
Tiga hari kemudian.
Pada suatu malam, sosok Clara duduk dalam mobil bersama seorang pria hitam dengan penampilan berbahaya. Ya, orang itu adalah Obi.
“Aku harap kali ini kamu tidak salah memberi informasi, Clara.”
“Saya sudah benar-benar memastikannya, Mr Obi.” Clara berkata dengan tenang. “Blood Owl akan bertemu dengan Nona Lei Na untuk melakukan transaksi penting berupa pil gizi.”
“Ya … itu memang sangat penting dan cukup berharga.” Obi mengangguk. “Apakah kamu tidak tahu angka pastinya, Clara?”
“Tidak. Namun … setidaknya lebih dari 100 butir.”
“Seratus butir. Ditambah dengan jimat dan item milik Blood Owl … itu pasti sangat berharga.”
“Namun … kapan anda akan mengeluarkan Darkblood Caterpillar dari tubuh saya, Mr Obi? Saya benar-benar makan terlalu banyak akhir-akhir ini. Saya selalu lapar dan terlihat semakin parah seperti ini.
Jika bukan karena anda memberitahu cara untuk mengendalikan makhluk itu, saya mungkin sudah gila dan ketahuan oleh Blood Owl sekarang.”
Mendengar ucapan dari Clara, mata Obi menyempit.
“Hahahaha! Selama misi ini selesai dengan baik … tidak hanya membantu dirimu untuk mengeluarkan Darkblood Caterpillar, aku akan mengajakmu untuk menemui Nona Kurona.”
Mendengar itu, Clara mengangguk dengan ekspresi berat. Dibandingkan gadis cantik sebelumnya, dia sekarang tampak begitu kuyu dan pucat. Bahkan cukup acak-acakan dan berantakan.
Tiga hari yang lalu, Clara membuat perjanjian dengan Owl untuk membantu dirinya. Selama dia bisa menipu Obi dan menjebaknya, tidak hanya membantu mengatasi Darkblood Caterpillar dalam tubuhnya, Owl juga berjanji untuk menuntunnya di jalan Kultivasi yang benar.
Bahkan sebagai jaminan, Owl telah memberi Clara lima jimat. Tiga jimat pertahanan, satu jimat serangan, dan satu jimat tambahan. Melihat itu benar-benar membuat Clara terkejut dan tergerak.
Bahkan Lei Fan dan Lei Na berkata Owl terlalu mengambil resiko. Hati Clara yang bimbang benar-benar berpindah. Namun menurut sosok Owl, dia tidak boleh untuk ‘mengeluarkan’ Darkblood Caterpillar terlebih dahulu karena hal itu kemungkinan akan diketahui oleh Kultivator Jahat.
Jika diketahui, bukan hanya misi gagal … bahkan nyawanya bisa dalam bahaya.
Resiko besar, tetapi juga keuntungan besar. Itu yang dikatakan Owl kepada dirinya. Karena sudah diberi kesempatan, Clara akhirnya memutuskan untuk setuju. Tentu saja, itu juga karena rencana yang Owl berikan kepada dirinya sangat detail dan meyakinkan.
__ADS_1
Benar saja, pada saat dia datang untuk melapor kepada Obi, Clara ditampar dan dicurigai. Dia bahkan disuruh untuk bertemu dengan Lady Myra karena suatu hal. Setelah memastikan bahwa dirinya ‘tidak berkhianat’, mereka melepaskan dirinya dan memberinya cara untuk mengendalikan Blood Caterpillar.
Meski demikian, memiliki makhluk menjijikkan semacam itu dalam tubuhnya membuat Clara tidak nyaman. Selain menjijikkan, meski bisa dikendalikan … tentu bukan tanpa resiko dan masih sangat berbahaya.
Selain karena dia banyak makan, Clara juga bisa bertahan karena diberi tiga pil gizi oleh Owl. Membuatnya tidak terlalu kesakitan menahan rasa lapar dan sakit yang mengerikan dalam tubuhnya.
Tugasnya sekarang adalah untuk mengantar Obi ke tempat di mana Lei Fan dan Owl bertemu seperti biasa. Namun melihat ke arah Obi dan para anak buahnya yang sudah siap dengan senapan rifle, bahkan sebuah sniper membuat gadis itu khawatir.
Jika misi kali ini gagal, Clara tetap bisa menjadi Kultivator Jahat. Meski bukan pilihan buruk, tetapi itu lebih baik daripada mati. Namun gadis itu juga benar-benar berharap menjadi Kultivator di jalan yang benar. Jadi dia hanya bisa berharap bahwa semuanya akan berjalan lancar.
Melihat ke luar kaca mobil di mana lampu-lampu menerangi jalanan, gadis itu berpikir dalam hatinya.
Menurut Lei Fan dan Lei Na, Owl sangat kuat. Berurusan dengan senjata api semacam itu … seharusnya tidak apa-apa, kan?
...***...
Sementara itu, di lokasi gedung terbengkalai, Adam duduk dengan tenang sambil memejamkan matanya.
“Sudah datang, kah?”
Adam menatap ke arah tertentu. Beberapa sosok kemudian, dia melihat Obi dan Clara yang datang mendekat. Meski hanya mereka berdua yang terlihat, pemuda itu juga mengetahui gerakan pihak lawan yang diam-diam mencoba mengelilingi dirinya dengan senjata.
Akan tetapi, dalam tiga hari ini Adam telah mempersiapkan diri dengan baik. Jadi dia sama sekali tidak panik. Pemuda itu benar-benar masih tenang seperti biasanya. Melihat ke arah Obi, dia langsung teringat ucapan Lei Fan.
Bukannya Darkblood Moth, tetapi Darkblood Heart Worm … kah?
Memikirkan itu, mata Ciel langsung menyempit.
Darkblood Heart Worm.
Seperti namanya, makhluk mengerikan itu adalah sejenis makhluk yang tinggal di jantung manusia. Memakan sebagian jantung dan menggunakan tubuhnya sendiri untuk menggantinya. Bisa dibilang mirip transplantasi, tetapi bukan seluruh jantung, tetapi hanya sebagian.
Bukan hanya mengerikan karena mengganti sebagian jantung dengan ‘benda’ semacam itu. Apa yang lebih parah adalah … ‘benda itu’ memakan daging dan darah manusia.
__ADS_1
Memang, Darkblood Heart Worm membuat penggunanya memiliki fisik yang kuat, mudah beregenerasi, bahkan juga mempermudah pemiliknya untuk naik level lebih cepat. Namun sebagai gantinya, makhluk itu membuat inangnya sendiri menjadi seorang kanibal yang memakan sesamanya.
Mendengar penjelasan dari Lei Fan sebelumnya, Adam benar-benar tidak bisa banyak bicara. Dia hanya merasa hal itu agak berlebihan dan … unik.
Selain Darkblood Moth, ternyata masih ada Darkblood Heart Worm yang tidak kalah menyebalkan dan membuat orang lain sakit kepala ketika memikirkannya.
Bukankah itu berarti kelompok Kultivator Jahat ini benar-benar pengguna serangga yang benar-benar merepotkan?
Melihat ke arah Obi, Adam merasa aneh. Perasaan yang dibawa oleh pria itu sangat berbeda dengan sebelumnya. Bahkan, sekarang dia merasa … agak terancam.
Sementara itu, Obi yang benar-benar melihat sosok ‘Blood Owl’ yang sedang menunggu di sana malah menyeringai.
“Sangat disayangkan, Blood Owl. Lei Na yang kamu tunggu tidak akan datang,” ucap Obi sambil terkekeh.
Mendengar itu, Adam pura-pura terkejut, tetapi tidak panik. Pemuda itu kemudian berkata dengan suara dingin, benar-benar tampak sangat marah.
“Jadi seperti itu …”
Melihat reaksi Adam, Obi tampak begitu puas. Pada saat itu juga, suara benda yang melesat dan merobek udara terdengar. Pria hitam itu langsung menghindar lalu memandang ke arah Adam dengan ekspresi terkejut.
Dalam waktu yang singkat sosok Owl benar-benar melempat dua belati bersamaan. Obi kemudian melihat ke arah Clara yang tertusuk tepat di perutnya. Melihat gadis yang menjerit panik itu, Obi langsung berkata.
“Kamu mengganggu … mundur!”
“T-Tapi perut saya-”
Obi langsung menghampiri Clara dan menarik belati di perutnya tanpa banyak berpikir. Melihat gadis yang nyaris roboh itu … dia mendengus dingin.
“Sekarang .. Pergi!”
Melihat Clara yang menangis kesakitan dan Obi yang sudah tidak lagi curiga, Adam yang menyadari triknya berhasil langsung mengangkat sudut bibirnya.
>> Bersambung.
__ADS_1