yang tak tega Oscar di maki oleh Beatrice. Langsung menghampiri Beatrice untuk memintanya menghentikan ucapannya pada seorang Oscar. Marrie meminta Beatrice untuk tidak melakukan hal tersebut lagi. Apa yang Beatrice ucapkan cukup membuat Oscar terluka, hingga Marrie meminta Beatrice tidak melakukan hal tersebut lagi. Beatrice harus menghentikan ucapan kasarnya pada seorang Oscar.
Oscar tak menampik semua ucapan dari Marrie. Perbedaan kasta antara dirinya dengan Marrie. Usia yang masih remaja di antara keduanya. Tapi semua itu tercipta karena cinta. Cinta yang membuat perbedaan itu tidak ada. Cinta yang membuat mereka dewasa seperti saat ini. Cinta juga yang membuat seorang Marrie dan Oscar bisa bersama. Semua itu berkat cinta yang membuat mereka menjadi sepasang kekasih.
Ungkapan dari seorang Oscar yang di anggap terlalu tinggi oleh Beatrice. Langsung mendapatkan penghakiman dari Beatrice. Baginya apa yang Oscar ucapkan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Dia terlalu tinggi dalam berbicara, sehingga Oscar harus sedikit merendah. Oscar harus banyak merendah untuk bisa melihat realitas yang ada. Dimana banyak orang yang jelas-jelas harus berpisah dari pasangannya, sebab kasta itu tadi. Begitu juga dengan Oscar dan Marrie, yang mungkin saja akan berpisah oleh realitas yang ada.
Sakit, begitu yang Oscar rasakan saat mendengar ucapan dari Beatrice kepada dirinya. Dia begitu sakit mendengar ucapan dari Beatrice tersebut. Baginya apa yang telah Beatrice ucapkan pada dirinya adalah sebuah penghinaan. Hingga terasa menyesakan di dalam dada seorang Oscar. Dia ingin melepaskan semua itu, tapi Oscar sulit untuk melepaskan rasa sakit yang Beatrice buat. Dia sulit melupakan rasa sakit yang ada.
__ADS_1
Beatrice yang tak ingin melihat putrinya berdekatan lebih lama lagi dengan Oscar. Menarik Marrie untuk menjauh dari Oscar. Dengan begitu, Marrie akan semakin jauh dari Oscar. Marrie yang terus menangis, berusaha menolak ajakan dari Beatrice. Dia tidak ingin menjauh dari Beatrice. Hingga Marrie terus berontak dari Beatrice untuk melepaskan diri dari cengkraman seorang Beatrice.
Namun upaya dari Marrie itu gagal, Beatrice yang lebih kuat dalam hal cengkeraman, berhasil membawa Marrie masuk menuju rumahnya. Dia membawa jauh seorang Marrie dari Oscar. Dengan begitu, Oscar tidak akan lagi berdekatan dengan seorang Marrie.