Spirit Hunter System

Spirit Hunter System
Terkadang Begitu Bodoh


__ADS_3

note :


karena bab sebelumnya pendek, dan ada adegan yang kurang sreg. Author akhirnya merubah dan menambahnya. agar ceritanya bisa nyambung, kalian bisa baca bab sebelumnya terlebih dahulu. terima kasih.


---


"Ini salah wanita itu! Ya ... Ini salah wanita itu!!!"


Sosok wanita yang berguling-guling di lantai sambil memegangi kepalanya berteriak dengan ekspresi gila. Dia menjambak rambutnya sendiri sambil membenturkan wajahnya ke lantai tanpa memedulikan rasa sakit.


Luka muncul di dahi wanita itu, darah hitam mengalir menutupi sebagian wajahnya. Membuat wajah terdistorsi itu tampak lebih mengerikan.


Sosok ular dengan tubuh hitam bak tinta itupun kembali ke bayangan wanita tersebut seolah tidak pernah muncul.


Adam yang melihat kejadian itu tidak terburu-buru untuk melawan atau melarikan diri. Dia menggunakan waktu tersebut untuk memulihkan energi dan memperbaiki kondisi tubuhnya. Namun, pemuda itu masih waspada.


"WANITA ITU ADALAH IBLIS!!!"


Teriak makhluk di depan Adam dengan penuh kebencian.


"Elbert mati karena dia! Ya! Itu semua salahnya! SALAHNYA!


Aku sama sekali tidak salah, kan? AKU TIDAK BISA MENAHANNYA. KARENA ITU MEMANG ENAK ...


TAPI AKU TIDAK MENYAKITI ELBERT! ITU SALAHNYA! SAMA SEKALI BUKAN SALAHKU!


ITU MEMANG ENAK ... UGH! ENAK?

__ADS_1


MEMBAYANGKANNYA SAJA MEMBUATKU LAPAR ... HEY?!"


Sosok wanita itu kembali melihat ke arah Adam. Meski wajahnya tampak kesakitan, wanita itu menggunakan kedua tangannya untuk merobek kedua sisi bibirnya. Membuat sebuah lengkungan senyum dari pangkal telinga ke telinga lainnya.


Darah hitam terus menetes ke lantai ketika wanita itu menyeringai. Dengan rambut acak-acakan dan wajah mengerikan, dia menunjukkan barisan taring tajam dalam mulutnya.


"Bolehkah ... AKU MINTA SATU GIGITAN?!"


Detik berikutnya, sosok wanita itu menghilang. Kemudian tiba-tiba muncul di depan Adam dengan mulut terbuka lebar.


Benar-benar tampak ingin menggigit dan merobek dagingnya!


Crack!


Karena tiba-tiba, Adam langsung mengeluarkan katana miliknya. Langsung menahan mulut wanita itu dengan katana yang ditahan secara horizontal.


Wanita itu menggigit katana dengan kejam sambil meronta.


BRUAK!


Makhluk itu terpental jauh. Berguling-guling di lantai sebelum berdiri.


Setelah berdiri, tubuhnya tiba-tiba berubah. Dia sedikit membungkuk, kedua tangannya memanjang sampai menyentuh lantai. Rambutnya tampak acak-acakan, tubuhnya menjadi kurus kering dan tampak mengerikan.


Melihat sosok roh jahat yang mengerikan itu, Adam bergumam.


"Aku tarik kembali ucapanku. Kedua kekasihku jelas lebih cantik daripada makhluk itu."

__ADS_1


Adam merasa agak tertekan. Kondisi tubuhnya jelas tidak baik setelah melawan tanaman rambat aneh sebelumnya. Sekarang, dia masih harus melawan wanita itu dan ular hitam aneh yang bisa muncul dari bayangan.


Melihat sosok makhluk itu, Adam tidak bisa tidak mengeluh.


'Setelah melawan roh jahat yang ingin melindungi anak-anak, aku benar-benar harus melawan wanita kanibal? Bukankah itu berlebihan?'


Pada saat Adam mengeluh, makhluk itu langsung bergegas ke arah Adam. Hendak menerkam pemuda itu dengan dua tangan dipenuhi kuku panjang dan tajam, serta dua baris taring yang siap mencabik-cabik dirinya.


Pada saat itu juga, kepala Adam merasa agak pusing. Tampaknya karena lelah dan kehilangan banyak darah. Namun pada saat kritis, sesuatu yang Adam anggap keajaiban tiba-tiba muncul.


Sebuah perisai es muncul di depan Adam dan menahan serangan makhluk itu. Ada juga perasaan sosok yang menariknya mundur beberapa langkah.


Tanpa sadar, pemuda itu langsung melihat gelang perak di tangannya ... lalu ke arah sosok bola hitam yang memantul dari bayangannya.


"Yuki? Kyoko?" gumam Adam dengan heran.


Adam tiba-tiba merasa bahwa dirinya selama ini terlalu bodoh, bahkan cukup sombong.


Sudah jelas, bahwa dirinya adalah seorang Beast Master. Bukan pendeta tao, onmyoji, atau exorcist. Bukan jenis-jenis Kultivator lain ... tetapi hanya seorang Beast Master.


Akan tetapi, Adam benar-benar selalu bertarung sendiri. Mengabaikan rekan-rekannya sendiri!


Pada saat itu, Adam langsung menggunakan energi yang tersisa. Dua cahaya muncul atas panggilannya.


Seekor laba-laba putih muncul di bahu Adam, dan seekor ayam muncul di depan pemuda itu.


Mengabaikan ekspresi Nix yang kebingungan, Adam yang cukup bersemangat menatap ke arah roh jahat dengan senyum di wajahnya.

__ADS_1


"Karena kalian mencoba menyerang dengan dua ... Kalian tidak keberatan jika diserang oleh lima, kan?"


***


__ADS_2