Spirit Hunter System

Spirit Hunter System
Goal Kecil dan Misi


__ADS_3

"Apakah kamu tidak bosan, Bell?"


Siang di hari yang sama. Adam duduk di sofa dengan Bella. Wanita itu bersandar pada bahunya. Keduanya sama sekali tidak melakukan apa-apa, hanya bermalas-malasan bersama.


Bella memilih untuk membolos karena ingin menjaga dan merawat Adam. Padahal pemuda itu sudah berbicara kepadanya bahwa tidak apa-apa untuk melakukan sesuatu sendiri. Namun Bella menolak dengan keras kepala, tetap bersikeras untuk berada di samping Adam.


Jennifer sendiri juga ingin meminta izin. Namun karena tidak diperbolehkan, wanita itu hanya bisa mengutuk atasannya sebelum pergi bekerja dengan mood buruk.


Melihat mereka berdua yang begitu peduli kepadanya, Adam merasakan kehangatan dalam hatinya. Benar-benar telah menganggap mereka berdua sebagai keluarga.


"Tidak. Saya tidak bosan, Kak Adam."


"..."


"Terima kasih karena telah memenuhi permintaan egois saya, Kak Adam. Maaf kalau saya membuatmu kesal."


"Wanita bodoh, aku sama sekali tidak keberatan sesekali menjalani hari yang santai seperti ini. Lagipula ..."


Adam menatap ke arah Bella sambil tersenyum.


"Bersantai seperti ini tidak buruk juga."


***


Dua hari kemudian, markas Dark Wings.


Tok! Tok! Tok!


Suara ketukan pintu terdengar. Adam yang sedang menulis di kamarnya menoleh ke pintu lalu berkata.


"Tidak dikunci. Masuk saja."


Pintu terbuka, James memasuki kamar Adam. Pria itu langsung mencium aroma herbal yang menyegarkan. Agak terkejut, dia melihat ke arah Adam yang sedang menulis di meja belajarnya.


"Beberapa hari tidak hadir, seharusnya kamu berkumpul dan bersantai bersama kami, Mr Owl."


Usai mengatakan itu, James memerhatikan sosok Adam yang mengenakan setelan hitam seperti biasa. Kemeja panjang digulung sampai lengannya. Menampakkan dua lengan yang dipenuhi bekas luka samar.


"Apakah kamu terluka, Mr Owl?" tanya James dengan ekspresi heran.

__ADS_1


"Tidak terlalu parah. Itu sebabnya aku istirahat selama tiga hari."


Adam berkata dengan tenang. Ya, meski sebagian besar adalah kebohongan.


Pemuda itu menggunakan dua hari untuk pemulihan dan melakukan sinkronisasi dengan dua skill baru. Adam menyemburnya dengan nama ...


Weapons Art of Bladefield, dan Limitless Bladefield.


Alasan kenapa Adam menamai teknik kultivasi dengan kata Limitless Bladefield adalah efek dari teknik itu sendiri.


Pada awalnya, Adam hanya membaca dan mengira-ngira fungsi dari penjelasan System. Namun setelah sinkronisasi, dia merasa kalau teknik itu sendiri tidak begitu tertinggal dibandingkan Golden Sun and Silver Moon miliknya.


Golden Sun and Silver Moon menggunakan energi yang terpancar dari cahaya matahari, bulan, dan bintang. Menyaring esensi murni dari energi alam. Membuatnya menjadi energi murni yang bersifat netral, dan bisa dirubah menjadi bentuk lain atau elemen lainnya.


Sedangkan Limitless Bladefield adalah kebalikannya. Bahkan bisa dianggap sebagai teknik ekstrem. Teknik itu mampu menyerap energi dengan unsur apa saja, bahkan dari yang bersih atau kotor tanpa memedulikannya. Menyerap dan mencampur semuanya, lalu merubahnya menjadi sejenis energi aneh dengan kerusakan luar biasa. Bahkan hampir tidak ada elemen lain yang bisa menetralkan energi itu.


Teknik pertama membuat Adam bisa menggunakan elemen apa saja dengan buff, atau kekuatan tambahan lebih baik daripada teknik original. Sedangkan teknik kedua bisa membuat energi baru dengan bahan bakar elemen apa saja.


Karena itu, Adam memiliki pemikiran yang cukup gila dan ekstrem.


Ya. Pemuda itu berniat untuk menggabungkan keduanya dalam konsep harmoni. Membayangkan membuat energi baru dengan bahan bakar paling murni dan paling kuat ...


'Bukankah itu akan menjadi cheat yang kuat dan kejam? One hit kill?'


Hanya saja, harapan dan kenyataan itu sangat berbeda.


Dalam dua hari belajar di rumah, pemuda itu mencoba menggunakan Limitless Bladefield, tetapi ketika energi hitam dengan kilau biru aneh muncul ... energi itu terlalu sulit dikendalikan.


Bisa dibilang, Adam merasa kalau setiap elemen memiliki tempramen mereka sendiri. Energi murni yang lembut dan patuh, energi es yang angkuh, energi api yang keras, dan sebagainya.


Jika digambarkan dengan tempramen, Adam merasa kalau energi itu seperti pemberontak. Bahkan seperti maniak gila yang kacau dan sulit diatur.


Oleh karena itu, Adam memilih untuk menjadikan hal tersebut sebagai tujuan jangka panjang daripada tergesa-gesa dan malau mengacaukan dirinya sendiri. Dia juga memiliki tujuan lain, yaitu membuat empat teknik kultivasi sesuai dengan elemen air, api, angin, dan tanah.


Sebuah elemen yang bisa dibilang paling dasar, tetapi juga paling umum dalam dunia Kultivator.


Tentu saja, Adam berniat membuat teknik yang meski murni, memiliki kualitas lebih baik daripada kebanyakan teknik yang ada di sekte lain.


Alasan kenapa pemuda itu berani mengklaim bahwa dirinya mampu, jelas karena Adam memiliki modal untuk melakukannya. Seperti yang dijelaskan oleh System, Limitless Bladefield adalah teknik yang terdiri dari penyempurnaan dari banyak teknik.

__ADS_1


Layaknya rumus-rumus yang begitu banyak, Adam telah menyimpan semuanya dalam otaknya. Apa yang perlu dia lakukan sekarang adalah mengurai, memilah ... dan menyusun sesuatu yang lebih murni serta lebih mudah dibuat.


Jika ada patriak sekte atau leluhur yang mengetahui kalau Adam ingin membuat empat teknik kultivasi sebagai goal kecil dalam hidupnya, mereka pasti akan mengutuknya karena pemuda itu terlalu gila.


Bahkan bagi para leluhur, membuat teknik sederhana saja memerlukan banyak waktu. Belum lagi teknik tingkat tinggi. Mereka memerlukan beberapa generasi untuk menyempurnakannya.


Adam berencana untuk membuat teknik dengan elemen api lalu angin terlebih dahulu.


Alasannya sederhana. Karena Jennifer dan Bella memiliki kecocokan tinggi dengan elemen tersebut.


Bukan karena Adam tidak ingin, tetapi teknik Golden Sun and Silver Moon tidak bisa diwariskan. Sedangkan untuk mengajari keduanya Limitless Bladefield, dia merasa kalau teknik tersebut tidak cocok untuk mereka. Entah karena batasan garis keturunan, atau mungkin energi yang terlalu kejam dapat melukai merek berdua.


Jennifer cocok dengan elemen api. Sedangkan Bella cocok dengan energi angin.


Alasan kenapa Adam memilih untuk meneliti teknik api daripada angin, bukan karena dia lebih menyukai Jennifer dibandingkan Bella.


Pemuda itu adil terhadap keduanya. Namun karena Jennifer bertugas menjadi polisi dan bisa berada dalam bahaya kapan saja, Husky mutan mungkin masih kurang. Jadi Adam berencana untuk membuat teknik tersebut untuk melindungi keselamatannya. Lagipula, pemuda itu sadar ...


Dia tidak mungkin bisa selalu berada di sekitar mereka berdua.


Oleh karena itu, Adam menghabiskan waktu kerjanya untuk banyak menulis dan menghitung. Lagipula, System miliknya tidak memiliki fitur untuk mengurai dan membuat teknik baru atau semacamnya.


Memikirkan semua itu, tanpa sadar Adam menghela napas panjang.


"Anu ... Mr Owl???"


Ucapan James membuat Adam tersadar dari lamunannya.


"Iya?"


"Kita mendapatkan misi dari atas."


"Misi? Apakah ada sesuatu yang tiba-tiba terjadi?"


"Tidak juga." James menggelengkan kepalanya. "Daripada berbicara di sini, bagaimana kalau turun. Kita rapat setelah mengumpulkan semua anggota Dark Wings."


Melihat ekspresi rumit di wajah James, Adam mengangguk ringan.


"Kalau begitu mari kita kumpulkan mereka sekarang juga."

__ADS_1


>> Bersambung.


__ADS_2