Spirit Hunter System

Spirit Hunter System
Tiba-tiba Tumbang?


__ADS_3

Satu minggu kembali berlalu.


Setelah satu minggu membiasakan diri, Adam menggunakan sisa Spirit Bead untuk menaikkan tingkat Zircon sampai ke level Silver (low). Menyisakan sedikit sisa dari banyaknya panen yang dia miliki sebelumnya.


Pada saat naik ke level Silver, Zircon mendapatkan skill bernama Multiple Loads. Namanya agak aneh, karena berarti memiliki banyak beban. Namun efeknya membuat Adam merasa sangat senang.


Skill Multiple Loads membuat dirinya mampu menggandakan berat sampai lima kali lipat dari berat aslinya. Skill itu bisa digunakan di berbagai bagian tubuhnya, atau benda yang dia sentuh.


Belum lagi ... itu sangat berguna sebagai kombinasi skill.


Misalnya, Adam mampu memadatkan jarum es sekuat baja. Dengan kombinasi lima kali berat, pemuda itu bisa menggunakannya sebagai senjata tersembunyi untuk melubangi play besi, atau langsung menusuk titik vital musuh.


Berarti ... pemuda itu sekarang memiliki lebih banyak variasi. Menyesuaikan dengan lawan dan tempat dia bertarung!


Membuka panel status, Adam tidak bisa tidak mengangkat sudut bibirnya.


***


[ Spirit Hunter System ]


Name : Adam Bladefield


Level : Golden Spirit (Low)


Cultivation Technique : Golden Sun and Silver Moon


Battle Skill : Autumn Sword (proficient), Spring Sword (proficient), Summer Sword (novice), Weapons Art of Bladefield (competent), Martial Art of Bladefield (competent)


Other Skill : Elemental Seal (proficient), Basic Alchemy Art (proficient), Basic Smithing Art (novice), Limitless Bladefield (-)


Spirit Beast :


- Black-gold Chicken (Low-Golden)


- Shadow Beast (High-Silver)


- Lesser White Sneak (Low-Golden)


- Five Colored Blood Spider (High-Silver)


- Blackrock Tortoise (Low-Silver)


Beast Skill :


- Suzaku’s Cry (Gold), Suzaku’s Golden Talons (Gold), Flame Control (Gold)


- Shadow Stealth (Silver), Shadow Clone (Silver)


- Ice Control (Gold), Seiryuu’s Azure Scales (Gold), Commanding Wind and Cloud (Gold)


- Blood Threads (Silver), Anti-VP (Silver)

__ADS_1


- Earth Aura (Silver), Multiple Loads (Silver)


Items Bag :


...


***


Melihat berbagai keahlian yang telah mencapai ketinggian baru, pemuda itu merasa senang. Belum lagi, di level Silver, dengan skill Earth Aura, Adam sangat percaya diri untuk menghadapi peluru ... bahkan dari sniper.


Sedangkan jika itu peledak atau sejenis bom dengan skala kecil, Adam juga masih yakin bahwa dirinya aman jika menggunakan Earth Aura + Seiryuu's Azure Scales.


Untuk rudal atau senjata skala besar lainnya ...


Pemuda itu tidak cukup bodoh untuk berpura-pura menahan serangan dengan tubuhnya sendiri!


Duduk di kursinya, Adam mengangguk ringan setelah melihat panel statusnya. Dia menutup panel status lalu melihat ruangan gelap di sekelilingnya.


Menjentikkan jarinya, lentera di ruangan langsung menyala.


Sebenarnya ada listrik di rumah kayu sekarang dia berada. Hanya saja, sebagai latihan penggunaan dan kontrol, Adam memasang banyak lentera di rumah kayu.


Mengangkat jari telunjuknya, sebuah bola api mini muncul dan berputar. Mengambang dengan tenang di depan Adam.


"Sungguh ... setidaknya tidak kurang dari Phoenix (pemimpin Departemen Misteri cabang Kota D), kan? Sedangkan James si korek api ...


Ya. Jangan sampai dia tahu aku juga seorang Pyromancer sekarang."


Ring! Ring! Ring!


Mendengar ponselnya berdering, Adam merasa agak aneh. Melihat identitas penelepon, dia tidak bisa tidak terkejut. Nama Hikari terlihat jelas di sana.


"Wanita itu ... tidak merindukanku, kan? Benar-benar menelepon di malam hari?"


Mengangkat telepon, Adam segera bertanya


"Halo? Ada apa? Jarang sekali kamu meneleponku. Belum lagi, di malam hari."


"Eh? Yui? Dia tiba-tiba pingsan?"


"Baik. Aku akan segera ke sana."


"..."


Menutup telepon, Adam menghela napas panjang. Dia menggelengkan kepalanya. Merasa kalau pikirannya agak terganggu akhir-akhir ini.


Pemuda itu segera berganti pakaian lalu menuju garasi. Lima mobil berbaris rapi di sana. Pada awalnya, dia melirik ke arah Lamborghini Aventador putih, tetapi mengingat kalau dia tidak hanya akan pergi berduaan ... Adam langsung melihat Rolls-Royce Phantom hitam legam.


"Ya ... setelah cukup lama berlatih. Waktunya untuk jalan-jalan."


Beberapa menit kemudian, Rolls-Royce Phantom hitam keluar dari gerbang rumah lalu pergi menghilang di kejauhan.

__ADS_1


***


Kurang-lebih, setengah jam kemudian, Adam akhirnya tiba di rumah Hikari dan Yui.


Tok! Tok! Tok!


Setelah beberapa saat, pintu rumah terbuka, memperlihatkan sosok Hikari yang tampak lebih cantik dan lebih muda daripada sebelumnya. Namun, wajahnya agak pucat serta matanya merah, mungkin karena stress dan panik.


"Yui?"


"Masuk."


"Ya."


Mengikuti Hikari, Adam akhirnya sampai di kamar Yui.


Melihat sosok gadis yang berbaring di ranjang, pemuda itu tiba-tiba menyempitkan matanya.


"Bukankah aku sudah bilang, kamu harus menghubungi aku jika terjadi keanehan pada Yui, Hikari?!"


Adam langsung menatap Hikari dengan tatapan tajam. Dia bahkan tampak marah dan tidak sesantai biasanya.


Jika dilihat sekilas, Yui benar-benar seperti sosok yang telah kecanduan obat-obatan terlarang. Tubuhnya kurus, wajahnya pucat, kelopak mata hitam, ekspresi lelah tampak di wajahnya. Juga ... dia sekarang kehilangan kesadarannya.


Jelas, itu tidak mungkin terjadi dalam satu atau dua hari!


Mendengar Adam yang memarahinya, Hikari menunduk. Dengan ekspresi bersalah, dia segera menjelaskan.


"Yui bilang dia hanya kelelahan karena harus sekolah dan bekerja. Gadis itu bilang, dia akan baik-baik saja setelah beberapa waktu. Gadis itu juga bilang, dia akan baik-baik saja.


Yui tidak ingin merepotkan kamu. Adam ... kamu sendiri tahu seperti apa Yui, kan? Dia benar-benar keras kepala. Jika aku memaksanya—"


"Kamu hanya takut, Hikari."


Adam menghela napas panjang. Dia tahu kalau Hikari takut Yui kabur dari rumah (lagi). Pemuda itu juga paham seperti apa dan bagaimana keras kepalanya gadis tersebut. Namun, bukan berarti Hikari harus diam saja dan membahayakan nyawa putrinya sendiri.


"Lupakan." Adam menggelengkan kepalanya. "Aku akan memeriksanya."


Setelah mengatakan itu, Adam segera memeriksa kondisi Yui. Namun setelah memeriksa, pemuda itu tampak terkejut.


Tampaknya Yui seperti orang yang tertidur lelap karena kelelahan. Sama sekali tidak terlihat tanda penyakit atau keracunan. Setelah memeriksa dengan teliti, dia akhirnya melihat sebuah tanda aneh di telapak tangan gadis itu.


"Jangan bilang ..."


Adam bergumam pelan. Memeriksa kalau memang ada yang aneh dengan tanda tersebut, pemuda itu langsung mengingat gedung SMA Blue Rose yang terbengkalai.


Mengingat bahwa dirinya sekarang telah berada di tingkat Spiritual Grand Master, Adam menghela napas. Ekspresinya menjadi lebih dingin ketika dia berpikir.


'Tampaknya, aku benar-benar harus kembali dan mengakhiri hubunganku dengan tempat itu.'


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2