Spirit Hunter System

Spirit Hunter System
Menemukanmu


__ADS_3

Semua orang melihat penampilan Adam yang cukup memalukan.


Meski masih berdiri kokoh, pakaian pemuda itu tampak compang-camping. Banyak luka goresan dan luka bakar di sekujur tubuhnya. Namun dia berdiri di sana sambil menggendong Alicia dengan tenang.


Alasannya ...


Penampilan Alicia bahkan lebih buruk daripada dirinya!


"Tidak bisakah seseorang membawakan kami selimut atau sesuatu yang lain? Cara kalian menatap benar-benar seperti masyarakat yang memergoki sepasang kekasih yang berzina sembarangan."


Suara datar Adam langsung membangunkan mereka dari lamunan.


Sosok Amy segera berlari cepat. Hanya dalam beberapa saat, dia datang membawa kain hitam. Dia segera membuka pintu lalu bergegas menuju Adam dan Alicia.


Meski tidak sepenuhnya hilang, sekarang Alicia hanya mengenakan pakaian latihan hitam yang ketat. Pakaian itu juga robek di beberapa tempat seperti siku, lutut, dan pundaknya.


Akan tetapi, Adam bersikeras untuk menutup tubuh wanita itu karena ketika mereka berdua bertarung sebelumnya, Alicia masih memilih untuk memakai pakaian longgar di luar. Tampaknya jenis perempuan yang lebih suka menutupi tubuhnya.


"Terima kasih."


Adam berkata ketika melihat Amy membantu menutupi tubuh Alicia. Tidak hanya itu, wanita itu mengambil inisiatif untuk menggendong Ms Phoenix itu.


Setelah Amy menggendong Alicia, Adam tiba-tiba jatuh berlutut di lantai.


"Apakah kamu baik-baik saja, Mr Owl?"


"Apakah menurutmu, aku tampak baik-baik saja?"


Bukan hanya Amy, tapi semua orang yang mendengar pertanyaan itu langsung memikirkan hal yang sama.


'Kamu tampak baik-baik saja, bahkan sempat bergaya!'


Jika mendengar itu, Adam pasti sudah mengeluh. Dia telah menggunakan tenaga terakhir untuk menjemput Alicia yang tidak sadarkan diri. Sedangkan berdiri tegak, dia hanya merasa seluruh otot tubuhnya kaku.


Hanya bertahan dengan tekadnya!


Adam hanya bisa mengeluh. Meski skill Zircon kuat, tetapi aku tersebut berada di level Silver. Belum lagi, dia juga mengetahui kelemahan skill tersebut dalam pertempuran tadi.


Earth Aura bisa menahan segala jenis serangan material. Menghentikan tabrakan atau guncang, tetapi ... tidak bisa sepenuhnya menahan perubahan suhu.


Jadi, walau tidak terluka sepenuhnya, ketika menahan serangan terakhir Alicia ...

__ADS_1


Dia benar-benar merasa sedang dimasukkan ke dalam panggangan!


Adam hanya bisa merasa beruntung karena dirinya memiliki fisik kuat. Jika itu fisik manusia biasa, mereka benar-benar telah dipanggang sampai 'renyah' oleh wanita itu.


"Aku akan beristirahat sebentar. Kamu boleh pergi."


Setelah mengatakan itu, Adam pura-pura mengeluarkan pil dari sakunya lalu menelannya.


'Siapapun yang mendesain dan membuat resep pil curang ini, aku benar-benar bersyukur.'


Meski teknologi yang digunakan untuk membuat tidak terlalu rumit, mengekstrak semua gizi dalam suatu bahan, mencampur, lalu mengembangkan efeknya dalam satu pil itu benar-benar luar biasa.


Tentu saja, energi Qi itu berperan paling penting dalam pembuatannya.


Adam sendiri juga merasa kalau orang-orang yang telah membuat obat itu adalah penyelamat nyata dalam kehidupan. Obat demam, obat flu, sampai obat yang begitu rumit.


Bahkan tanpa adanya esensi energi yang rumit dan aneh, manusia biasa bisa membuat sesuatu yang menakjubkan untuk menyelamatkan nyawa.


'Mungkinkah ada manusia biasa yang juga telah membuat alat untuk melawan Kultivator? Hmmm ...'


Sambil mengistirahatkan tubuhnya, Adam bertanya-tanya dalam hatinya.


Adam tetap saja akan mati!


Ya. Bisa dibilang, meski berbeda jalan, menciptakan senjata semacam itu juga bisa dibilang sebagai sebuah keajaiban. Hanya saja, sebagai harga untuk mengembangkan diri mereka, manusia juga melukai dan merusak dunia.


"Saya akan membantu anda berjalan menuju kamar, Mr Owl!"


Mendengar ucapan itu, Adam tersadar dari lamunannya. Mendongak ke atas, dia melihat Amy yang menggendong Alicia. Di samping Amy, tampak Alexia yang juga membawa kain hitam.


Wanita itu menatapnya dengan wajah agak merah. Hal itu membuat Adam bertanya-tanya apakah penglihatannya menjadi lebih buruk karena ledakan api sebelumnya.


Menerima kain hitam yang diberikan Alexia, Adam menutup tubuhnya lalu berdiri. Pemuda itu juga berkata.


"Tidak perlu. Aku bisa berjalan sendiri."


"Jangan memaksakan diri, Mr Owl. Aku akan membantumu!"


Belum sempat menjawab, Adam tiba-tiba merasakan sesuatu yang lembut menyentuh lengan kirinya. Menoleh, Alexia mendukungnya, menempelkan tubuh kepada dirinya. Hal itu membuat Adam benar-benar bingung harus merespon bagaimana.


"Kelihatannya kamu merasa gatal karena kita sudah lama tidak berlatih bersama, Alexia."

__ADS_1


Amy langsung memelototi tindakan Alexia yang dia anggap tidak sopan. Wanita itu tampaknya tersenyum, tapi senyumnya dipenuhi dengan ancaman.


"Aku hanya berusaha membantu."


"Jelas Mr Owl masih memiliki kekuatan untuk berjalan sendiri. Dia tidak mengeluh, jadi berhentilah menggodanya!


Jangan membuat Guild Crimson Phoenix malu! Tunjukkan apa yang harus ditunjukkan oleh wakil ketua."


"Cih! Dasar Ratu Gorila ..."


Alexia bergumam pelan ketika mendengar ucapan Amy. Meski Amy tidak mendengar, tetapi Adam mendengar ucapannya dengan jelas.


Pemuda itu menatap ke arah Amy dengan ekspresi bingung. Melihat sosok ramping dan terlatih, dia bertanya-tanya dalam hatinya.


'Bagian mananya yang mirip gorila? Tinjunya?'


Pada saat Adam menatap Amy, Alexia tiba-tiba berkata.


"Tolong ikuti saya, Mr Owl. Saya akan mengantar anda ke kamar tamu."


Mengalihkan pandangannya ke arah Alexia, dia berkata dengan tenang.


"Baik. Terima kasih, Nona Alexia."


***


Malam harinya.


Setelah mendapatkan informasi yang jelas tentang keberadaan target, Adam langsung pergi dari Guild Crimson Phoenix.


Pemuda itu duduk di atas sebuah bangunan lantai dua sambil melihat sebuah gang yang sunyi dan gelap.


Menunggu agak lama, Adam akhirnya melihat sosok lelaki paruh baya dengan tubuh kurus dan sedikit membungkuk. Dia memakai jas tua yang tampak kebesaran. Dari kelihatannya, dia berusia hampir lima puluh tahun.


Melihat pria itu, mata Adam menyempit.


"Akhirnya menemukanmu ..."


Setelah mengatakan itu, dia benar-benar langsung menghilang dari tempatnya.


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2