Spirit Hunter System

Spirit Hunter System
Terasa Begitu Janggal


__ADS_3

Masuk ke dalam rumah, Adam langsung berada di dapur. Dia kemudian melihat ke sekeliling, lalu pergi menuju ke sumber suara tak jauh dari sana.


Setelah berlari beberapa saat, Adam akhirnya berhenti ketika melihat tangga menuju ke arah basemen.


'Apakah sebelumnya ada pintu di sini?'


Adam merasa agak bingung, karena sebelumnya tidak merasa bahwa di sana ada pintu dan anak tangga yang menuju ke bawah.


Menatap kegelapan di bawah sana, Adam masih bisa melihat dasarnya. Jadi bisa dipastikan bahwa itu sama sekali bukan ilusi. Hanya saja ...


'Benar-benar amis!'


Pikir Adam ketika mencium aroma yang keluar dari bawah sana.


Baunya begitu amis bercampur bau busuk dan jamur. Tampaknya ruangan tersebut telah tertutup begitu lama, jadi ketika dibuka ... seluruh aroma mengerikan langsung dibebaskan begitu saja.


Menarik napas dalam-dalam, Adam akhirnya memutuskan untuk pergi ke sana.


Berjalan menuruni anak tangga, Adam merasa baunya semakin kuat. Bukan hanya bau, dia juga merasakan hawa dingin yang mulai menembus kulit dan mengigit tulangnya.


Ekspresi Adam menjadi lebih serius ketika terus turun. Pemuda itu cukup terkejut karena dia benar-benar berjalan cukup lama, yang berarti ruang bawah tanah tersebut lebih dalam dari basemen pada umumnya.


Sampai di sana, ekspresi Adam langsung berubah pucat. Di dalam ruang bawah tanah yang begitu luas, kira-kira dua 20 x 20 meter ... tampak banyak tulang manusia utuh yang dipajang pada ketiga sisi dinding.


Pada satu sisi, dalam sekali sapuan mata Adam langsung melihat sepuluh tulang yang dirantai pada kayu berbentuk X yang ditempelkan pada dinding.


Adam kemudian melihat ke satu sisi lain dinding. Selain tiga sisi yang merupakan 30 tulang manusia utuh, tampak berbagai benda di sisi lain dinding. Gergaji, pisau, palu, tang, cambuk, dan banyak alat lain.


Dalam sekali lihat, Adam tahu ...


Itu adalah sebuah ruang penyiksaan!


Adam kemudian melihat ke tengah ruangan dimana ada sebuah lingkaran yang dipenuhi dengan ukiran aneh dengan diameter kira-kira sepuluh meter.


'Kultivator Jahat? Pemuja Iblis?'


Berbagai kemungkinan muncul dalam benak Adam. Namun pada saat itu, dia menggelengkan kepalanya dan fokus ke arah empat mahasiswa yang pingsan di tengah lingkaran.


Sedangkan di pinggir lingkaran, tampak tiga puluh sosok aneh ... lebih tepatnya roh jahat terdistorsi yang tampaknya adalah korban penyiksaan sebelumnya.


'Apakah mereka menuntut balas atau semacamnya?'


Memikirkan itu, Adam menggelengkan kepalanya. Dia kemudian menyarungkan kembali dua belati miliknya. Pemuda itu kemudian mengeluarkan katana dari ruang penyimpanan System.


Menarik katana keluar dari sarungnya, tampak bilah indah berwarna hitam dengan garis merah yang memancarkan kilau dingin. Ya ... dingin karena menyebarkan aura penuh niat membunuh.

__ADS_1


Pada saat seluruh tubuh katana dikeluarkan, ekspresi terkejut tampak di wajah Adam.


'Senjata yang bagus!'


Adam berseru dalam hatinya. Benar-benar sudah bersiap untuk bertarung dengan tiga puluh roh jahat yang mengelilingi keempat mahasiswa. Namun sekali lagi dia merasa agak aneh karena ...


Para roh jahat tersebut mengabaikan dirinya dan sama sekali tidak berniat untuk menyerang dirinya!


"Apa yang sebenarnya terjadi di tempat ini?" gumam Adam dengan ekspresi heran.


Adam merasa heran, tetapi juga tampak lebih tenang. Dia berjalan beberapa langkah sebelum akhirnya ekspresi di wajahnya berubah.


Pada saat pemuda itu maju, tampaknya dia telah masuk ke area serangan aktif atau hal semacam itu. Karena ketika Adam maju ...


Ketiga puluh roh jahat yang awalnya hanya diam saja langsung menoleh ke arah Adam secara bersamaan!


"Aku tarik kembali ucapanku."


Adam tersenyum kecut ketika merasakan tiga puluh pasang kepala menoleh dan menatapnya dengan ekspresi jahat dan kejam di wajah mereka.


Pemuda itu mencengkeram erat pedang di tangannya sebelum akhirnya berkata.


"Maju!"


Swoosh!


Selain wujud mereka yang tembus cahaya, Adam merasa bahwa mereka semua tampak seperti para zombie dalam film apocalypse tertentu. Karena itu, dia langsung membidik leher mereka.


Swoosh! Swoosh! Swoosh!


Seperti serigala dalam kawanan domba, Adam yang dibekali dengan pedang berlapis energi Qi memotong para roh jahat dengan teknik Autumn Sword. Benar-benar seperti embusan angin di musim gugur!


Bruk! Bruk! Bruk!


Kepala demi kepala berjatuhan di lantai, sampai pada akhirnya ... kepala ke-30 juga jatuh ke lantai.


Adam berdiri tenang, tetapi ekspresi terkejut terlihat jelas di wajahnya.


'Sejak kapan aku menjadi sekuat ini?'


Adam terkejut karena dirinya bisa menyelesaikan tiga puluh musuh dalam sekejap mata. Meski itu juga dikarenakan mereka di level Bronze dan dia sendiri di puncak level Silver sambil membawa perlengkapan baik (pedang), itu masih membuatnya puas.


Menoleh ke belakang, Adam berharap melihat penampilan para roh jahat yang pudar dan sirna, tetapi ...


"Kalian pasti bercanda denganku, kan?"

__ADS_1


Bukannya musnah, Adam melihat para roh jahat yang berpenampilan seperti zombie tersebut mengambil kembali kepala mereka lalu memasangnya. Benar-benar kembali utuh seperti sebelumnya!


Melihat penampilan aneh semacam itu, sudut bibir Adam berkedut.


"Bukankah para pakar dalam film itu berkata bahwa zombie akan mati jika dipenggal? Ah ... zombie sendiri sebenarnya sudah mati, jadi kata mati tidak cocok.


Tunggu! Mereka roh jahat, dan bukan zombie? Kenapa aku menganggap mereka zombie hanya karena penampilan mereka."


Melihat tiga puluh roh jahat bergegas menuju ke arahnya, Adam mendecak tak puas.


"Cih! Bertarung terlebih dahulu, sisanya dipikirkan nanti!"


Adam pun kembali melakukan 'pembantaian'. Tidak memiliki ampun sedikit pun dalam menghadapi para roh jahat.


Dua jam kemudian.


"Hah ... Hah ... Bukankah itu curang?"


Melihat ke arah tiga puluh roh jahat yang terus beregenerasi, Adam merasa pihak lawan yang tampak abadi itu benar-benar curang.


Akan tetapi apa yang Adam lakukan selama dua jam juga tidak berakhir dengan sia-sia. Dalam dua jam, pemuda itu menemukan sesuatu yang menarik.


Pada saat Adam keluar dari lingkaran penuh rune aneh itu, para roh jahat tidak menyerangnya. Bukan hanya itu, dia juga tidak melihat mereka menyerang empat mahasiswa yang berada di sana.


Hal itu membuat Adam merasa agak aneh.


"Jika mereka tidak menyerang atau membunuh keempat mahasiswa, kenapa mereka menyeretnya ke tempat ini?


Tunggu! Jangan bilang—"


Tap! Tap! Tap!


Suara langkah kaki terdengar dari tangga. Suara itu semakin lama menjadi semakin jelas. Ya ... suara seseorang yang sedang menuruni tangga.


Turun ke tempat Adam sekarang berada!


Beberapa saat kemudian, sosok itu muncul dalam penglihatan Adam.


Pada saat itu juga, tiga puluh roh jahat seperti zombie tampak ketakutan dan menghilang. Mereka tampaknya bersembunyi di tulang-tulang mereka yang digantung.


Melihat sosok yang baru saja tiba, mata Ciel menyempit.


"Jadi ... semua ini ulahmu."


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2