
Julien's masih cukup penasaran dengan apa yang di lakukan oleh Alex dan Nania. Hingga Julien's terus mencari keberadaan dari Alex dan Nania yang duduk di kursi reguler. Satu persatu kursi itu di datangi oleh Alex untuk menemukan Alex dan Nania.
Akhirnya kursi yang di duduki oleh Alex dan Nania pun di temukan oleh Julien's. Dia tak langsung mendatangi keduanya, dia terlihat memantau dari jauh kedekatan dari Alex dan Nania. Mungkin saja akan terjadi keributan antara Alex dan Julien's, jika keduanya berpapasan. Apalagi dengan suasana yang seperti ini. Akan sangat beresiko bagi Julien's untuk datang ke tempat duduk Alex dan Nania.
Namun Julien's tak bisa menahan rasa kesalnya, saat melihat Alex yang terus mencoba merangkul Nania. Padahal dengan jelas terlihat, jika Nania begitu tidak nyaman dengan apa yang di lakukan oleh Alex. Nania pun berulang kali menurunkan tangan Alex yang berada di atas pundaknya. Hingga Julien's yang melihat dari kejauhan, di buat geram dengan tingkah yang di tunjukkan oleh Alex pada seorang Nania.
Emosi dari seorang Julien's akhirnya sudah tidak terbendung lagi. Dia pun akhirnya memberanikan diri untuk menegur adiknya tersebut. Apalagi Alex melakukan itu pada istrinya sendiri. Tentu Julien's tidak terima dengan apa yang di lakukan oleh Alex pada Nania.
__ADS_1
"Aku pikir kamu tidak harus merangkul Nania seperti itu." ucap Julien's dengan tegas.
Nania terkejut dengan kedatangan dari seorang Julien's ke tempat duduknya. Dia semakin terkejut saat Julien's meminta Alex untuk tidak merangkul Nania dengan tidak sopannya. Julien's terlihat begitu kesal melihat Alex yang berusaha mendekati Nania.
Nania menunduk, menunjukkan sikap seolah dia adalah seorang baby sitter yang bertemu dengan majikannya. Mungkin dengan gesture yang di tunjukkan oleh Nania. Itu cukup bagi Alex semakin percaya, jika Nania adalah pengasuh anak dari Julien's.
"Kalau kamu tidak bisa seperti ini. Setidaknya jangan mengusik kebahagiaan orang. Lagi pula, saya dan Nania sama-sama lajang. Jadi tidak ada yang harus di khawatirkan."
__ADS_1
Julien's terlihat semakin kesal dengan sikap tengil yang di tunjukkan oleh Alex pada dirinya. Julien's pun benar-benar marah pada seorang Alex yang mulai kurang ajar pada dirinya.
"Kamu menghormati Ibu. Seharusnya rasa hormat itu bisa kamu tunjukkan saat kamu berada di dekat seorang perempuan. Tidak melakukan hal yang condong ke arah pelecehan. Itu adalah hal yang paling buruk saya rasa." ujar Julien's dengan tegasnya.
Alex yang tak terima dengan ucapan dari Julien's lantas langsung terpancing emosi. Dia pun sudah mengepalkan tangannya untuk memukul wajah Julien's. Alex sudah tidak sabar untuk menghujamkan sebuah pukulan pada seorang Julien's. Pukulan keras yang akan membuat Julien's merasa rasa sakit yang teramat oleh pukulan yang di berikan Alex.
Namun Nania yang tidak ingin terjadi keributan di antara Julien's dan Alex. Langsung meminta Alex untuk tidak melakukan hal tersebut. Selain itu merupakan tindakan kriminal, tapi itu juga akan membuat citra keluarga Alex dan Julien's akan buruk. Sehingga Nania meminta Alex dan Julien's untuk tidak bertengkar.
__ADS_1
Nania meminta Alex untuk duduk kembali. Sebab acara lainnya akan segera di mulai. Begitu juga dengan Julien's yang dengan kedewasaannya, mulai kembali ke tempat duduknya. Dengan begitu tidak ada keributan di antara Julien's dan Alex.