
Andreas, anggota Phantom Blade. Salah satu orang tua dari anak yang Adam selamatkan dalam kasus Liez, Si Penyihir Hitam.
Melihat lelaki tampan itu ternyata adalah tangan kanan dari Ketua Phantom Blade, Adam diam-diam merasa kagum. Meski tidak pernah meminta bantuan dari orang itu, dari kartu nama yang Andreas berikan sebelumnya, jelas ... pria itu tulus untuk membantunya karena telah menyelamatkan putrinya.
'Jika tidak salah, ada juga kelompok bernama Crimson Wolf.'
Adam melihat sekitar. Setelah beberapa saat, dia memutuskan untuk berhenti karena sebagian kelompok belum datang.
"Kenapa kamu hanya melamun, Mr Adam? Ayo, duduk di tempatmu. Tidak perlu sungkan."
Ucapan Mr Donaldson membuat Adam tersadar dari lamunannya.
Di depannya, ada sebuah meja besar. Selain kursi utama yang menjadi pemimpin dari semua kelompok di sini, ada sepuluh kursi lain di sisi kanan dan kiri, dengan total 21 kursi.
Sedangkan 2 orang yang mengikuti ketua? Ya ... bisa dibilang mereka bertugas menjadi penjaga dan 'dipaksa' berdiri di belakang ketua mereka.
Dari pusat, ada kursi pemimpin dengan nomor 1. Setelah itu, dari kanan ke kiri mulai ada nomor 2 sampai 21. Di sisi kanan, ada nomor genap yaitu 2, 4, 6, sampai 20. Di sisi kiri, ada nomor 3, 5, 7, sampai 21.
Melihat nomor undangannya, Adam segera pergi ke kursi nomor 7. Beberapa tamu tampak terkejut, tidak menyangka kalau sosok pemuda sepertinya mendapatkan kehormatan untuk duduk di nomor setinggi itu.
Nomor 01, Kelompok Jade Dragon.
__ADS_1
Nomor 02, Kelompok Phantom Blade.
Nomor 03, Kelompok Golden Eight.
Nomor 04, Kelompok Blue Diamond.
Nomor 05, Kelompok Red Maple.
Nomor 06, Kelompok Bloodlust Axe.
Nomor 07, Kelompok Wings of Freedom.
Melihat daftar itu, Adam mengangguk. Duduk di tempatnya, pemuda itu mulai mengingat informasi penting tentang mereka semua.
Jade Dragon, kelompok paling tua dan paling kuat yang berada di pusat Kota B.
Phantom Blade, kelompok paling misterius di Kota B. Biasanya mereka melakukan tugas mata-mata atau pembunuhan. Anggota mereka biasanya menyembunyikan identitas mereka.
Golden Eight, tidak perlu dibahas lagi. Mereka adalah pedagang gelap paling kaya di Kota B.
Sementara itu, Blue Diamond, Red Maple, dan Bloodlust Axe adalah kelompok yang mendominasi bagian Utara, Timur, dan Selatan Kota B. Masing-masing dari mereka minimal memiliki area kekuasaan 2/3 dadi bagian arah mata angin.
__ADS_1
Sedangkan Wings of Freedom sendiri, mereka telah menaklukkan 2/3 bagian Barat Kota B. Itu juga alasan mereka menjadi nomor 7, meski mereka juga masih tergolong kelompok yang baru.
Adam menunggu dengan tenang. Tepat pukul 21:00, seluruh ketua akhirnya tiba di lokasi.
Ada sosok yang membuat Adam sangat tertarik. Yang pertama adalah seorang wanita cantik dengan tubuh indah. Dia adalah ketua dari Kelompok Red Maple. Tanpa pemuda itu sadari, ternyata yang paling mendominasi Timur Kota B adalah kelompok wanita.
Sedangkan untuk yang terakhir adalah seorang lelaki tua, mungkin berusia sekitar 70 tahun. Dia tampak kuyu, agak bungkuk, kurus, bahkan seluruh rambutnya telah memutih. Namun, mata lelaki tua itu tampak cerah. Meski sudah sangat tua ...
Lelaki tua itu benar-benar tampak bermartabat! Aura tirani yang tidak memudar bahkan bertambahnya usia!
Selain karena penampilan lelaki tua itu, apa yang membuat Adam terkejut adalah dua sosok yang berdiri di belakangnya. Mereka adalah dua pria berusia tiga puluhan yabg tampak kekar. Keduanya adalah kembar identik, bahkan mereka berdua juga botak. Namun, bukan itu yang membuat Adam berkesan. Apa yang membuat dia terkesan adalah ...
Keduanya adalah Kultivator!
'Jade Dragon ... Pemimpin organisasi gelap Kota B ...'
Melihat mereka, sudut bibir Adam tanpa sadar terangkat.
'Menarik ... Benar-benar menarik!'
>> Bersambung.
__ADS_1