Spirit Hunter System

Spirit Hunter System
Orang Yang Berbahaya


__ADS_3

Setelah mendengar penjelasan dari Adam, Jasmine tampak tertekan. Gadis itu membayangkan sosok seorang Kultivator yang memiliki usia ribuan tahun. Memiliki kisah cinta yang begitu romantis, dan semacamnya.


Akan tetapi, kenyataan kejam yang diungkapkan oleh Adam membuatnya harus menerima kekecewaan.


“Lalu, apa yang ingin anda lakukan sekarang, Mr Owl?”


Adam yang mendengarkan ucapan Carole tersenyum di balik topengnya. Pemuda itu kemudian menjawab dengan nada tenang.


“Tentu saja menunggu. Ya … menunggu kabar baik dari Mr Thomas.”


“Memangnya, kamu menyuruh pria itu melakukan apa, Mr Owl?” tanya James.


“Aku hanya menyuruhnya untuk mengumpulkan semua anak yang terlibat dan orang tua mereka. Setelah itu, aku berniat mengumpulkan mereka di tempat yang sama tiga hari kemudian.”


“Maksud anda …” Mata Carole terbelalak.


“Ya. Aku ingin mereka berkumpul di tempat yang sama karena pada saat permainan di mulai, ‘Dia’ pasti akan mendatangi salah satu dari mereka. Jadi … daripada menjaga satu per satu, lebih baik menjaga mereka semua bersamaan.


Selain itu lebih efektif, hal itu juga dapat menghemat biaya kerja. Setidaknya … itu yang aku pikirkan. Bagaimana menurut kalian?”


Mendengar ucapan Adam, keempat orang lainnya saling memandang. Setelah beberapa saat, James kemudian berbicara.


“Idemu sendiri sama sekali tidak salah, Mr Owl. Hanya saja … semua itu tidak semudah yang kamu katakan. Bahkan jika kamu bisa mengumpulkan mereka, kamu pasti akan kesulitan dalam mengatur mereka sendirian.


Kamu pasti tahu betapa keras kepalanya mereka. Sulit diatur, bahkan merasa lebih superior dibandingkan dirimu. Jika mereka malah mengandalkan latar belakang untuk menyuruhmu-”


"Itu tidak akan pernah terjadi," ucap Adam.


"Kenapa?" tanya James dengan ekspresi bingung di wajahnya.


"Bukankah kamu masih ingat pertama kali aku mendaftar ke Departemen Misteri, James?"


"Maksudmu ... izin khusus?"


Mata James terbelalak. Dia nyaris lupa bahwa Adam telah mendapatkan izin khusus untuk melakukan operasi sendiri. Izin yang membuat iri karena tidak ada anggota kepolisian atau ketentaraan yang bisa menyuruhnya melakukan sesuatu. Dengan kata lain, dia sangat bebas. Bahkan terlalu bebas karena tidak ada yang bisa memengaruhi dirinya.


"Bukankah itu luar biasa? Sangat berguna, kan?"


Mendengar suara Adam yang sedikit sombong, James terdiam. Bukan hanya terdiam, dia bahkan merasa cukup tertekan. lagipula ... dirinya adalah ketua Departemen Misteri Cabang kota B, tetapi dirinya sama sekali tidak memiliki izin khusus semacam itu. Bukan hanya dirinya, tetapi tidak ada anggota Departemen Misteri yang mendapatkan izin khusus seperti Adam.

__ADS_1


Alasannya sederhana ... mereka kurang kuat dan kurang berguna. Orang-orang itu juga telah diketahui identitasnya. Berbeda dengan sosok 'Blood Owl' yang merupakan keberadaan kelas A+ yang sangat berbahaya. Selain itu, 'Blood owl' juga merahasiakan identitasnya. Benar-benar merepotkan pihak pemerintahan apabila menjadi musuh. Jika itu sampai terjadi, mungkin pihak pemerintahan pasti akan menjadi lebih dan lebih sibuk lagi.


"Izin khusus apa, Ketua?" tanya Carole dengan ekspresi penasaran.


Mendengar pertanyaan wanita itu, James kemudian menjelaskan. Pada saat mendengarkan penjelasan James, yang lainnya sangat terkejut. Selain itu, mereka juga merasa diperlakukan kurang adil. Khususnya yang lebih dewasa seperti Carole dan Douglas.


"Bukankah itu tidak adil, Ketua? Bukankah kami seharusnya juga mendapatkan izin yang sama?" tanya Douglas dengan ekspresi agak kesal.


"Aku sudah bilang, Pemerintah menghargai seseorang tergantung dengan kemampuan dan kekuatan. Setiap orang memiliki nilai yang berbeda."


"Tapi-"


"Aku tanya, apakah kamu memiliki kekuatan pukulan sebesar 2500 joule?"


"Tidak."


"Bagaimana dengan kecepatanmu? Pakah kamu cepat?"


"Tidak juga."


"Yang paling penting ... apakah kamu memiliki kemampuan untuk mengalahkan belasan tentara bersenjata sendirian?"


"Terimalah kenyataannya, Douglas. Pemerintah memberi sesuai dengan nilainya. Apakah kamu tidak puas dengan gajimu? Mungkin kamu ingin mengajukan pengunduran diri?"


"..." Douglas diam.


"Jika kamu ingin mundur, Pemerintahan pasti tidak akan menahanmu. Namun mereka pasti mengawasimu. Jika kamu menggunakan kemampuan secara acak ... mereka muungkin juga menangkapmu."


Mendengar ucapan James, yang lainnya merasa terancam. Meski cukup iri dengan status khusus 'Blood Owl', mereka tahu sebenarnya kehidupan mereka sudah memuaskan. Pekerjaan yang tak berat, bahkan sangat ringan. Ditambah dengan gaji besar dan stabil, itu sudah sangat membantu kehidupan mereka.


"Kamu harus mengingat ini, Douglas. Meski keserakahan adalah salah satu sifat bawaan manusia, kamu tidak boleh sampai terjebak dan berakhir karena hal itu. Pelajari untuk lebih bersyukur dalam menerima sesuatu."


"Maaf. Aku mengerti, Ketua. Terima kasih atas nasihat darimu."


Douglas mengangguk lembut. Dia menyadari dirinya salah. Pria itu merasa dirinya spesial dan terlalu melebih-lebihkan dirinya sendiri. Meski tidak terlihat dengan jelas, para anggota Departemen Misteri tampaknya menumbuhkan sikap seperti itu. Sikap dimana mereka merasa lebih superior daripada manusia normal. Mereka merasa diri mereka pantas berada di atas dan diperlakukan seperti bangsawan mulia.


"Huuh ..." James menghela napas panjang.


Pada saat itu, suara tak acuh Adam terdengar.

__ADS_1


"Aku akan latihan di halaman belakang. Jika Mr Thomas datang mencariku, tolong suruh saja dia pergi ke halaman belakang."


"Baik, Mr Owl."


Setelah itu, Adam meninggalka ruang keluarga dan pergi menuju halaman belakang.


Melihat sosok Adam yang telah pergi, James langsung menatap tiga anggota lainnya. Dengan ekspresi sangat serius di wajahnya, dia mengingatkan. Ya ... mengingatkan untuk kebaikan mereka bertiga.


"Kalian harus ingat. Meski Mr Owl sangat ramah, dia juga memiliki sisi lain. Mr Owl membunuh belasan orang dengan ganas, jadi kalian jangan sekali-kali membandingkannya begitu saja."


"N-Namun ... dia sangat baik kepada saya?" ucap Carole dengan wajah bingung.


"Maksudmu?" tanya Douglas.


"Mr Owl membantu saya dalam misi. Dia tidak menyuruh saya melakukan pekerjaan berat. Sebaliknya, ketika mendapatkan hadiah, Mr Owl malah membaginya dengan saya yang tidak melakukan apa-apa."


Mendengar ucapan Carole, Douglas dan Jasmine tampak sedikit iri. Sedangkan James sendiri masih tampak serius.


"Bukannya aku bilang Mr Owl itu jahat. Hanya saja, dia berbahaya. Oleh karena itu ... aku harap kalian tetap berada di sisi baiknya."


"Kenapa?" tanya Douglas dengan ekspresi wajah bingung.


"Karena aku yakin, jika Mr Owl marah ... dia tidak akan segan membunuh kita semua dan menghilang begitu saja."


Mendengar ucapan James, tiga orang lainnya tanpa sadar menggigil. Mereka langsung mengangguk dengan patuh. Benar-benar mencatat informasi itu dengan jelas di benak mereka.


***


Sementara itu, di halaman belakang.


Berdiri di tengah halaman, Adam memegang bokken dengan ekspresi tenang. Meski sempat mendengar apa yang anggota lain bicarakan tentangnya, pemuda itu sama sekali tidak peduli.


Menutup matanya, Adam menghirup napas dalam-dalam sebelum mengembuskan perlahan. Pada saat itu, aura yang tipis menyelimuti bokken di tangan kanannya. mendengarkan suara embusan angin, dia mencoba mendeteksi gerakan daun-daun yang berguguran sebelum mengayunkan pedangnya dengan lembut, tetapi sangat cepat.


Cepat, senyap, tetapi sangat tajam dan mematikan. Ya ... Adam mencoba lebih mendalami esensi Qi angin dalam gerakan Autumn Sword.


Setelah beberapa waktu berlatih sambil menutup mata, Adam membuka matanya perlahan. Berdiri dengan tenang, dia bergumam pelan.


"Permainan itu ... aku harus memenangkannya."

__ADS_1


>> Bersambung.


__ADS_2