
“A-Apakah ada yang salah dengan saya, Kak Adam?”
Melihat bagaimana Adam menatapnya, Bella merasa kurang nyaman. Gadis itu benar-benar merasa malu. Jantungnya berdegup kencang semakin lama pemuda tampan itu memandangnya.
“Ini terdengar egois, tapi … bolehkah aku meminta bulu ini?”
“Boleh!” jawab Bella dengan pasti.
Ekspresi Bella langsung berubah kemudian. Setelah mendengarkan baik-baik pertanyaan Adam, wajahnya menjadi semakin merah karena malu. Gadis itu sangat malu karena awalnya berpikir pemuda tampan itu ingin ‘memakannya’.
“Benarkah?” tanya Adam ragu.
Itu adalah barang pemberian dari nenek yang telah merawat Bella. Agak tidak pantas jika memintanya begitu saja. Melihat ekspresi bingung di wajah Bella, Adam pikir gadis itu merasa tidak nyaman karena enggan tetapi tidak berani menolak.
“Jika tidak boleh. Itu tidak apa-apa. Lagipula, benda ini adalah pemberian dari nenek yang telah merawat kamu.”
Melihat eksprsi lembut Adam, Bella tahu bahwa pemuda itu salah paham. Dia bertanya dengan ekspresi malu-malu.
“A-Apalkah anda membutuhkannya, Kak Adam? Jika iya, tidak apa-apa untuk mengambilnya. Itu hanya bulu berwarna unik, peninggalan sebenarnya Nenek jelas gelang itu.
Saya bahkan tidak tahu kenapa bulu itu Nenek simpan.”
“Terima kasih banyak, Bella!”
Adam langsung memeluk Bella yang linglung. Tidak hanya memeluk, setelah itu dia langsung mengecup lembut kening gadis itu.
“S-Saya …”
Tidak tahu bagaimana membalasnya, Bella yang merasakan kehangatan itu hanya menenggelamkan dirinya ke dalam pelukan Adam. Pada saat gadis itu merasakan kenyamanan yang luar biasa, pemuda tampan itu tiba-tiba melepaskan pelukannya.
“Sudah jam segini. Kamu tunggu di rumah sebentar, Bella. Aku akan keluar untuk membeli sesuatu terlebih dahulu.”
Setelah mengatakan itu, Adam bangkit dari sofa lalu segera pergi ke kamarnya. Beberapa saat kemudian, pemuda itu tampak berganti pakaian dengan yang lebih rapi tetapi simple.
“Aku berangkat dulu …”
“...”
Melihat Adam yang pergi begitu saja, Bella terdiam. Dia mengedipkan mata dengan ekspresi aneh di wajahnya. Merasa bingung kenapa pemuda tampan itu tampak begitu bersemangat dan buru-buru pergi meninggalkan rumah.
Kak Adam … dia tidak memiliki hobi unik untuk mengoleksi bulu dan pamer ke teman-temannya, kan?
__ADS_1
Sementara Adam tidak tahu apa yang sedang dipikirkan oleh nyonya kecilnya itu, dia malah sibuk berkeliling untuk membeli beberapa jenis bahan segar yang dibutuhkan untuk evolusi Nix. Ya … pemuda itu bersemangat karena hal itu.
Melawan roh jahat di kamar mandi asrama putri, Adam beruntung mendapatkan 15 Spirit Bead (bronze). Ditambah dengan 6 di dalam item bag, pemuda itu sekarang memiliki Spirit Bead (bronze) x21. Dia juga telah mendapatkan Suzaku’s Soft Feather dari Bella.
Itu berarti … bahan utama yang dibutuhkan Nix untuk berevolusi juga sudah terkumpul!
Apa yang Adam tunggu sebenarnya bukan evolusi Nix, tetapi hadiah yang dia dapat setelah naik ke tingkan Silver Spirit. Pada saat itu, dirinya akan mendapatkan berapa item dari Spirit Hunter System, khususnya kesempatan acak untuk mendapatkan Spirit Beast baru dari System.
Adam tidak bisa menyangkal, meski memiliki penampilan dan tempramen buruk, skill yang dia dapat dari si ayam itu sangat membantu dirinya.
“Kali ini tidak perlu keturunan Spirit Beast yang dianggap Dewa Penjaga. Aku tidak ingin banyak menuntut, System … kamu harus memberiku seekor griffin atau manticore sebagai tunggangan.
Ah! Kelihatannya itu cukup aneh dan berlebihan. Tidak perlu keduanya, ya … Singa Nemea! Singa Nemea pun tidak apa-apa!”
Adam bergumam pelan ketika mengendarai mobilnya dalam perjalanan pulang. Jika System itu hidup dan bukan hanya panel data, mungkin dia sudah mengeluh karena permintaan tidak tahu malu pemuda itu.
Lupakan griffin atau manticore yang dianggap makhluk hybrid legendaris dalam cerita.
Singa Nemea, singa raksasa yang merupakan salah satu rintangan bagi Heracles untuk naik ke ranah Dewa. Meski penampilannya mirip singa biasa tetapi lebih besar, sudah sangat jelas … makhluk itu juga merupakan binatang legendaris yang sangat kuat.
Mengucapkan kalimat ‘tidak apa-apa’ untuk mendapatkan makhluk legendaris, itu masih terlalu berlebihan!
...***...
Pemuda itu melihat sosok Nix yang berdiri di tengah ruangan. Dia telah menyiapkan semua bahan dan siap untuk membuat si ayam berevolusi. Sedangkan Bella, gadis cantik itu telah tidur lelap setelah berolahraga sampai lelah bersama Adam sebelumnya.
“Apakah kamu siap, Nix?”
Mendengar ucapan bos kejam yang biasanya kurang bisa diandalkan, Nix mengangguk dengan ekspresi serius. Dia tidak menyangka bos kejam itu benar-benar akan mencoba membantunya untuk memenuhi takdirnya sebagai penerus leluhurnya, Suzaku.
Membayangkan dirinya terbang di langit dengan api di sekelilingnya. Mengaduk langit dan membakar segalanya dengan kekuatannya, si ayam mengangkat kepalanya dengan ekspresi bangga. Bahkan tampak lebih konyol daripada biasanya.
System, Evolusi!
Memerintah dalam pikiran, semua bahan yang Adam kumpulkan termasuk Spirit Bead dan Suzaku’s Soft Feather langsung menghilang. Pada saat itu, tubuh Nix diselimuti dengan cahaya emas yang menyilaukan.
Melihat itu, Adam tampak terkejut. Dia bahkan sedikit berharap.
Jangan bilang … si ayam bodoh ini benar-benar akan menjadi seekor Phonenix!
Secara tiba-tiba, Adam merasakan sensasi hangat menyebar ke seluruh tubuhnya. Dirinya yang telah berada di puncak Bronze Spirit tiba-tiba merasakan dirinya menembus penghalang dan masuk ke tingkat Silver Spirit.
__ADS_1
Pada saat itu juga, cahaya dalam ruangan mulai menjadi redup. Nix akhirnya mengungkapkan penampilan barunya. Melihat sosok itu … Adam tidak bisa berkata-kata.
Bulu hitam dengan sedikit garis keemasan, wajah merah, dan kaki berwarna hitam dengan sedikit warna emas.
Melihat ke arah Nix, ekspresi Adam tampak muram.
Apa-apaan ini! Selain sedikit garis emas, itu masih ayam! Benar-benar ayam! Bahkan ukurannya sama sekali tidak menjadi lebih besar sedikit pun!
Adam meraung dalam hati. Benar-benar merasa tidak puas melihat si ayam yang tampak tidak berubah. Ya, memang sedikit berubah. Namun apa yang paling berubah bukan tubuhnya, tetapi ekspresi sombong di wajahnya.
Melihat Nix yang mengangkat kepalanya tinggi-tinggi sambil membuka kedua sayapnya lebar-lebar.
Ayam konyol ini!
Melihat Nix yang konyol, ekspresi Adam tampak begitu suram. Untuk meringankan pikirannya, dia langsung melihat panel system.
...***...
[ Spirit Hunter System ]
Name : Adam Bladefield
Level : Silver Spirit (Low)
Cultivation Technique : Golden Sun and Silver Moon
Battle Skill : Autumn Sword (competent)
Other Skill : -
Spirit Beast : Black Chicken (Low-Silver), Shadow Beast (Low-Bronze)
Beast Skill : Suzaku’s Cry (Silver), Suzaku’s Golden Claws (Silver), Shadow Stealth (Bronze)
Items Bag : Spirit Bead (bronze) x1, Silver Spirit Gift Box x1.
...***...
Melihat item itu, ekspresi Adam menjadi agak lega. Dia hanya berharap mendapatkan beberapa item berguna dan Spirit Beast yang lebih baik. Ya, sekarang dia hanya bisa mengharapkan itu.
Setelah mengabaikan hal-hal lain, pemuda itu menarik napas dalam-dalam.
__ADS_1
Akhirnya memutuskan untuk membuka kotak hadiah!
>> Bersambung.